Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Penerapan Metode Pembelajaran Tugas Kelompok Sebagai Alternatif Peningkatan Kerjasama Mahasiswa Fitri, Fajar; Kusumaningtyas, Dian Artha
Omega: Jurnal Fisika dan Pendidikan Fisika Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Omega: Jurnal Fisika dan Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingkat kerjasama mahasiswa Pendidikan Fisika masih rendah. Di dalam perkuliahan, mahasiswa cenderung melakukan proses pembelajaran secara individual sehingga mengakibatkan kesenjangan di dalam prestasi hasil belajar. Perlu adanya usaha dosen untuk meningkatkan kerjasama mahasiswa di dalam perkuliahan, agar mahasiswa saling bekerjasama di dalam memecahkan berbagai persoalan pembelajaran. Dengan demikian mahasiswa yang kemampuan akademiknya kurang dapat belajar pada mahasiswa yang kemampuan akademiknya bagus. Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan kerjasama mahasiswa dengan menggunakan metode pembelajaran pemberian tugas kelompok pada mata kuliah Telaah Kurikulum Fisika I. Metode Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian adalah mahasiswa Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan Semester IV tahun ajaran 2014/2015. Desain penelitian yang digunakan adalah mahasiswa dibuat menjadi delapan kelompok dengan anggota tiap kelompok 5-7 orang mahasiswa. Selama proses pembelajaran, observasi tentang kerjasama mahasiswa dilakukan. Hasil observasi tiap siklus digunakan sebagai bahan refleksi pada siklus berikutnya untuk meningkatkan kerjasama mahasiswa sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerjasama mahasiswa dapat meningkat setelah dilakukan perkuliahan dengan menerapkan metode pembelajaran pemberian tugas kelompok. Pada siklus I ratarata tingkat kerjasama mahasiswa adalah 28,6%, pada siklus II sebesar 45%, dan pada siklus III sebesar 79%. Kata Kunci : kerjasama mahasiswa, metode tugas kelompok
PENINGKATAN KEMANDIRIAN MAHASISWA PENDIDIKAN FISIKA PADA MATA KULIAH MEKANIKA MELALUI METODE RECIPROCAL TEACHING Fitri, Fajar
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to describe thestudent independence after follow the Reciprocal Teaching of Learning. The subjects of this research are students in study program of physics education Ahmad Dahlan University who are studying Mechanics at school year of 2015/2016. Classroom Action Research consists of plan, do, and reflection. This activity repeated two cycles. The result is after follow the Reciprocal Teaching of Learning 80,3% students reached good individual and classical independence.This research aims to describe thestudent independence after follow the Reciprocal Teaching of Learning. The subjects of this research are students in study program of physics education Ahmad Dahlan University who are studying Mechanics at school year of 2015/2016. Classroom Action Research consists of plan, do, and reflection. This activity repeated two cycles. The result is after follow the Reciprocal Teaching of Learning 80,3% students reached good individual and classical independence.
Penerapan Metode Pembelajaran Tugas Kelompok Sebagai Alternatif Peningkatan Kerjasama Mahasiswa Fitri, Fajar; Kusumaningtyas, Dian Artha
Omega: Jurnal Fisika dan Pendidikan Fisika Vol 1 No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika UHAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingkat kerjasama mahasiswa Pendidikan Fisika masih rendah. Di dalam perkuliahan, mahasiswa cenderung melakukan proses pembelajaran secara individual sehingga mengakibatkan kesenjangan di dalam prestasi hasil belajar. Perlu adanya usaha dosen untuk meningkatkan kerjasama mahasiswa di dalam perkuliahan, agar mahasiswa saling bekerjasama di dalam memecahkan berbagai persoalan pembelajaran. Dengan demikian mahasiswa yang kemampuan akademiknya kurang dapat belajar pada mahasiswa yang kemampuan akademiknya bagus. Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan kerjasama mahasiswa dengan menggunakan metode pembelajaran pemberian tugas kelompok pada mata kuliah Telaah Kurikulum Fisika I. Metode Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian adalah mahasiswa Pendidikan Fisika Universitas Ahmad Dahlan Semester IV tahun ajaran 2014/2015. Desain penelitian yang digunakan adalah mahasiswa dibuat menjadi delapan kelompok dengan anggota tiap kelompok 5-7 orang mahasiswa. Selama proses pembelajaran, observasi tentang kerjasama mahasiswa dilakukan. Hasil observasi tiap siklus digunakan sebagai bahan refleksi pada siklus berikutnya untuk meningkatkan kerjasama mahasiswa sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerjasama mahasiswa dapat meningkat setelah dilakukan perkuliahan dengan menerapkan metode pembelajaran pemberian tugas kelompok. Pada siklus I ratarata tingkat kerjasama mahasiswa adalah 28,6%, pada siklus II sebesar 45%, dan pada siklus III sebesar 79%. Kata Kunci : kerjasama mahasiswa, metode tugas kelompok
Penerapan metode pembelajaran resitasi dan treffinger dalam pembelajaran fisika Fitri, Fajar
Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika Vol 3, No 2 (2016): Vol 3: Oktober 2016
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.877 KB) | DOI: 10.12928/jrkpf.v3i2.5147

Abstract

Masyarakat tahun 2020 harus mampu bersaing secara global dengan bangsa lain. Mahasiswa Pendidikan Fisika selama ini masih memiliki kemampuan yang kurang dalam hal pemecahan masalah menggunakan konsep fisika, terutama pada matakuliah Mekanika. Diantara metode pembelajaran yang mampu membekali mahasiswa untuk memiliki berbagai kemampuan terutama dalam hal memecahkan masalah, berdiskusi, dan mengemukakan gagasan adalah metode pembelajaran Resitasi dan Treffinger. Dalam penelitian ini, peneliti berusaha membedakan penerapan metode pembelajaran Resitasi dan Treffinger terhadap penguasaan konsep dan keaktifan mahasiswa dalam pembelajaran fisika. Metode penelitian yang digunakan adalah Kuasi Eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa prodi pendidikan fisika, sedangkan sampelnya adalah mahasiswa prodi pendidikan fisika UAD yang sedang menempuh mata kuliah mekanika pada kelas A dan B. Pre tes terhadap pemahaman konsep siswa diberikan sebelum pembelajaran berlangsung, dan pos tes diberikan setelah pembelajaran berlangsung. Observasi terhadap keaktifan mahasiswa dilakukan selama pembelajaran berlangsung. Hasil observasi selama proses pembelajaran pada kelas A dibandingkan dengan kelas B sehingga diperoleh metode pembelajaran mana yang lebih dapat meningkatkan pemahaman konsep dan keaktifan mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada mahasiswa kelas A (dengan metode resitasi) pemahaman konsep mahasiswa lebih tinggi dan signifikan dibandingkan dengan mahasiswa kelas B. Rata-rata pos tes mahasiswa kelas A adalah 9,2 sedangkan rata-rata pos tes kelas B adalah 8,5. Dari sisi keaktifan mahasiswanya, ternyata berlaku sebaliknya yakni pada kelas B keaktifan mahasiswanya lebih tinggi dibandingkan dengan kelas A. Rata-rata skor observasi kelas A sebesar 19,5 sedangkan rata-rata pada kelas B adalah 25,5. Community by 2020 should be able to compete globally with other nations. The Students of Physics Education still have less ability in problem solving using concepts of physics, particularly on the subject Mechanics. Among the learning method that is capable give the students to have a wide range of capabilities, especially in solving the problems, discuss, and put forward the idea of learning is a method of Recitation and Treffinger. This research distinguishes the application of Treffinger and Resitation learning methode towards mastery of concepts and activeness of students in learning physics. The method used is Quasi Experiment. The population in this study were students of physics department of education, while the sample is student education department of physics UAD who are taking courses in the mechanics of class A and B. Pre test given before the learning takes place, and post test given after the learning takes place. Observations on the activity of the students do during the learning takes place. Observed during the learning process on the class A class B compared with that obtained by the learning method which could further enhance the understanding of the concept and activity of students. The results showed that the students of class A (the method of Recitation), the student conceptual understanding is significantly higher than the students of class B. The average post test of class A was 9.2 while the average post test of class B is 8.5. The activity of the students in class B is higher than class A. From the observation, the average  score in the class A is 19.5 while the average in the class B is 25.5.
PELATIHAN PEMBELAJARAN IPA BERBASIS KETERAMPILAN PROSES DI PDM BANTUL YOGYAKARTA Kusumastuty, Dian Artha; Fitri, Fajar Artha; Suwondo, Nanang Artha
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.229 KB) | DOI: 10.12928/jp.v1i2.302

Abstract

Keterampilan proses dalam pembelajaran harus ditumbuhkan dalam diri siswa sesuai dengantaraf perkembangan pemikirannya. Keterampilan ini akan menjadi roda penggerak penemuan danpengembangan fakta dan konsep sikap, wawasan, dan nilai siswa. Namun, pada saat ini masihbanyak guru IPA SMP Muhammadiyah terutama di lingkungan kabupaten Bantul belummelaksanakan pembelajaran keterampilan proses dan belum mengembangankan instrumenevaluasinya. Dengan demikian perlu dilakukan pelatihan pengembangan instrument evaluasipembelajaran IPA berbasis keterampilan proses. Pelatihan berhasil dilaksanakan pada tanggal 17-18 Mei 2017 di gedung PDM Bantul dengan jumlah peserta 12 guru IPA SMP Muhammadiyah.Pelatihan dilaksanakan selama dua hari dengan materi: Pembelajaran IPA berbasis KetrempilanProses Menggunakan Arduino sebagai Media Pembelajaran dan Pengembangan Instrumen EvaluasiPembelajaran IPA Berbasis Keterampilan Proses. Berdasarkan pelatihan ini, maka guru-gurumemahami bagaimana pembelajaran keterampilan proses dalam IPA dan memahami bagaimanamengembangkan instrument evaluasinya. Berdasarkan hal ini maka diperoleh kesimpulan bahwaberdasarakan pelatihan yang telah diselenggarakan, maka sebagian besar guru-guru IPA SMPMuhammadiyah di kabupaten Bantul memahami tentang instrumen evaluasi pembelajaran berbasisketerampilan proses dan mampu mengembangkannya.