Masnur Alam, Masnur
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Islamika : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman

UPAYA INOVASI KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBANGUN HARMONI KERAGAMAN AGAMA DAN BUDAYA DI STAIN KERINCI (SEBUAH INOVASI PENDIDIKAN KARAKTER) Alam, Masnur
Islamika : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Vol 15 No 2 (2015)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pegabdian pada Masyarakat, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci, Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The implementation of Islamic Education in Kerinci STAIN has not done kaffah (comprehensive), it was still partial, fanaticism, apologists, conservative, ritualistic. So to face the future, since the second semester of 2014 the course material of PAI and Philosophy of Islamic Education has been innovating the curriculum which was relevant to the needs of the times with themes that can respond to contemporary issues related to harmony in diversity, issues of peace, togetherness, compassion, gentleness, love each other. It also presenting the concept of an accommodative education, develop an attitude is not redundant (moderation). Be able to harmonize diversity (diversity) cultures and religions, can be away from prejudice (suusdzdzan) and put it in the context of prejudice (husunudzdzan). So that the existence of Islamic Education truly a blessing, great teaching, conditioning and adhesives for social life, not as a doctrine of extreme, radical, exclusive, discriminatory, as a trigger or provocator of conflicts, divisions and carrier culprit curse. Pelaksanaan Pendidikan Agama Islam di STAIN Kerinci selama ini belum dilakukan secara kaffah, masih bersifat parsial, fanatisme,apologis, konservatif, ritualistik. Maka dalam menghadapi masa depan, sejak semester genap 2014 mata kuliah Materi PAI dan Filsafat Pendidikan Islam telah melakukan inovasi kurikulum yang relevan dengan kebutuhan zaman dengan tema-tema yang dapat merespons isu-isu kontemporer yang berkaitan dengan harmoni dalam keragaman, masalah kedamaian, kebersamaan, kasih sayang, kelemah-lembutan, saling mencintai. Menghadirkan konsep pendidikan yang akomodatif, mengembangkan sikap tidak berlebih lebihan (moderation). mampu mengharmonisasi diversity (keragaman) budaya dan agama, dapat menjauhi prasangka buruk (su‟usdzdzan) dan meletakkannya dalam konteks prasangka baik (husunudzdzan). Sehingga eksistensi Pendidikan Agama Islam betul-betul menjadi rahmat, ajaran yang agung, penyejuk dan perekat bagi kehidupan sosial, bukan sebagai ajaran yang ekstrim, radikal, eksklusif, diskriminatif, sebagai pemicu atau propokator konflik, biang kerok perpecahan dan pembawa laknat.
STUDI IMPLEMENTASI PENDIDIKAN ISLAM MODERAT DALAM MENCEGAH ANCAMAN RADIKALISME DI KOTA SUNGAI PENUH JAMBI alam, masnur
Islamika : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Vol 17 No 2 (2017): Volume 17 Nomor 2
Publisher : Pusat Penelitian dan Pegabdian pada Masyarakat, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci, Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ancaman radikal sekarang ini sangat marak terjadi di tengah masyarakat Indonesia, yang dilakukan kelompok radikalisme, fundamentalisme, ekstrimis dan lainnya. Tindakan radikalisme disamping menimbulkan keresahan, juga dapat menimbulkan  konflik secara luas, bahkan  menimbulkan rangkaian aksi teror, peledakan bom di beberapa daerah. Perlakuan kekerasan seperti ini harus dicegah sedini mungkin. Salah satu upaya dalam mencegah aksi-aksi tersebut, Kota Sungai Penuh mencari alternatif solusi, dengan mengimplementasikan pendidikan Islam moderat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan mengimplementasikan pendidikan Islam moderat/wasathiyyah, di antaranya memandang jihad bukanlah peperangan dan praktik kekerasan yang mengatasnamakan agama, tapi jihad dalam menuntut ilmu dan bekerja keras berusaha menafkahi keluarga, menerima pluralisme dalam arti penghargaan terhadap kemajemukan, bersikap inklusif, toleransi, iktidal serta bertindak secara rasional. Penerapan yang demikian  dapat mencegah atau menangkal radikalisme, perilaku ekstrim, dan konflik. Dengan demikian, akan tercipta keamanan, keteriban, kenyamanan, kerukunan dan kedamaian  di tengah masyarakat.
PERAN KOMPETENSI SOSIAL GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI MADRASAH ALIYAH NEGERI KEMANTAN KABUPATEN KERINCI Alam, Masnur
Islamika : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Vol 18 No 1 (2018): Volume 18 Nomor 1 Tahun 2018
Publisher : Pusat Penelitian dan Pegabdian pada Masyarakat, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci, Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.972 KB) | DOI: 10.32939/islamika.v18i1.277

Abstract

Islamic Education teachers' social competence is still questionable and has not been done optimally and needs to be improved. The aims of this research are to find out how the role of social competence of the Islamic Education teachers' of Kemantan State Islamic School should be owned. Data and information are obtained from primary and secondary data from observations and interviews with Islamic Education teachers, as well as literature related to the focus of the study. The results of the study show that communication with Madrasah heads is generally good, but has not been done routinely. Communication with fellow teachers is still limited to subject group teachers. Communication with students has gone well, but is still oral and has not used communication in writing in the form of dictates / papers and electronic media. Communication with parents / guardians is still limited to parents living around madrasah. And communication with the community is still limited to madrasah committees and communities in their respective homes, and has not conducted research in the community.