Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

MODUL PEMBELAJARAN MEMBACA PEMAHAMAN TEKS CERITA PETUALANGAN UNTUK SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Mukhlishina, Innany
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol 5, No 2 (2017): September 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.133 KB) | DOI: 10.22219/jp2sd.v5i2.4829

Abstract

Abstract:This research and development aimed to produce reading comprehension learning module of adventure story text for grade IV elementary school. The step of research and development used in this study were: (preliminary study, (2)planning, (3) product development, (4) product validation, (5) revision 1, (6) product try out, (7) revision 2, and (8) final product. The result of expert validation of fiction prose learning 92% with very valid criteria and the result of expert validation of prose fiction appreciation 100% with very valid criteria. The module application data were obtained from teacher questionnaire responses 90% with very good criteriaand student questionnaire responses 92% with very good criteria.The effectiveness data were obtained of studet learning outcomeswere more than the minimum completeness criteria (KKM) and the average of students learning activities 90% with very active criteria. The attractiveness data wereobtained from students questionnaire responses 92% with interesting criteria. Based on the above results, the reading comprehension learning module of adventure story texts has very valid, very good, effective, and attractive criteria to use in learning at grade IV of elementary school.Keyword: Module, Reading Comprehension, Adventure Story Text, Elementary SchoolAbstrak:Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul pembelajaran membaca pemahaman teks cerita petualangan untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar. Langkah-langkah penelitian dan pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: (1) studi pendahuluan, (2) perencanaan,(3) pengembangan produk, (4) validasi produk, (5) revisi 1, (6) uji coba produk, (7) revisi 2, dan (8) produk akhir. Hasil validasi ahli pembelajaran prosa fiksi sebesar 92% dengan kriteria sangat valid dan validasi ahli apresiasi prosa fiksi sebesar 100% dengan kriteria sangat valid. Data keterterapan modul diperoleh dari angket respon guru sebesar 90% dengan kriteria sangat baik dan angket respon siswa sebesar 92% dengan kriteria sangat baik. Data keefektifan diperoleh dari hasilbelajar siswa yang lebih dari KKM dan rata-rata aktivitas belajar siswa sebesar 90% dengan kriteria sangat aktif. Data kemenarikan diperoleh dari angket respon siswa sebesar 92% dengan kriteria menarik. Berdasarkan hasil tersebut, modulpembelajaran membaca pemahaman teks cerita petualangan sangat valid, sangat baik, efektif,dan menarik digunakan dalam pembelajaran di kelas IV Sekolah Dasar.Kata kunci: Modul, Membaca Pemahaman, Teks Cerita Petualangan, Sekolah Dasar
ANALISIS PELAKSANAAN KARAKTER BUKU TEMATIK KURIKULUM 2013 PADA KELAS 1 SD ISLAM MOH HATTA MALANG Ulum, Bahrul; Mukhlishina, Innany
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA Vol 3, No 2 (2017): JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pelaksanaan karakter dan kendala dalam pelaksanaan Karakter pada buku ajar Kurikulum 2013 pada kelas 1 SD Islam Moh Hatta Malang. Pada penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan mengkaji dan mengidentifikasi karakteritik khusus yang menggambarkan analisis pelaksanaan karakter pada buku tematik Kurikulum 2013 pada kelas 1 semester 2 SD Islam Moh Hatta Malang. Pelaksanaan karakter buku ajar kurikulum 2013 revisi 2016 kelas I semester 2 di SD Islam Moh Hatta secara umum dalam kegiatan pembelajaran sebenarnya siswa tidak hanya diajarkan karakter yang menjadi fokus yang akan diajarkan sesuai buku ajar seperti karakter religius. Ada juga karakter-karakter lain yang mungkin muncul namun tidak terlihat menonjol serti karakter untuk berprestasi dalam setiap pembelajaran, karakter gemar membaca pada saat guru meminta siswa membaca dan menggali informasi tertentu dari berbagai media. Kendala-kendala yang berkaitan dengan pelaksanaan karakter yang ada pada kurikulum 2013 ini sebenarnya merupakan bentuk adaptasi guru terhadap kurikukum yang baru, apalagi perubahan kurikulum yang cepat seiring dengan tuntutan guru untuk memiliki selalu kompeten dan profesional dalam kondisi apapun. Perlu adanya penelitan secara keseluruhan terkait karakter yang ada di buku guru dan buku siswa serta pelaksanaan karakter dalam setiap pembelajaran.Begitu juga perlu adanya supervisi dan monitoring terhadap pelaksanaan karakter dalam pembelajaran buku ajar kurikulum 2013.Kata Kunci: Kurikulum 2013, Karakter, Buku Ajar
ANALISIS MUATAN NILAI KARAKTER PADA CERITA RAKYAT PULAU SUMATRA BERDASARKAN PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER Mukhlishina, Innany
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol 7, No 2 (2019): September 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.861 KB) | DOI: 10.22219/jp2sd.v7i2.9949

Abstract

The purpose of this study is to describe the content of character values on the folklore of Sumatra Island based on Strengthening Character Education (PPK). Research data sources are folklore taken from the 34 Most Popular Archipelago Folklore book written by Desy Rachmawati and published by Andaliman Books, 2019, 223 pages. This research use desciptive qualitative approach. Furthermore, the data collected was analyzed with a content analysis model, namely (1) determining and discussing the content of character values  on the folklore of Sumatra Island based on Character Education Strengthening (PPK) and (2) summarizing the results of the analysis of character education values in the story. The results of this study are the values of character education contained in the story of the island of Sumatra, among others (1) religious, (2) independent, (3) mutual cooperation, and (4) integrity. Religious character values include the firm sub-values of establishment, sincerity, and protecting the small and marginalized. Independent character values include work ethic (hard work), fighting spirit, and courage. The character values of mutual cooperation include sub-values of cooperation, solidarity, empathy, commitment to joint decisions, and help. Integrity character values include the sub values of honesty, example, loyalty, moral commitment, and responsibility. The value of character education can be obtained through various things, one of which is reading and tradition that develops in the community, namely folklore
Analisis Nilai Karakter pada Buku Siswa Tematik Sekolah Dasar Berorientasi Pendidikan Karakter Danawati, Murtyas Galuh; Regina, Belinda Dewi; Mukhlishina, Innany
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol 8, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.963 KB) | DOI: 10.22219/jp2sd.v8i1.12369

Abstract

Pendidikan merupakan proses pembelajaran yang mendukung siswa mengembangkan potensinya. Pemerintah berupaya meningkatkan mutu pendidikan dengan pembaruan kurikulum. Kebijakan perubahan kur 2013 merupakan hasil dari kajian dan evaluasi berbagai tantangan. Kur 2013 diberlakukan bertahap mulai tahun ajaran 2013/2014 direvisi 2016 dan revisi 2017. Kur 2013 revisi 2017 dibekali berbagai kompetensi: Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), literasi, 4 dan HOTS. PPK.memiliki 5 nilai karakte, yang terdiri dari religious, nasionalis,.mandiri, gotong-royong,.integritas..Pelaksanaan PPK dilakukan dengan menanamkan nilai karakter salah satunya pada buku ajar yang diterbitkan pemerintah berupa buku siswa. Rumusan masalah diatas yaitu muatan nilai-nilai karakter yang muncul pada buku pegangan siswa kelas IV SD kur 2013.revisi.2017 berdasarkan PPK (dalam kegiatan wacana, kegiatan petunjuk kegiatan, kegiatan tagihan kerja dan kegiatan evaluasi). Tujuan penelitian ini mendeskripsikan nilai karakter yang muncul pada buku siswa kelas IV SD kur 2013 revisi 2017. Penelitian menggunakan pendekatan.kualitatif dengan jenis.penelitian deskriptif. Metode penelitian dengan metode analisis isi (content analysis). Nilai karakter yang muncul dalam buku siswa berdasarkan PPK yaitu wacana (ayo berdiskusi dsb), petunjuk kegiatan (ayo membaca dsb), tagihan kerja/latihan (ayo mencoba dsb), evaluasi (kerjasama dengan orangtua dsb). Pada. buku siswa kelas IV Tema 5 semua PPK dimunculkan yaitu religius 3 SN, nasionalis 4 SN, mandiri 4 SN, gotong royong 3 SN, dan integritas 2 SN
Analisis Nilai Karakter pada Buku Siswa Tematik Sekolah Dasar Berorientasi Pendidikan Karakter Danawati, Murtyas Galuh; Regina, Belinda Dewi; Mukhlishina, Innany
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol 8, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.963 KB) | DOI: 10.22219/jp2sd.v8i1.12369

Abstract

Pendidikan merupakan proses pembelajaran yang mendukung siswa mengembangkan potensinya. Pemerintah berupaya meningkatkan mutu pendidikan dengan pembaruan kurikulum. Kebijakan perubahan kur 2013 merupakan hasil dari kajian dan evaluasi berbagai tantangan. Kur 2013 diberlakukan bertahap mulai tahun ajaran 2013/2014 direvisi 2016 dan revisi 2017. Kur 2013 revisi 2017 dibekali berbagai kompetensi: Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), literasi, 4 dan HOTS. PPK.memiliki 5 nilai karakte, yang terdiri dari religious, nasionalis,.mandiri, gotong-royong,.integritas..Pelaksanaan PPK dilakukan dengan menanamkan nilai karakter salah satunya pada buku ajar yang diterbitkan pemerintah berupa buku siswa. Rumusan masalah diatas yaitu muatan nilai-nilai karakter yang muncul pada buku pegangan siswa kelas IV SD kur 2013.revisi.2017 berdasarkan PPK (dalam kegiatan wacana, kegiatan petunjuk kegiatan, kegiatan tagihan kerja dan kegiatan evaluasi). Tujuan penelitian ini mendeskripsikan nilai karakter yang muncul pada buku siswa kelas IV SD kur 2013 revisi 2017. Penelitian menggunakan pendekatan.kualitatif dengan jenis.penelitian deskriptif. Metode penelitian dengan metode analisis isi (content analysis). Nilai karakter yang muncul dalam buku siswa berdasarkan PPK yaitu wacana (ayo berdiskusi dsb), petunjuk kegiatan (ayo membaca dsb), tagihan kerja/latihan (ayo mencoba dsb), evaluasi (kerjasama dengan orangtua dsb). Pada. buku siswa kelas IV Tema 5 semua PPK dimunculkan yaitu religius 3 SN, nasionalis 4 SN, mandiri 4 SN, gotong royong 3 SN, dan integritas 2 SN
MODUL PEMBELAJARAN MEMBACA PEMAHAMAN TEKS CERITA PETUALANGAN UNTUK SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Innany Mukhlishina
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol. 5 No. 2 (2017): September 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jp2sd.v5i2.4829

Abstract

Abstract:This research and development aimed to produce reading comprehension learning module of adventure story text for grade IV elementary school. The step of research and development used in this study were: (preliminary study, (2)planning, (3) product development, (4) product validation, (5) revision 1, (6) product try out, (7) revision 2, and (8) final product. The result of expert validation of fiction prose learning 92% with very valid criteria and the result of expert validation of prose fiction appreciation 100% with very valid criteria. The module application data were obtained from teacher questionnaire responses 90% with very good criteriaand student questionnaire responses 92% with very good criteria.The effectiveness data were obtained of studet learning outcomeswere more than the minimum completeness criteria (KKM) and the average of students learning activities 90% with very active criteria. The attractiveness data wereobtained from students questionnaire responses 92% with interesting criteria. Based on the above results, the reading comprehension learning module of adventure story texts has very valid, very good, effective, and attractive criteria to use in learning at grade IV of elementary school.Keyword: Module, Reading Comprehension, Adventure Story Text, Elementary SchoolAbstrak:Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul pembelajaran membaca pemahaman teks cerita petualangan untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar. Langkah-langkah penelitian dan pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: (1) studi pendahuluan, (2) perencanaan,(3) pengembangan produk, (4) validasi produk, (5) revisi 1, (6) uji coba produk, (7) revisi 2, dan (8) produk akhir. Hasil validasi ahli pembelajaran prosa fiksi sebesar 92% dengan kriteria sangat valid dan validasi ahli apresiasi prosa fiksi sebesar 100% dengan kriteria sangat valid. Data keterterapan modul diperoleh dari angket respon guru sebesar 90% dengan kriteria sangat baik dan angket respon siswa sebesar 92% dengan kriteria sangat baik. Data keefektifan diperoleh dari hasilbelajar siswa yang lebih dari KKM dan rata-rata aktivitas belajar siswa sebesar 90% dengan kriteria sangat aktif. Data kemenarikan diperoleh dari angket respon siswa sebesar 92% dengan kriteria menarik. Berdasarkan hasil tersebut, modulpembelajaran membaca pemahaman teks cerita petualangan sangat valid, sangat baik, efektif,dan menarik digunakan dalam pembelajaran di kelas IV Sekolah Dasar.Kata kunci: Modul, Membaca Pemahaman, Teks Cerita Petualangan, Sekolah Dasar
ANALISIS PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER PADA BUKU SISWA KURIKULUM 2013 REVISI 2017 TEMA 3 PEDULI TERHADAP MAKHLUK HIDUP Belinda Dewi Regina; Murtyas Galuh Danawati; Innany Mukhlishina
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v9i2.2478

Abstract

Pendidikan merupakan kegiatan pembelajaran yang dilakukan untuk mengembangkan pengetahuan, bakat, dan minat seseorang. Berjalan waktu pemerintah berupaya dalam meningkatkan mutu pendidikan dengan diterbitkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2004 tentang Sisdiknas, salah satunya adalah perubahan kurikulum. Kurikulum 2013 (K-13) merupakan penyempurnaan Kurikulum 2006 yang disebut Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Kurikulum 2013 revisi 2017 salah satunya berisi kompetensi tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), yang terdiri dari religius, nasionalis, mandiri, gotong-royong, dan integritas. Pengimplementasian PPK salah satunya yaitu dengan buku ajar yang diterbitkan pemerintah berupa buku siswa yang digunakan dalam proses pembelajaran di dalam kelas. Rumusan masalah adalah muatan nilai karakter yang muncul pada buku siswa kelas IV SD tema 3 kurikulum 2013 revisi 2017 berdasarkan PPK. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan nilai karakter yang muncul pada buku siswa kelas IV SD tema 3 kurikulum 2013 revisi 2017. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Metode penelitian dengan metode analisis isi. Nilai karakter yang muncul dalam buku siswa berdasarkan PPK yaitu wacana, petunjuk kegiatan, tagihan kerja/latihan, evaluasi. Buku siswa kelas IV Tema 9 semua nilai PPK dimunculkan yang terdiri dari religius 4 sub nilai, nasionalis 5 sub nilai, mandiri 4 sub nilai, gotong royong 5 sub nilai, dan integritas 4 sub nilai.
ANALISIS MUATAN NILAI KARAKTER PADA CERITA RAKYAT PULAU SUMATRA BERDASARKAN PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER Innany Mukhlishina
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol. 7 No. 2 (2019): September 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jp2sd.v7i2.9949

Abstract

The purpose of this study is to describe the content of character values on the folklore of Sumatra Island based on Strengthening Character Education (PPK). Research data sources are folklore taken from the 34 Most Popular Archipelago Folklore book written by Desy Rachmawati and published by Andaliman Books, 2019, 223 pages. This research use desciptive qualitative approach. Furthermore, the data collected was analyzed with a content analysis model, namely (1) determining and discussing the content of character values  on the folklore of Sumatra Island based on Character Education Strengthening (PPK) and (2) summarizing the results of the analysis of character education values in the story. The results of this study are the values of character education contained in the story of the island of Sumatra, among others (1) religious, (2) independent, (3) mutual cooperation, and (4) integrity. Religious character values include the firm sub-values of establishment, sincerity, and protecting the small and marginalized. Independent character values include work ethic (hard work), fighting spirit, and courage. The character values of mutual cooperation include sub-values of cooperation, solidarity, empathy, commitment to joint decisions, and help. Integrity character values include the sub values of honesty, example, loyalty, moral commitment, and responsibility. The value of character education can be obtained through various things, one of which is reading and tradition that develops in the community, namely folklore
Analisis Muatan Nilai Karakter Pada Buku Siswa Tema 1 Indahnya Kebersamaan Kelas IV Sekolah Dasar Kurikulum 2013 Edisi Revisi Tahun 2017 Berdasarkan Penguatan Pendidikan Karakter Innany Mukhlishina; Belinda Dewi Regina; Murtyas Galuh Danawati
SNHRP 2019: Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 2 Tahun 2019
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.284 KB)

Abstract

Kurikulum 2013 edisi revisi tahun 2017 bertujuan untuk mempersiapkan generasi emas Indonesia 2045 yang dibekali dengan berbagai kompetensi, antara lain PPK (Penguatan Pendidikan Karakter), literasi, 4 C (creative, critical thinking, communicative, dan collaborative), dan HOTS (Higher Order Thinking Skills). PPK memiliki 5 nilai karakter utama yaitu nasionalis, religius, gotong royong, mandiri, dan integritas. Pelaksanaan penguatan pendidikan karakter bisa dilakukan dengan menanamkan suatu nilai karakter dengan melalui pengintegrasian dalam nilai-nilai karakter buku ajar. Buku ajar yang telah diterbitkan pemerintah sebagai buku ajar paling utama dalam pembelajaran kurikulum 2013 adalah buku siswa dan buku guru. Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu apa saja muatan nilai karakter yang muncul pada buku siswa kelas IV sekolah dasar kurikulum 2013 edisi revisi tahun 2017 berdasarkan penguatan pendidikan karakter (bagian wacana, petunjuk kegiatan, tagihan kerja/latihan, dan evaluasi). Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan muatan nilai karakter yang muncul pada buku siswa kelas IV sekolah dasar kurikulum 2013 edisi revisi tahun 2017 berdasarkan penguatan pendidikan karakter (bagian wacana, petunjuk kegiatan, tagihan kerja/latihan, dan evaluasi). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Metode penelitian dilakukan dengan cara metode analisis isi (content analysis). Bagian-bagian yang muncul dalam buku siswa kelas IV SD kurikulum 2013 edisi revisi tahun 2017 berdasarkan penguatan pendidikan karakter (bagian wacana, bagian petunjuk kegiatan, tagihan kerja/latihan, dan evaluasi) yaitu bagian wacana (ayo membaca), bagian petunjuk kegiatan (ayo berdiskusi, ayo renungkan, ayo mencoba, ayo mengamati, ayo bernyanyi, ayo berkreasi), bagian tagihan kerja/latihan (ayo berlatih, ayo menulis), bagian evaluasi (pertanyaan setelah ayo membaca, kerjasama dengan orangtua, dan soal). Pada buku siswa kelas IV SD kurikulum 2013 edisi revisi tahun 2017 Tema 1 semua Penguatan Pendidikan Karakter muncul yaitu religius (sub nilai keberimanan, persahabatan, cinta damai, toleransi, menghargai perbedaan, mencintai lingkungan, kerjasama antar pemeluk agama), nasionalis (sub nilai cinta tanah air, menjaga lingkungan, menghargai keberagaman budaya, menghormati keberagaman suku budaya, apresiasi kekayaan budaya, menjaga kekayaan budaya), mandiri (sub nilai menjadi pembelajar sepanjang hayat, kerja keras, kreatif, daya juang, keberanian), gotong royong (sub nilai menghargai, kerjasama, anti diskriminasi, solidaritas, komitmen atas keputusan bersama, menjaga lingkungan), dan integritas (sub nilai tanggung jawab, komitmen moral). Kata kunci : Nilai karakter, Buku siswa, Kurikulum 2013, PPK
PELATIHAN PEMBUATAN BATIK SHIBORI BERBASIS PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER SISWA SMAN 2 MEJAYAN KABUPATEN MADIUN Belinda Dewi Regina; Murtyas Galuh Danawati; Innany Mukhlishina; Arinta Rezty W
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022): Februari Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i1.3501

Abstract

Batik merupakan salah satu hasil kebudayaan bangsa Indonesia yang memiliki nilai tinggi. Pada tanggal 2 Oktober 2009, UNESCO menetapkan batik sebagai salah satu warisan budaya Indonesia yang layak untuk dimasukkan dalam Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity, sehingga diharapkan dapat memotivasi para pengrajin batik dan mendukung usaha meningkatkan kesejahteraan rakyat. Dalam pelatihan Batik tulis tahun ini, sasaran utama adalah para siswa SMAN 2 Mejayan di Kabupaten Madiun. Mereka merupakan aset dalam melestarikan budaya setempat khususnya Madiun serta sebagai modal berwirausaha. Para siswa sebagai sasaran dimaksudkan untuk mempersiapkan mereka untuk lebih kreatif menghasilkan sesuatu dan diharapkan mampu menciptakan kemandirian usaha dengan mendirikan unit usaha kecil. Adapun tujuan dilakukan kegiatan pengabdian melalui pelatihan dan pendampingan ini adalah agar: 1) Menghasilkan suatu kreatifitas dalam kegiatan pelatihan; 2) Menghasilkan siswa yang dapat menciptakan lapangan pekerjaan melalui pendirian unit usaha kecil dan kemandirian usaha selain di bidang pendidikan, serta 3) Menjadikan siswa ikut andil dalam melestarikan budaya di daerahnya yaitu melalui pembuatan batik shibori melalui bisnis atau usaha. Batik shibori sendiri merupakan pembuatan batik dengan teknik pewarnaan kain yang mengandalkan ikatan dan celupan. Oleh karena itu, tim pengabdian masyarakat UMM memberikan pelatihan pembuatan batik shibori. Adapun warna pada batik yang dihasilkan dikaitkan dengan nilai-nilai Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Melalui pelatihan dan pendampingan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan jiwa wirausaha dan lebih mencintai budaya sendiri di SMAN 2 Mejayan, sehingga Madiun akan dipenuhi batik-batik, khususnya batik shibori hasil produksi sendiri yang sudah dihasilkan.