Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Internalisasi Nilai-Nilai Religius Islam Pada Remaja Blora Dalam Organisasi Himpunan Pengajian Remaja Islam Blora (HIMPARISBA) Lesmana, Bondan; Fatimah, Nurul; Gustaman, Fulia Aji
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 7 No 2 (2019): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk: 1) mengetahui internalisasi nilai-nilai religius Islam pada Remaja Blora dalam Organisasi HIMPARISBA; 2) mengidentifikasi perilaku religius yang diharapkan muncul pada remaja Blora dalam Organisasi HIMPARISBA. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teori yang digunakan untuk menganalisis data adalah teori habitus Pierre Bourdieu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Internalisasi nilai-nilai religius Islam pada remaja Blora dalam Organisasi HIMPARISBA dilakukan saat tahap awal dan pelaksanaan program. Tahap awal yaitu saat open recruitment anggota baru, sedangkan tahap pelaksanaan yaitu saat penyelenggaraan program-program HIMPARISBA. LKP menjadi program yang kurang ramah untuk calon anggota karena beberapa kegiatannya yang terlalu memberatkan. Khusus untuk kajian KeIslaman, HIMPARISBA menghindari ustadz-ustadz yang cenderung radikal. Tidak semua anggota HIMPARISBA mengalami internalisasi nilai-nilai religius dengan mendalam, namun anggota yang lebih aktif serta yang bermotivasi besar saja yang mengalami hal demikian. Nilai-nilai religius yang muncul meliputi nilai keta’atan, keberanian, kedisiplinan, kepedulian, saling menghormati, dan jihad.; 2) Perilaku religius yang diharapkan muncul pada anggota HIMPARISBA meliputi perilaku religius dalam berhubungan dengan: Allah; pribadinya sendiri; sesama manusia; alam; dan pemenuhan kebutuhan lahir dan batin. This article aims to: 1) Know the internalization of Islamic religious values for Blora teenagers in the HIMPARISBA Organization; 2) Identify the expected religious behavior that appears in Blora teenagers in the HIMPARISBA Organization.This research used qualitative research methods, with data collection techniques through observation, interview, and documentation. The theory used to analyze data is Pierre Bourdieu's habitus theory. The results of this study showed that: 1) Internalization of Islamic religious values for Blora teenagers in the HIMPARISBA Organization is carried out during the initial stages and implementation of the program. The initial stage is when the open recruitment of new members, while the implementation phase is when the HIMPARISBA programs are held. LKP becomes a less friendly program for prospective members because some of its activities are too burdensome. Especially for Islamic studies, HIMPARISBA avoids radical religious teachers. Not all members of HIMPARISBA experience in-depth internalization of religious values, but members who are more active and those who are highly motivated experience this. Religious values that arise include values of devotion, courage, discipline, caring, mutual respect, and jihad; 2) Religious behavior that is expected to appear in the members of HIMPARISBA includes religious behavior in dealing with: God; his own personality; fellow human beings; natural; and fulfillment of physical and spiritual needs.
COMMUNITY EMPOWERMENT TO PURIFY USED COOKING OIL FROM ACTIVE CARBON BANANA PEELS IN PAKINTELAN VILLAGE Gustaman, Fulia Aji; Putri, Radenrara Dewi Artanti; Rengga, Wara Dyah Pita; Damarjati, Haris; Sukma, Irawan
Rekayasa : Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Vol 18, No 2 (2020): December 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/rekayasa.v18i2.26560

Abstract

Conditions The people of the Pakintelan area in village locations have a livelihood of selling cat rice, meatballs, and selling fried food. The repeated use of used cooking oil for frying is damaging human health to cause cancer. The availability of banana peel waste can be found at fried food sellers. This activity aims to increase the cooking oil user community's understanding and purify cooking oil by adsorption of activated carbon, and it can be reused. Increase public knowledge that banana peels can activate charcoal as a cooking oil purifier in the adsorber column. The method used is the socialization and education of conservation on the manufacture of activated carbon and the adsorption of cooking oil with a specific acid number. The results are by SNI and can be reused. Checking the results of purification and evaluation is carried out. Understanding the population using new cooking oil at week 4 reaches 83% of the samples tested. Cooking oil that is used at least five times is adsorbed with an acid number of 0.6. Products can benefit people's health, reduce cooking oil spending and increase knowledge and skills in purifying used cooking oil.
Pemberdayaan Perempuan di Desa Migran Produktif (Desmigratif) Guna Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Perempuan Desa Purworejo Kecamatan Ringinarum Kabupaten Kendal Rosiyanti, Anita; Gustaman, Fulia Aji
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 9 No 1 (2020): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberdayaan perempuan di Desa Migran Produktif (Desmigratif) merupakan program yang diimplementasikan di desa-desa yang menjadi suplai migran terbanyak untuk memberdayakan perempuan purna migran agar kemandirian ekonomi meningkat. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mengetahui bentuk-bentuk pemberdayaan perempuan di desa migran produktif Purworejoguna meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan; 2) Mengetahui partisipasi perempuan purna migran di desa migran produktif Purworejo dalam meningkatkan kemandirian ekonomi mereka. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang dikombinasikan dengan teknis analisis gender. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Program pemberdayaan di desmigratif Purworejo dilaksanakan melalui berbagai macam kelompok-kelompok yaitu srikandi batik, srikandi masak, srikandi jahit dan srikandi rajut; 2) Partisipasi perempuan cukup aktif dalam meningkatkan kemandirian ekonomi mereka, hal itu dapat dilihat dari jumlah perempuan yang mengikuti pemberdayaan di desa migran produktif yang cukup banyak, keikutsertaan dan keaktifan mereka dalam mengikuti pelatihan.
Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Pasar Wisata Papringan di Dusun Ngadiprono Desa Ngadimulyo Kecamatan Kedu Kabupaten Temanggung Dewanti, Rima Ayu; Gustaman, Fulia Aji
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 10 No 1 (2021): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasar Wisata Papringan merupakan sebuah destinasi wisata baru di Kabupaten Temanggung, berlokasi di perkebunan bambu dusun Ngadiprono. Pada tanggal 14 Mei 2017 Pasar Wisata Papringan mulai dikembangkan, pengembangan Pasar Wisata Papringan melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Berangkat dari realitas tersebut, tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) Mengetahui bentuk partisipasi masyarakat dalam pengembangan Pasar Wisata Papringan. (2) Mengetahui faktor yang mendorong partisipasi masyarakat dalam pengembangan Pasar Wisata Papringan. (3) Mengetahui hambatan partisipasi dalam pengembangan Pasar Wisata Papringan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, serta dokumentasi. Keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Bentuk partisipasi masyarakat yang dilakukan dalam pengembangan Pasar Wisata Papringan mencakup empat tahap yaitu partisipasi dalam perencanaan, pelaksanaan, pemanfaatan hasil, dan evaluasi. (2) Faktor yang mendorong partisipasi masyarakat dalam pengembangan Pasar Wisata Papringan adalah adanya kepedulian masyarakat untuk membangun desa dan motivasi ekonomi masyarakat. (3) Hambatan dalam partisipasi pengembangan Pasar Wisata Papringan adalah kualitas sumber daya manusia, konflik kepentingan, dan kurangnya dukungan pemerintah.
Internalisasi Nilai-Nilai Religius Islam Pada Remaja Blora Dalam Organisasi Himpunan Pengajian Remaja Islam Blora (HIMPARISBA) Lesmana, Bondan; Fatimah, Nurul; Gustaman, Fulia Aji
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 7 No 2 (2019): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk: 1) mengetahui internalisasi nilai-nilai religius Islam pada Remaja Blora dalam Organisasi HIMPARISBA; 2) mengidentifikasi perilaku religius yang diharapkan muncul pada remaja Blora dalam Organisasi HIMPARISBA. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teori yang digunakan untuk menganalisis data adalah teori habitus Pierre Bourdieu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Internalisasi nilai-nilai religius Islam pada remaja Blora dalam Organisasi HIMPARISBA dilakukan saat tahap awal dan pelaksanaan program. Tahap awal yaitu saat open recruitment anggota baru, sedangkan tahap pelaksanaan yaitu saat penyelenggaraan program-program HIMPARISBA. LKP menjadi program yang kurang ramah untuk calon anggota karena beberapa kegiatannya yang terlalu memberatkan. Khusus untuk kajian KeIslaman, HIMPARISBA menghindari ustadz-ustadz yang cenderung radikal. Tidak semua anggota HIMPARISBA mengalami internalisasi nilai-nilai religius dengan mendalam, namun anggota yang lebih aktif serta yang bermotivasi besar saja yang mengalami hal demikian. Nilai-nilai religius yang muncul meliputi nilai keta’atan, keberanian, kedisiplinan, kepedulian, saling menghormati, dan jihad.; 2) Perilaku religius yang diharapkan muncul pada anggota HIMPARISBA meliputi perilaku religius dalam berhubungan dengan: Allah; pribadinya sendiri; sesama manusia; alam; dan pemenuhan kebutuhan lahir dan batin. This article aims to: 1) Know the internalization of Islamic religious values for Blora teenagers in the HIMPARISBA Organization; 2) Identify the expected religious behavior that appears in Blora teenagers in the HIMPARISBA Organization.This research used qualitative research methods, with data collection techniques through observation, interview, and documentation. The theory used to analyze data is Pierre Bourdieu's habitus theory. The results of this study showed that: 1) Internalization of Islamic religious values for Blora teenagers in the HIMPARISBA Organization is carried out during the initial stages and implementation of the program. The initial stage is when the open recruitment of new members, while the implementation phase is when the HIMPARISBA programs are held. LKP becomes a less friendly program for prospective members because some of its activities are too burdensome. Especially for Islamic studies, HIMPARISBA avoids radical religious teachers. Not all members of HIMPARISBA experience in-depth internalization of religious values, but members who are more active and those who are highly motivated experience this. Religious values that arise include values of devotion, courage, discipline, caring, mutual respect, and jihad; 2) Religious behavior that is expected to appear in the members of HIMPARISBA includes religious behavior in dealing with: God; his own personality; fellow human beings; natural; and fulfillment of physical and spiritual needs.
Pemberdayaan Perempuan di Desa Migran Produktif (Desmigratif) Guna Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Perempuan Desa Purworejo Kecamatan Ringinarum Kabupaten Kendal Rosiyanti, Anita; Gustaman, Fulia Aji
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 9 No 1 (2020): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberdayaan perempuan di Desa Migran Produktif (Desmigratif) merupakan program yang diimplementasikan di desa-desa yang menjadi suplai migran terbanyak untuk memberdayakan perempuan purna migran agar kemandirian ekonomi meningkat. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mengetahui bentuk-bentuk pemberdayaan perempuan di desa migran produktif Purworejoguna meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan; 2) Mengetahui partisipasi perempuan purna migran di desa migran produktif Purworejo dalam meningkatkan kemandirian ekonomi mereka. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang dikombinasikan dengan teknis analisis gender. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Program pemberdayaan di desmigratif Purworejo dilaksanakan melalui berbagai macam kelompok-kelompok yaitu srikandi batik, srikandi masak, srikandi jahit dan srikandi rajut; 2) Partisipasi perempuan cukup aktif dalam meningkatkan kemandirian ekonomi mereka, hal itu dapat dilihat dari jumlah perempuan yang mengikuti pemberdayaan di desa migran produktif yang cukup banyak, keikutsertaan dan keaktifan mereka dalam mengikuti pelatihan.
Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Pasar Wisata Papringan di Dusun Ngadiprono Desa Ngadimulyo Kecamatan Kedu Kabupaten Temanggung Dewanti, Rima Ayu; Gustaman, Fulia Aji
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 10 No 1 (2021): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasar Wisata Papringan merupakan sebuah destinasi wisata baru di Kabupaten Temanggung, berlokasi di perkebunan bambu dusun Ngadiprono. Pada tanggal 14 Mei 2017 Pasar Wisata Papringan mulai dikembangkan, pengembangan Pasar Wisata Papringan melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Berangkat dari realitas tersebut, tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) Mengetahui bentuk partisipasi masyarakat dalam pengembangan Pasar Wisata Papringan. (2) Mengetahui faktor yang mendorong partisipasi masyarakat dalam pengembangan Pasar Wisata Papringan. (3) Mengetahui hambatan partisipasi dalam pengembangan Pasar Wisata Papringan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, serta dokumentasi. Keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Bentuk partisipasi masyarakat yang dilakukan dalam pengembangan Pasar Wisata Papringan mencakup empat tahap yaitu partisipasi dalam perencanaan, pelaksanaan, pemanfaatan hasil, dan evaluasi. (2) Faktor yang mendorong partisipasi masyarakat dalam pengembangan Pasar Wisata Papringan adalah adanya kepedulian masyarakat untuk membangun desa dan motivasi ekonomi masyarakat. (3) Hambatan dalam partisipasi pengembangan Pasar Wisata Papringan adalah kualitas sumber daya manusia, konflik kepentingan, dan kurangnya dukungan pemerintah.
Peningkatan Keterampilan Menulis Artikel Ilmiah Pada Jurnal Bagi Guru-Guru SMA NW Pancor Husian, Fadly; Arsi, Antari Ayuning; Akhiroh, Ninuk Sholikhah; Astuti, Tri Marhaeni Pudji; Gustaman, Fulia Aji; Abdurrahman, Abdurrahman; Bafadal, Robyan
Jurnal Puruhita Vol 2 No 1 (2020): February 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/puruhita.v2i1.35778

Abstract

Keterampilan menulis artikel ilmiah bagi guru adalah bagian dari pengembangan akademik yang fungsional untuk menunjang penguatan dan pengembangan kompetesi guru. Berbagai level guru, baik pada tingkat dasar maupun menengah, diharapkan dapat memiliki ketrampilan dalam menulis artikel ilmiah, sehingga senantiasa dapat mengembangkan kegiatan akademik yang berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran siswa. Guru di Lombok Timur belum banyak yang memiliki kemampuan dan keterampilan menulis ilmiah dengan baik. Dari kondisi tersebut, kegiatan Pengabdian Masyarakat tersebut bertujuan ikut serta membantu memecahkan masalah yang terjadi diantaranya adalah, memotivasi dan memberikan kesadaran kepada guru-guru SMA NW Pancor, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat terhadap pentingnya menulis artikel ilmiah untuk profesionalitas dan jenjang karir mereka. melatih dan mendampingi guru-guru SMA dan sederajat agar dapat menemukan masalah, menuangkan gagasan, dan menulis artikel dengan baik, benar, dan sesuai dengan kaidah selingkung jurnal ilmiah. memfasilitasi guru-guru SMA NW Pancor, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat agar dapat membangun jejaring dengan jurnal-jurnal ilmiah, baik nasional maupun internasional. Metode atau tahapan yang akan digunakan untuk memecahkan permasalahan mitra adalah sebgai berikut, Sosialisasi kepada guru-guru SMA tentang pentingnya menulis artikel ilmiah, Pemberian Materi tentang Tata Cara Menulis artikel ilmiah, Pemberian Materi tentang Kiat dan Strategi Menembus Jurnal Ilmiah, Pelatihan, Pendampingan, dan simulasi menulis artikel ilmiah. Guru-guru SMA NW Pancor, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat mengikuti jalannya acara dengan sangat antusias. Antusiasme peserta terlihat dari ketekunan mereka mengikuti materi dari awal hingga akhir dari pelaksanaan pengabdian. Buah dari antusiasme dan ketekunan dalam mengikuti jalannya acara tersebut menghasilkan sebuah pemahaam terkait cara menuis artikel yang baik dan mengetahui cara mempublikasikaanya.
COMMUNITY EMPOWERMENT TO PURIFY USED COOKING OIL FROM ACTIVE CARBON BANANA PEELS IN PAKINTELAN VILLAGE Gustaman, Fulia Aji; Putri, Radenrara Dewi Artanti; Rengga, Wara Dyah Pita; Damarjati, Haris; Sukma, Irawan
Rekayasa : Jurnal Penerapan Teknologi dan Pembelajaran Vol 18, No 2 (2020): December 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/rekayasa.v18i2.26560

Abstract

Conditions The people of the Pakintelan area in village locations have a livelihood of selling cat rice, meatballs, and selling fried food. The repeated use of used cooking oil for frying is damaging human health to cause cancer. The availability of banana peel waste can be found at fried food sellers. This activity aims to increase the cooking oil user community's understanding and purify cooking oil by adsorption of activated carbon, and it can be reused. Increase public knowledge that banana peels can activate charcoal as a cooking oil purifier in the adsorber column. The method used is the socialization and education of conservation on the manufacture of activated carbon and the adsorption of cooking oil with a specific acid number. The results are by SNI and can be reused. Checking the results of purification and evaluation is carried out. Understanding the population using new cooking oil at week 4 reaches 83% of the samples tested. Cooking oil that is used at least five times is adsorbed with an acid number of 0.6. Products can benefit people's health, reduce cooking oil spending and increase knowledge and skills in purifying used cooking oil.
Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan dan Pemanfaatan Dana Desa di Desa Keji Kabupaten Semarang Asma Luthfi; Hartati Sulistyo Rini; Fulia Aji Gustaman; Thriwaty Arsal; Totok Rochana
Matra Pembaruan: Jurnal Inovasi Kebijakan Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : Research and Development Agency Ministry of Home Affairs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21787/mp.1.2.2017.121-130

Abstract

This article aims to explain the participation of the community in the management and utilization of the Dana Desa (DD). This research is located in Keji Village, West Ungaran Sub-district, Semarang Regency with research subject is Keji Village and main informant is community figure, BPD and village apparatus. The type of research used is qualitative research that based its research on the description of field data. Data were obtained through observation, interview, FGD, and documentation study. The results of the study indicate that community knowledge of village funds is limited. Information about the DD management they get from village officials and other citizens through gethok tular. DD in Keji Village amounting to Rp. 608,057,000 is oriented towards infrastructure development, such as paving road, talud, and simple bridge. In the utilization of these DD, communities are involved in the whole process from planning, implementation, to monitoring and evaluation of activities. The study also highlights that community participation in Desa Keji in DD management is still limited to formal participatory activities, centered from the village staff, and administrative order.