Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERENCANAAN KEHAMILAN PADA IBU HAMIL YANG MELAKUKAN KUNJUNGAN ANC DI PUSKESMAS SINGKIL UTARA wardiati, wardiati; Hamisah, Irma
JURNAL KEBIDANAN MUHAMMADIYAH GEULIMA Vol 10, No 2 (2020): Edisi September 2020
Publisher : STIKes Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanan kehamilan sangat penting untuk menghindari risiko kejadian yang merugikan selama kehamilan maupun persalinan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi perencanaan kehamilan oleh ibu hamil yang memanfaatkan pelayanan ANC di Puskesmas Singkil Utara. Populasi adalan ibu hamil yang memanfaatkan pelayanan ANC dan sampel sebanyak 90 responden diperoleh menggunakan metode accidental sampling. Analisis data dilakukan secara bivariat dan multivariat dengan menggunakan uji Chi-square dan Regresi Logistik Berganda. Penelitian ini menemukan 60% kehamilan adalah kehamilan yang tidak direncanakan. Variabel pengetahuan ibu, jumlah anak dan jarak kehamilan (p-value: 0.05) memiliki hubungan yang signifikan dengan perencanaan kehamilan pada tahapan analisis bivariat. Akan tetapi hanya 2 variabel yang konsisten mempengaruhi perencanaan kehamilan pada tahapan analisis multivariat yaitu pengetahuan ibu (p-value: 0.001; OR: 7.66) dan jumlah anak (p-value: 0.030; OR: 2.95). Kesimpulan, pengetahuan ibu merupakan determinan utama dan jumlah anak merupakan determinan penting pada perencanaan kehamilan.
Tingkat Pelayanan Terhadap Pasien Peserta Jaminan Kesehatan Aceh di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Meuraxa Banda Aceh Satria M Yahya; Wardiati Wardiati; Syarifuddin Anwar
Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh) Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh (JUKEMA)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jukema.v2i1.545

Abstract

Latar Belakang: Pelayanan kesehatan dikatakan bermutu apabila pelayanan tersebut memberikan kepuasan kepada pasiennya. Keputusan Gubernur Aceh No. 420/483/2010 yang menyatakan bahwa tingkat kepuasan peserta Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) minimal 75%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pelayanan pasien peserta JKA di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Meuraxa Kota Banda Aceh tahun 2011. Metode: Penelitian ini didisain secara cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien rawat inap pemegang kartu JKA di ruang rawat inap penyakit dalam pria dan wanita. Berdasarkan data rekam medik 2011 berjumlah 186 pasien. Dengan teknik accidental sampling diperoleh sampel sebanyak 65 orang. Pengumpulan data dilakukan pada 26 Juli - 03 Agustus 2011 dengan wawancara menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan diskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil: Penelitian mendapatkan bahwa tingkat kepuasan terhadap kecepatan pelayanan adalah cepat (53,8%), ketersediaan tenaga adalah cukup (56,9%), fasilitas pelayanan adalah memadai (52,3%) dan empati petugas adalah baik (58,5%) dengan total tingkat pelayanan RSUD Meuraxa oleh pasien JKA adalah dinilai kurang (55.4%) yang bertolak belakang dengan rata-rata sub variabel di atas. Saran: Diharapkan kepada petugas kesehatan agar dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dengan memperhatikan aspek-aspek seperti kecepatan pelayanan, ketersediaan tenaga, fasilitas dan empati petugas guna meningkatkan kepuasan pasien peserta JKA dimasa mendatang.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESIAPAN WANITA USIA 40-50 TAHUN DALAM MENGHADAPI MENOPAUSE DI KECAMATAN LANGSA TIMUR KOTA LANGSA Srie Wahyuni; Yusrizal Yusrizal; Wardiati Wardiati
Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh) Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh (JUKEMA)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jukema.v6i1.795

Abstract

Latar Belakang: Wanita yang memasuki masa menopause akan mengalami perubahan psikis dan  fisik. seperti kemunduran kesehatan, peningkatan berat badan, rambut rontok dan pandangan mulai kabur, perubahan fisik tersebut dapat mempengaruhi kondisi psikologis wanita menopause seperti adanya rasa cemas, takut hidup dan lain sebagainya. Karena itulah dibutuhkan kesiapan meliputi fisik, psikis dan spiritual dalam menghadapi masa menopause. Metode: Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 224 wanita usia 40-50 tahun, pengumpulan data menggunakan kuesioner tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kesiapan wanita usia 40-50 tahun dalam menghadapi menopause meliputi umur, tingkat pendidikan, status perkawinan, dukungan keluarga, sikap, dan tingkat pengetahuan. Data dianalisis dengan menggunakan uji regresi logistik. Hasil: Dari penelitian ini diperoleh hasil bahwa responden yang tidak siap menghadapi menopause sebanyak 58%, variabel yang menunjukkan signifikan berhubungan adalah umur (p=0.002), tingkat pendidikan (p=0.005), status perkawinan (p=0.027), status pekerjaan (p=0.001), dukungan keluarga (p=0.011), sikap (p=0.000) dan tingkat pengetahuan (p=0.004). Kesimpulan: Ada hubungan yang siginifikan antara umur, tingkat pendidikan, status perkawinan, status pekerjaan, dukungan keluarga, sikap, dan tingkat pengetahuan terhadap kesiapan wanita dalam menghadapi menopause. Petugas kesehatan diharapkan dapat meningkatkan program penyuluhan dan pemeriksaan dini kesehatan reproduksi wanita menjelang menopause untuk menambah pemahaman dan mengantisipasi perubahan-perubahan yang terjadi selama menopause.
Analisis Adulterasi Jamu yang Beredar di Banda Aceh Faridah Hanum; Rapitos Sidiq; Abdul Hadi; Farrah Fahdienie; Wardiati Wardiati
Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health) Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.618 KB)

Abstract

Abstrak Latar Belakang : Jamu merupakan salah satu sediaan farmasi yang paling luas penggunaannya dikalangan masyarakat Kota Banda Aceh.Sediaan jamu termasuk jenis sediaan yang rawan untuk “dipalsukan” dengan penambahan bahan kimia obat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bahan kimia obat dalam sediaan jamu yang beredar di Kota Banda Aceh secara spot test. Metode : Penelitian ini merupakan pemeriksaan laboratorium. Adulterasi jamu dianalisis secara kualitatif menggunakan metode spot test yaitu pendeteksian bahan dengan reagent/ pereaksi yang spesifik. Penelitian ini menganalisis kandungan parasetamol dalam sediaan jamu mengingat telah tersedianya metode yang layak.Dan hanya sampel jamu yang beredar dikawasan Kota Banda Aceh dan paling digemari oleh masyarakat yang dianalisis dalam penelitian ini.Penelitian dilakukan di Laboratorium Terpadu Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Aceh pada Tanggal 21 Oktober sampai dengan 3 November 2015.Ksmpulan : Sampel jamu yang paling banyak dipilih oleh masyarakat di kota Banda Aceh didapatkan bahwa sample jamu sakit pinggang (merk sm), jamu tujuh angin (merk sm) dan jamu sehat pria (merk sm) mengandung bahan kimia obat paracetamol. Sedangkan sample Jamu Buah Merah (merk sp) dan daun mujarab (merk wj) tidak mengadung paracetamol. Jamu yang positif mengandung parasetamol tidak memenuhi persyaratan Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 003/MENKES/PER/I/2010 tentang saintifikasi jamu. Diharapkan penelitian ini dapat dilanjutkan dengan menggunakan metode kuantitatif. Abstrack Analysis of Jamu Adulterasi Outstanding in Banda Aceh Background : Jamu is one of the pharmaceutical preparation with the most widely used among the people in Banda Aceh. Herbal preparation like jamu, including the type of preparation that is prone to "falsified" by the addition of chemicals. This study aimed to analyze chemicals compound in jamu which is circulating in Banda Aceh.Methode : This study was a laboratory examination. Adulteration in Jamu were ana-lyzed qualitatively using the spot test. This methodeis the detection of a material with a specific reagent. This study analyzes existence of paracetamol in jamu. There was only samples of jamu which is circulating in Banda Aceh region and most favored by the peo-ple that were analyzed in this study. The study was conducted at the Laboratory of the Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Aceh On 21 October until 3 November 2015. Conclusion : Adulteration of jamu which the most widely chosen by the people in Banda Aceh. The paracetamol were detected in jamu sakit pinggang (merk A, jamu tujuh angin (merk B) and jamu sehat pria (merk C). The paracetamol were not detected in jamu buah merah (merk D) and jamu daun mujarab (merk E). Jamu with paracetamol containing does not meet the requirements of the Minister of Health Regulation No. 003/Menkes/PER/I/2010 about Jamu. Hopefully this research can be continued by using quantitative methods.
PENGARUH PIK-REMAJA TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI, SIKAP SEKSUAL PRA NIKAH DAN PERILAKU SEKSUAL REMAJA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI KOTA BANDA ACEH Najallaili Najallaili; Wardiati wardiati
Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 8, No 3 (2021): JURNAL KESMAS (KESEHATAN MASYARAKAT) KHATULISTIWA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jkmk.v8i3.2797

Abstract

Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-Remaja) dikembangkan BKKBN untuk menjadi wadah berbagai informasi dan pelaksanaan konseling bagi remaja. PIK-Remaja juga menjadi salah satu tempat untuk memberikan edukasi bagi para remaja tentang Kesehatan reproduksi, persiapan pernikahan dan hal – hal lainnya yang berhubungan dengan persiapan remaja menuju usia dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan, sikap dan perilaku seksual remaja anggota PIK-Remaja dan bukan anggota PIK-Remaja di Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan desain Cross-sectional dengan populasi terdiri dari siswa SMA kelas XI yang tergabung dalam PIK-Remaja dan siswa yang tidak tergabung dalam PIK-Remaja. Jumlah sampel total sebanyak 268 terdiri dari 134 sampel siswa yang tergabung dalam PIK-Remaja dan 134 siswa yang tidak berpartisipasi dalam PIK-Remaja. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Uji statistik yang digunakan adalah t-test. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa terdapat perpedaan yang signifikan (p<0.05) pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, sikap dan perilaku seksual antara siswa yang mengikuti PIK-Remaja dan yang tidak mengikuti PIK-Remaja. PIK-Remaja dianggap efektif untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang Kesehatan reproduksi, menciptakan lingkungan yang positif sehingga siswa memiliki sikap yang positif dan mencegah perilaku seksual berat di kalangan remaja.
Studi Komparatif Tingkat Stress, Kualitas Tidur dan Interaksi Sosial pada Lansia yang Tinggal di Komunitas dan Lansia Penghuni UPTD Rumoh Seujahtera Geunaseh Sayang Banda Aceh Wardiati Yusuf; Humairah Lutfia; Nopa Arlianti; Putri Ariscasari
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2022): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v7i1.192

Abstract

Proses penuaan pada manusia menimbulkan berbagai permasalahan diantaranya adalah permasalahan psikologis, gangguan tidur dan penarikan diri dari lingkungan. Berbagai hasil penelitian telah menemukan hubungan permasalahan-permasalahan yang dialami lansia tersebut berkaitan erat dengan kondisi tempat tinggal lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat stress, kualitas tidur dan interaksi sosial pada lansia yang tinggal di komunitas dan panti sosial UPTD Rumoeh Seujahtera GEunaseh Sayang Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan desain potong lintang. Populasi terdiri dari lansia yang tinggal di panti dan lansia yang tinggal di Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh. Sampel lansia yang tinggal di panti ditetapkan dengan menggunakan metode total populasi. Sedangkan sampel lansia yang tinggal di komunitas ditetapkan dengan metode purposive sampling dengan rasio 1:1. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat dan uji statistik yang digunakan adalah Mann whitney. Hasil penelitian menemukan tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada kualitas tidur dan interaksi sosial pada kedua kelompok yang diteliti (p-value: >0.05). Sedangkan variabel tingkat stress memperlihatkan perbedaan yang bermakna (p-value: 0.001). Diharapkan kepada keluarga untuk dapat memperhatikan permasalahan-permasalahan yang dapat memicu stress pada lansia, dan kepada pemerintah diharapkan dapat menyediakan program-program yang dapat mencegah kejadian stress pada lansia terutama lansia yang tinggal di komunitas.
Edukasi tentang Covid-19 dengan Membaca Nyaring Komik Seri Korona kepada Siswa Sekolah Dasar Muhammadiyah Banda Aceh Wardiati Yusuf
Empowerment : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 03 (2022): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v5i03.5241

Abstract

Covid-19 has infected all age groups. Children and teenagers, however, are the most vulnerable group because they have lack knowledge about Covid-19 dan how to prevent the infection. Many research findings have shown that children and teenagers in Indonesia have the highest Covid-19 fatality rate in the world. It indicates that health promotion regarding Covid-19 to these groups is ineffective and insufficient. This activity aims to educate children (1st and 2nd-grade students) in Muhammadiyah Elementary School in Banda Aceh regarding Covid-19 through reading aloud comic Korona series. The health promotion method implemented in this activity was health promotion in a small group. The participants were 1st and 2nd-grade students in Muhammadiyah Elementary School in Banda Aceh. The total number of participants was 28 students. The result showed that the students have high enthusiasm to participate in reading aloud Korona series comics and also actively asked many questions related to Covid-19. The parties responsible for health promotion are suggested to carry out similar activities on an ongoing basis. Therefore, students have adequate knowledge and are well-informed about Covid-19 transmission prevention.
PEMETAAN SOSIAL PENDAMPINGAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) PT. XYZ DI DESA MEUNASAH MESJID KECAMATAN ACEH BESAR Nasrul Z.; Aulina Adamy; Wardiati Wardiati; Taufik Taufik
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus 2022 - Januari 2023
Publisher : Lembaga Otonom Lembaga Informasi dan Riset Indonesia (KITA INFO dan RISET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jpmn.v2i2.712

Abstract

PT. XYZ is a state company located in Lhoknga, Aceh Besar District. Before being able to decide on a corporate social responsibility (CSR) program, a social mapping is needed so that the CSR program is right on target. Social mapping was carried out through the Rapid Rural Appraisal method with in-depth interviews and descriptive analysis. The population is the Meunasah Mesjid village community in Lhoknga District. A total of 20 selected resource persons: village heads, village leaders, mosque priests, youth leaders, PKK (Family Welfare Empowerment) heads, farmers, fishermen, ranchers, tourism business actors, BUMG heads (village-owned enterprises), health cadres, organizational management, women leaders, small businesses, day laborers, and employees of PT. XYZ. The results found that all groups/organizations came from the village itself. Figures have better formal and religious education so they have access to local and even national levels. The main livelihood is generally working in the scope of PT. XYZ as contractor and partner. The rest work as seasonal farmers and cake makers.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI GANGGUAN PENDENGARAN PADA PEKERJA PABRIK KELAPA SAWIT PT DELIMA MAKMUR KECAMATAN SINGKIL UTARA KABUPATEN ACEH SINGKIL TAHUN 2022 Dion Aulia Putra; Putri Ariscasari; Wardiati Wardiati
Jurnal Real Riset Vol 4, No 3 (2022): Oktober 2022
Publisher : Jurnal Real Riset

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to find out what factors influence hearing loss in workers at the PT Delima Makmur Palm Oil Mill factory, North Singkil District, Aceh Singkil Regency in 2022." This research is descriptive analytical research with cross sectional approach. The population in this study were all palm oil factory workers at PT Delima Makmur, North Singkil District in 2022, amounting to 98 people. The sample in this study is the total population. Data were collected using a questionnaire and then analyzed using simple linear regression. The results of the study showed that the results of a simple linear regression test showed that there was an effect of working period p = 0.001 with hearing loss and no effect of working age p = 0.213, no effect of length of exposure per day p = 0.225, and no effect of using APT p = 0.392 with hearing loss in oil palm factory workers PT Delima Makmur North Singkil District, Aceh Singkil Regency in 2022. This means that one variable has an influence and four variables have no effect on hearing loss in oil palm factory workers PT Delima Makmur North Singkil District Aceh Singkil Regency 2022.Keywords: Hearing Loss, Age, Working Period, Use of APT.
Analisis Risiko Keselamatan Kerja Mengunakan Metode Hazard Identification, Risk Assesment Dan Risk Control (HIRARC) Pada Divisi Mechanical Engineering PDAM Tirta Daroy Kota Banda Aceh Tahun 2022 Mariah Qibti, Wardiati, Dedi Andria
Journal of Health and Medical Science Volume 1 Nomor 3 Juli 2022
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecelakaan akibat kerja adalah kecelakaan yang terjadi disebabkan oleh pekerjaan atau pada waktu pelaksanaan kerja di suatu perusahaan. Keselamatan kerja beresiko pada segala tempat kerja, baik di darat, di permukaan air, di dalam tanah di dalam air maupun di udara. Dalam hal ini tempat kerja yang mengunakan mesin, pesawat, alat perkakas, peralatan atau instalasi yang berbahaya atau dapat berisiko mengakibatkan kecelakaan, kebakaran atau ledakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar risiko dan mengetahui pengendalian risiko mengunakan metode Hazard Identification, Risk Assesment Dan Risk Control (HIRARC) pada Divisi Mechanical Engineering PDAM Tirta Daroy Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasional dan wawancara. Populasi dalam penelitian ini adalah pekerja yang bekerja di bagian mechanical engginering. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah total populasi sampel sebanyak 3 pekerja untuk diwawancarai yang mampu mewakilo dari seluruh pekerja. Proses pendataan selama empat hari, mulai 23-26 November 2021. Analisis risiko dilakukan dengan metode HIRARC. Hasil dari penelitian indetifikasi bahaya aktivitas water intake terdapat pada pembersihan dan perbaikan saringan sampah dan pergantian pompa intake, penilaian tingkat risiko pada paling banyak terdapat pada kategori risiko high sebesar 42,8%, pada kategori risiko extreme dan risiko medium seimbang yaitu sebesar 28,5% pengendaliannya yaitu rekayasa engineering, pengendalian administratif dan APD. Identifikasi bahaya aktivitas mesin distribusi terdapat pada pergantian dan pengecekan mesin distribusi, tingkat risiko paling banyak terdapat kategori risiko extreme sebesar 60% sedangkan risiko high sebesar 40% pengendaliannya yaitu pengendalian administratif dan APD. Identifikasi bahaya aktivitas workshop terdapat pada gerenda, bekerja di ketinggian, perawatan mesin, housekeeping ingkat risiko pada paling banyak terdapat kategori risiko high sebesar 71,4% sedangkan untuk risiko extreme dan medium seimbang sebesar 14,2% pengendaliannya yaitu rekayasa engineering, pengendalian administratif dan APD. Berdasarkan temuan di lapangan banyak pekerja yang tidak mengunakan alat pelindung diri (APD) disarankan untuk wajib mengunakan alat pelindung diri saat bekerja, perusahaan harus menyediakan alat pelindung diri sesuai kebutuhan pekerja serta memasang rambu-rambu K3 di zona berbahaya.