Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

KEJADIAN DIARE PADA BALITA DITINJAU DARI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) TATANAN RUMAH TANGGA DI KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA KALIMANTAN SELATAN Indah, Meilya Farika; Fahrurazi, Fahrurazi; Husna, Nurul
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpkmi.v4i2.3844

Abstract

Abstrak Diare merupakan masalah kesehatan masyarakat, terutama pada balita. Diare dapat dicegah apabila masyarakat mempunyai pengetahuan yang baik untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tatanan rumah tangga dengan kejadian diare. Subjek dalam penelitian adalah kepala keluarga di Desa Banyu Tajun Dalam Kecamatan Sungai Pandan Kabupaten Hulu Sungai Utara yang mempunyai anak balita (usia 6- 59 bulan). Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional,.data diambil dari responden dengan menggunakan kuisioner. Uji analisis dengan menggunakan Uji Spearman’s rho. Hasil penelitian tentang PHBS menunjukkan kepala keluarga sebagian besar tidak sehat sebanyak 55,4% dan sehat sebanyak 44,6%. Balita yang mengalami diare sebanyak 41,9% dan tidak diare sebanyak 58,1%. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,072 yang menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan kejadian diare di Desa Banyu Tajun dalam Kecamatan Sungai Pandan Kabupaten Hulu Sungai Utara Kata-kata kunci: Perilaku hidup bersih dan sehat, diare                                                                   AbstractDiarrhea is a public health problem, especially in infants. Diarrhea can be prevented if the community have a good knowledge to implement Clean and Healthy Behavior (PHBS). This study aims to determine the relationship between Clean and Healthy Behavior (PHBS) of the household part with the prevalence of diarrhea. Subjects in this study were the head of the family in the village of Banyu Tajun Dalam Sungai Pandan Subdistrict Hulu Sungai Utara District who have children under five (aged 6- 59 months). The research design used is analytic survey research with cross sectional approach, data taken from respondent by using questionnaire. Test analysis by using Spearman's Test rho. Results of research on PHBS showed the head of the family is largely unhealthy as much as 55.4% and healthy as much as 44.6%. Toddlers who experienced diarrhea as much as 41.9% and not diarrhea as much as 58.1%. The result of statistical test shows that p = 0,072 indicates that there is no significant relationship between Clean and Healthy Life Behavior (PHBS) with prevalence of diarrhea  in Banyu Tajun Village in Sungai Pandan Subdistrict Hulu Sungai Utara Regency.Keywords: Clean and healthy behavior, diarrhea
TINGKAT PENGETAHUAN DAN PENDIDIKAN IBU BALITA DENGAN KEJADIAN PENYAKIT PNEUMONIA PADA BALITA DI KELURAHAN KERATON KECAMATAN MARTAPURA KABUPATEN BANJAR Azizah, Miftahul; Fahrurazi, Fahrurazi; Qoriaty, Nurul Indah
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 1, No 1 (2014): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.208 KB) | DOI: 10.31602/ann.v1i1.100

Abstract

Pneumonia pada balita merupakan salah satu penyakit berbahaya bagi balita yang dapat menyebabkan kematian dimana salah satu faktor yang menyebabkan tingginya kasus pneumonia adalah kurangnya pengetahuan ibu tentang penyakit pneumonia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan pendidikan ibu balita dengan kejadian penyakit pneumonia pada balita di Kelurahan Keraton Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar tahun 2012. Metode penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional study. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu yang berada di Kelurahan Keraton dengan jumlah sampel sebanyak 94 orang dengan menggunakan teknik pengambilan sampel dengan cara accidental sampling. Pengolahan dan analisis data menggunakan program dengan menggunakan uji Spearman rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dan pendidikan ibu balita dengan kejadian penyakit pneumonia (P value <0,05). Diharapkan agar lebih aktif memberikan penyuluhan tentang Penyakit Pneumonia pada Balita secara terus menerus dan berkesinambungan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya para ibu menjadi lebih baik lagi. Kata kunci : pneumonia, pengetahuan dan pendidikan, balita
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU BALITA DENGAN PENATALAKSANAAN GIZI KURANG DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LANDASAN ULIN Kartini, Siti Hardianti; Fahrurazi, Fahrurazi; Asrinawaty, Asrinawaty
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 2, No 2 (2015): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v2i2.2626

Abstract

Status gizi adalah keadaan seimbang antara asupan gizi dengan kebutuhan zat gizi. Status gizi seimbang bila jumlah asupan zat gizi sesuai dengan kebutuhan. Status gizi tidak seimbang dapat dipresentasikan dalam bentuk zat gizi kurang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu balita tentang penatalaksanaan gizi kurang di wilayah kerja Puskesmas Landasan Ulin Kota Banjarbaru tahun 2014. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik yang dilakukan dengan cara retrospektif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua orang tua yang memiliki anak balita yang berobat ke Puskesmas Banjarbaru Landasan Ulin dari bulan Januari – April 2014 yaitu sebanyak 425. Sampel sebanyak 81 responden. Dari penelitian yang menunjukkan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu tentang penatalaksanaan gizi kurang di wilayah kerja puskesmas landasan ulin banjarbaru. Diperoleh p value sebesar 0,000. nilai p value < 0,05 maka Ha diterima atau Ho di tolak. Dan ada hubungan yang signifikan antara sikap ibu dengan penatalaksaan gizi balita. Sikap diperoleh lewat pengalaman akan menimbulkan pengaruh langsung terhadap prilaku. Disarankan kepada petugas kesehatan agar dapat lebih memberikan informasi kepada ibu yang memiliki balita atau masyarakat tentang penatalaksanaan gizi kurang pada balita.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP DAN TINDAKAN IBU TERHADAP KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI PUSKESMAS CEMPAKA PUTIH KOTA BANJARMASIN Alita, Priska; Fahrurazi, Fahrurazi; Fakhsiannor, Fakhsiannor
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 2, No 1 (2015): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.532 KB) | DOI: 10.31602/ann.v2i1.2610

Abstract

Penyakit diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang penting karena merupakan penyumbang utama ketiga angka kesakitan dan kematian anak di berbagai Negara termasuk Indonesia. Diperkirakan lebih dari 1,3 miliar serangan dan 3,2 juta kematian pertahun pada balita disebabkan oleh diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara pengetahuan, sikap, dan tindakan ibu dengan kejadian diare pada balita di Puskesmas Cempaka Putih Kota Banjarmasin. Desain penelitian yang digunakan yaitu cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang mempunyai balita yang berjumlah 105 kasus, dengan sampel sebanyak 51 responden yang diambil dengan menggunakan teknik pengambilan sampel accidental sampling. Data dikumpulkan dengan wawancara terhadap responden dan analisis yang digunakan melalui dua tahap yaitu univariat untuk melihat distribusi frekuensi, dan bivariat untuk melihat hubungan antara variabel dengan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu berhubungan dengan terjadinya diare p=0,011 (p<0,05), Sikap ibu berhubungan dengan terjadinya diare p=0,004 (p<0,05), dan tindakan ibu berhubungan dengan terjadinya diare p=0,015 (p<0,05). Dari hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa pengetahuan, sikap dan tindakan ibu mempunyai peranan penting dalam menentukan status kesehatan balitanya. Disarankan kepada pihak Puskesmas untuk meningkatkan promosi kesehatan melalui penyuluhan diare, dan PHBS Kesling. Selain itu juga meningkatkan program pencegahan diare secara optimal.
PERILAKU PENGGUNA AIR SUNGAI DENGAN KELUHAN KESEHATAN KULIT PADA MASYARAKAT SEKITAR SUNGAI PANGAMBANGAN BANJARMASIN Fahrurazi, Fahrurazi; Riza, Yeni; Ernadi, Erwin
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 5, No 1 (2018): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.812 KB) | DOI: 10.31602/ann.v5i1.1649

Abstract

The results of river water quality monitoring from 2013 to 2015 resulted that the Martapura River and Barito River included in severe pollutant status. The purpose of this research is to know the behavior of river water users and the utilization of health services with complaints of skin health by the community around the Banjarmasin mining river. The target of this research is expected to be continued to be dedication to the community around the Banjarmasin Pangambangan river so that people can improve their knowledge, attitude and actions towards healthy living and able to utilize health services, especially the nearest public health center. The research method used is descriptive with cross sectional approach. The sample is done by purposive sampling that is sampling by not giving equal opportunity from every member of population. The instrument in this research is using questionnaire with interview technique. Analysis of this data using Chi Square statistical test with the help of computerization Mean value (a) 0.05 with confidence value 0.95. The results of the research on behavioral variables that include: knowledge, attitude and action show that there is no relationship between knowledge about the use of river water with skin health complaints (p-Value = 0.130). There is no correlation between attitude toward river water usage with skin health complaint (p-Value = 1,000). There is no correlation between the action in the use of river water with skin health complaint (p-Value = 0,130) Most people do not experience skin health complaints that is as much 89 people (96,7%) .Suggestions that can be given that is for responder increase awareness in maintaining and conserving river water, the awareness of the community to behave healthy life with the basic provisions of environmental management.
DETERMINAN KEJADIAN KARIES GIGI PADA PASIEN UMUR 18-40 TAHUN YANG BERKUNJUNG DI BP GIGI DI PUSKESMAS KELAYAN TIMUR KOTA BANJARMASIN DETERMINANT PREVALENCE OF KARIES Suryanto, Deni; Zaidati, Gusti Evi; Fahrurazi, Fahrurazi
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 4, No 2 (2017): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.133 KB) | DOI: 10.31602/ann.v4i2.1169

Abstract

Research aims to understand determinants associated with dental caries incidence in patients age 18-40 years in dental treatment center at public health center kelayan timur district south banjarmasin. This research is an analytic observation with Cross Sectional design, while the population in this study is all patients who went to dental treatment center at puskesmas Kelayan Timur, during the research that took place from June to July 2012. Sampling in this research is done by accidental sampling technique, where the sample is taken from the respondent or the case that happened to exist at the time of research. Samples in this study were all dental caries patients aged 18-40 years who went to dental treatment center during the study which amounted to 48 people. Data collection by interviewing directly with respondents using questionnaire. Data analysis using Chi Square test. The results of the research is known There is no significant relationship between education and knowledge of respondents with dental caries incidence in patients aged 18-40 years who visited in dental treatment center at Puskesmas Kelayan Timur District Banjarmasin Selatan. There is a significant relationship between the frequency of brushing teeth with dental caries incidence in patients aged 18-40 years who visited the dental treatment center at East Kelayan Health Center Banjarmasin Selatan District
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU CUCI TANGAN PAKAI SABUN (CTPS) IBU DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUIN RAYA KOTA BANJARMASIN TAHUN 2015 Fahrurazi, Fahrurazi; Riza, Yeni; Inayah, Siti Iftarul
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 3, No 1 (2016): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.863 KB) | DOI: 10.31602/ann.v3i1.843

Abstract

Diare merupakan penyakit yang menyebabkan kematian kedua pada anak dibawah 5 tahun. Secara global setiap tahunnya ada sekitar 2 miliar kasus diare dengan angka kematian 1,5 juta pertahun. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin pada tahun 2013 dan tahun 2014, penderita diare pada tahun 2013 adalah sebanyak 11.822, pada tahun 2014 sebanyak 11.623 dan Puskesmas Kuin Raya merupakan urutan pertama dari 26 Puskesmas yang ada di Kota Banjarmasin dengan jumlah penderita diare terbanyak baik pada tahun 2013 dan 2014. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan perilaku cuci tangan pakai sabun dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Kuin Raya Kota Banjarmasin tahun 2015. Menggunakan metode penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional, sampel penelitian sebanyak 79 ibu yang memiliki balita dengan teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan pengetahuan dengan kejadian diare pada balita di Puskesmas Kuin Raya Kota Banjarmasin dengan nilai p = 0,000 < α 0,05. Ada hubungan perilaku CTPS dengan kejadian diare pada balita di Puskesmas Kuin Raya Kota Banjarmasin dengan Nilai p = 0,010 < α 0,05. Disarankan mengadakan kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan tentang diare dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan cara penyuluhan kepada masyarakat dalam upaya melakukan pencegahan terhadap penyakit diare.
DETERMINAN KINERJA KADER FILARIASIS DI KALIMANTAN SELATAN Hayati, Ridha; Fahrurazi, Fahrurazi
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 5, No 3 (2018): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpkmi.v5i3.6534

Abstract

ABSTRAKKabupaten Tapin adalah salah satu Kabupaten di Provinsi Kalimantan Selatan yang merupakan kabupaten endemis filariasis dengan microfilaria rate sebesar 1,12%. Laporan cakupan Pemberian Obat pencegahan Massal (POPM) Filariasis pada tahun 2016 hanya 50% kader dengan tingkat akurasi tepat dalam laporannya. Cakupan laporan POPM yang paling rendah adalah UPT Puskesmas Tapin Utara yaitu sebesar 88,02% yang menggambarkan bahwa kinerja kader di wilayah tersebut belum optimal. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh tingkat pendidikan, umur, pekerjaan dan motivasi serta kinerja kader yang dinilai melalui laporan cakupan POPM Filariasis di Puskesmas Tapin Utara. Desain penelitian menggunakan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh kader yang berada di wilayah UPT Puskesmas Tapin Utara, sampel diambil dengan metode Quotasampling diperoleh sampel sebanyak 86 responden. Instrumen peneltian ini menggunakan kuesioner terstruktur. Analisis data menggunakan uji chi square dan fisher exact apabila syarat chi square tidak terpenuhi dengan batas kemaknaan pvalue <0,05. Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan Chi Square Test tidak terdapat pengaruh antara tingkat pendidikan dengan kinerja (p value = 0,362), tidak terdapat pengaruh antara umur dengan kinerja (p value = 1,00), tidak terdapat pengaruh antara pekerjaan dengan kinerja (p value = 0,450), namun terdapat pengaruh antara motivasi dengan kinerja kader dalam laporan cakupan POPM Filariasis (p value = 0,0001). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh motivasi dengan kinerja kader dalam laporan cakupan POPM Filariasis, tetapi tidak ada pengaruh kinerja dengan tingkat pendidikan, umur dan pekerjaan.Kata-kata kunci: Determinan kinerja, kader POPM, filariasisABSTRACT Tapin district is one of the Reg district in South Kalimantan which is a filariasis endemic district with a microfilaria level of 1.12%. Filariasis POPM report in 2016 only 50% of cadres were accurate in their reports. The lowest coverage of the POPM report is the North Tapin Health Center which is 88.02% which indicates that the performance of cadres in the area is not optimal. The purpose of this study was to study the performance, age, occupation and motivation as well as the performance of cadres who found the POPM report at the North Tapin Health Center. The study design used observational analytics using cross sectional. The population is all cadres in the area of North Tapin Health Center, using the Quota method the number of samples is 86 respondents. This research instrument uses a structured questionnaire. Data analysis used chi square test and fisher exact exact chi square was not fulfilled with significance limit p value <0.05. The results of the study showed that based on Chi Square Test there is no achievement between education level and performance (p value = 0,362), there is no influence between age and performance (p value = 1,00), There is no performance between performance (p value = 0,450), but there is an influence between motivation and cadre performance in the POPM Filariasis report (p value = 0,0001). The conclusion of this study is that there is an influence on performance in the Filariasis POPM report, but there is no relationship with education level, age and occupation.Keywords: Determinants of performance,cadres of POPM, filariasis
PENDAMPINGAN MASYARAKAT DESA JAGO LOMBOK TENGAH DALAM PEMANFAATAN LIMBAH RUMPUT LAUT SEBAGAI PUPUK Hermanto, Dhony; Fahrurazi, Fahrurazi; Ismillayli, Nurul; Wirahadi, Ahmad; Honiar, Ruru; Andayani, I. G. Ayu Sri; Shofiyana, Linda Marta
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 4, No 4 (2020): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v4i4.2072

Abstract

Abstrak: Ketergantungan pada pemakaian pupuk urea yang tinggi mempengaruhi kualitas lingkungan terutama kualitas air permukaan di Desa Jago Kec. Praya Kab. Lombok Tengah. Salah satu alternatif mengurangi ketergantungan tersebut adalah penggunaan pupuk cair organik yang berasal dari limbah rumput laut mengingat melimpahnya rumput laut di Nusa Tenggara Barat. Kegiatan pendampingan masyarakat Desa Jago dalam mengolah limbah rumput laut menjadi pupuk cair telah dilakukan. Introduksi teknologi pengolahan dilakukan menggunakan metode fermentasi atau pengomposan. Mitra sasaran adalah anggota kelompok tani Tunas Harapan, Patuh Angen II, Timbul Jaya. Kegiatan dilakukan dengan mengenalkan manfaat limbah rumput laut sebagai bahan pupuk organik cair dan jenis pupuk berkualitas yang ramah lingkungan. Kemudian dilanjutkan dengan melakukan kerja praktek pengolahan limbah rumput laut melalui fermentasi menggunakan EM4 untuk meningkatkan kualitas pupuk. Hasil kegiatan peningkatan ketrampilan anggota kelompok tani dalam membuat pupuk organik cair yang berkualitas berbahan dasar limbah. Kegiatan ini dapat meningkatkan pemanfaatan limbah rumput laut sekaligus mewujudkan organic farming yang ramah lingkungan dengan tetap mempertahankan produktivitas tanaman pertanian.Abstract: The high dependence on the use of urea fertilizer affects the quality of the environment especially the quality of surface water in Desa Jago Kec. Praya Kab. Lombok Tengah. One alternative to reduce dependence is the use of organic liquid fertilizers derived from seaweed waste given the abundance of seaweed in West Nusa Tenggara. Community service activities in Desa Jago in processing seaweed waste into liquid fertilizer have been carried out. The introduction of processing technology is carried out using the fermentation or composting method. The target partners are members of the Tunas Harapan, Patuh Angen II, Timbul Jaya farmer groups. The activity was carried out by introducing the benefits of seaweed waste as a liquid organic fertilizer and an environmentally friendly type of fertilizer. Then proceed with practical work on processing seaweed waste through fermentation using EM4 to improve fertilizer quality. The results of activities improve the skills of members of farmer groups in making liquid organic fertilizer of high quality based on waste. This activity can increase the utilization of seaweed waste while creating environmentally friendly organic farming for maintaining the productivity of agricultural
PENYULUHAN KELOMPOK TANI BAYAN TENTANG ASAM HUMAT TERIMOBIL DALAM RUMPUT LAUT SEBAGAI PELENGKAP PUPUK Hermanto, Dhony; Ismillayli, Nurul; Fahrurazi, Fahrurazi; Nurlaela, Nurlaela; Wirahadi, Ahmad; Zuryati, Ulul Khairi; Honiar, Ruru; Andayani, I G. Ayu Sri; Mariana, Baiq
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 1 (2020): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v4i1.3316

Abstract

ABSTRAKAsam humat telah diketahui memiliki dampak tidak langsung dalam perbaikan kualitas tanah di lahan kering, akan tetapi harga asam humat dalam jumlah banyak yang relatif tinggi tidak dapat dijangkau oleh petani. Hal ini yang mendorong pemanfaatan teknik modifikasi yang dapat mengurangi jumlah pemakaian asam humat tanpa mengurangi manfaatnya, yaitu dengan mengimobilisasi asam humat pada suatu material pendukung seperti rumput laut. Kegiatan pengabdian ini berupa penyuluhan kepada mitra tentang penerapan asam humat terimobil dalam rumput laut sebagai pelengkap pupuk yang dapat meningkatkan produktivitas tanah sehingga potensi lahan kering sebagai lahan pertanian meningkat. Mitra kegiatan adalah Kelompok Tani jagung “SBP 212” dan UPTD Dinas Pertanian Perkebunan Kelautan Kehutanan dan Perikanan (DPPKKP) Kec. Bayan. UPTD DPPKKP Kec. Bayan juga berperan dalam difusi Ipteks dan sebagai motor penggerak untuk menyebarkan kegiatan kepada anggota kelompok tani sasaran lainnya sehingga kegiatan dapat berkelanjutan. Keberlanjutan kegiatan diharapkan dapat terjaga untuk peningkatan potensi lahan kering sebagai lahan pertanian produktif yang ditandai dengan peningkatan produktivitas tanaman. Kata kunci: penyuluhan; asam humat; rumput laut; pelengkap pupuk; lahan kering. ABSTRACTHumic acid is known to have an indirect impact on improving soil quality in dry land, however, the price of humic acid in large quantities is too expensive for farmers. It was important to use of modified techniques that can reduce the amount of humic acid used without reducing its benefits, namely by immobilizing humic acid in a supporting material such as seaweed. The service activity, counseling to farmer group about application of immobilized humic acid in seaweed as fertilizer complement to increase soil productivity so that dry land as potential agricultural land increases. The partner of the activity is the “SBP 212” Corn Farmer Group and UPTD Department of Agriculture, Plantation, Marine, Forestry and Fisheries (DPPKKP) Kec. Bayan. UPTD DPPKKP Kec. Bayan also plays a role in science and technology diffusion and as mediator to disseminate the activities to other target farmer group members for sustainability of activity. It is expected that the sustainability of activities can be maintained to increase dry land uses as productive agricultural land that indicated by increasing of plant productivity. Keywords: counseling; humic acid; seaweed; fertilizer supplement; dry land.