Nurul Fatimah
Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Penulisan Proposal Penelitian Tindakan Kelas (PTK) bagi Guru dan Pengawas Nurul Fatimah; Tri Marhaeni Pudji Astuti; Fajar Fajar; Totok Rochana; Lusiana Tri Lestari; Fitri Handayani; Muhammad Arkan Hiban; Nur Indah
Jurnal Puruhita Vol 4 No 2 (2022): August 2022
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/puruhita.v4i2.61945

Abstract

Bagi kebanyakan guru, aktivitas Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) untuk kenaikan pangkat yang dianggap sulit terutama berkaitan dengan pengumpulan angka kredit dari unsur publikasi. Publikasi melalui jurnal ilmiah dapat dibuat oleh guru manakala guru menghasilkan penelitian. Penelitian yang dapat dilakukan oleh guru berupa penulisan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Kenyataannya masih ada guru-guru yang tampak kesulitan untuk menyusun PTK. Pelatihan penulisan PTK ini secara menyakinkan dapat memberikan ruang bagi guru untuk sharing mengenai permasalahan-permasalahan yang dihadapi sehingga enggan untuk menyusun PTK. Selain itu melalui pelatihan ini guru dapat secara langsung mempraktikan penyusunan outline proposal PTK yang dapat dilanjutkan secara mandiri menjadi proposal yang utuh. Pelatihan ini akan menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya sehingga nantinya dapat memberikan pencerahan bagi guru dalam penulisan proposal PTK. Pengabdian ini dilaksanakan dengan menghadirkan narasumber dari tim penilai angka kredit nasional dan pakar dalam bidang penelitian tindakan kelas. Pada kesemapatan ini peserta kegiatan berasal dari Barru Sulawesi Selatan, guru-guru yang tergabung dalam MGMP IPS Kabupaten Batang dan juga diikuti oleh pengawas sekolah yang berasal dari Kalimantan Selatan dan Maluku. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan secara daring menggunakan platform zoom. Hasil dari pengabdian ini telah memberikan pemhaman yang baik kepada para peserta tekait best praktis dalam pembuatan proposal penelitian khususnya PTK. Antusias peserta begitu tinggi dilihat dari jumlah peserta, asal daerah, dan interaksi dua arah selama kegiatan berlangsung. Diakhir pengabdian ini, banyak peserta yang menginkan kembali untuk kegiatan seperti ini dilanjutkan di waktu berikutnya.
Resiliensi Mahasiswa Unnes dalam Mengikuti Program Kampus Mengajar di Sekolah Dasar Rochmah Nur Hidayah; Nurul Fatimah
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 2 (2024): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i2.7435

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya minat mahasiswa dalam mengikuti program Kampus Mengajar yang memberikan BBH serta bantuan UKT tanpa mempelajari lebih lanjut mengenai program ini.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kemampuan adaptasi dan ketahanan mahasiswa dalam melaksanakan program Kampus Mengajar. Metode yang digunakan adalah mix method dengan teknik survei, wawancara mendalam, observasi, dan studi pustaka, sedangkan sasaran penelitian ini ialah mahasiswa Universitas Negeri Semarang baik program studi pendidikan maupun non-pendidikan yang telah selesai mengikuti program Kampus Mengajar angkatan 5 tahun 2023. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa meskipun berbeda rumpun studi, mahasiswa terutama yang belum pernah terjun ke sekolah pasti menemukan realita baru dan tantangan dalam bidang pendidikan. Terutama bagi mahasiswa yang hanya mementingkan intensifnya saja.  Adapun bentuk resiliensinya yakni terkait pemahaman dan persiapan, adaptasi, penyesuaian tantangan dan praktik serta evaluasi. Dengan adanya penelitian ini diharapkan mahasiswa tidak hanya memikirkan intensinya saja, namun tentang bagaimana menjalakan program dengan baik dan maksimal serta memikirkan ketahanannya selama program. Saran peneliti yakni mengenai evaluasi program kerja yang perlu dilaksanakan oleh mahasiswa bersama pihak sekolah supaya dengan selesainya penugasan mahasiswa di sekolah tersebut, program kerja yang semula dilaksanakan agar tetep dilaksanakan bahkan perlu dievaluasi berkala demi kepentingan tercapainya tujuan program Kampus Mengajar