JURNAL TEKNOLOGI PANGAN, Jariyah
UPN VETERAN JAWA TIMUR

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN TEPUNG BUAH MANGROVE JENIS PADADA (SONNERATIA CASEOLARIS) PADA KELOMPOK TANI MANGROVE DI WONOREJO TIMUR SURABAYA (Technology application of processing mangrove fruit flour species of pedada (Sonneratia caseolaris) on farmers JURNAL TEKNOLOGI PANGAN, Jariyah; Nurismanto, Rudi
REKAPANGAN Vol 10, No 2 (2016): REKAPANGAN
Publisher : UPN VETERAN JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKMengingat semakin pentingnya arti kesehatan bagi masyarakat terutama dipedesaan, maka perlu ada langkah-langkah inovatif dalam mengembangkan sumberdaya lokal seperti buah mangrove jenis pedada. Kelompok tani mangrove “ KAMPUNGMINA MANGROVE” telah memanfaatkan buah pedada untuk sirup dan sisa hasilpengolahan berupa ampas diproses menjadi tepung dan diaplikasikan untuk produkmakanan. Namun produk tepung dari ampas tersebut tidak memiliki nilai fungsionalkarena salah proses pembuatannya. Sehingga melalui program PTbM ini akandilakukan proses pengolahan tepung pedada yang memiliki nilai fungsional. Metodeuntuk memfasilitasi peningkatan ketrampilan kelompok tani mangrove tersebut yaitumemberikan sosialisasi, pelatihan pengolahan tepung dan metode pendampingan.Pelatihan ini lebih mengedepankan partisipasi aktif kelompok tani mangrove sertamemberikan pendampingan untuk keberlanjutan kegiatan produksi tepung pedada.Hasil pelatihan menunjukkan bahwa kelompok tani mangrove terampil dalammenggunakan alat pengering kabinet yang awalnya dilakukan secara manual.Bertambahnya wawasan para kelompok tani mangrove tentang manfaat tepung buahpedada terhadap kesehatan, dan aplikasinya pada produk pangan. Metodependampingan dapat memberikan dampak dalam memproduksi tepung buah pedada.Kata kunci : teknologi pengolahan, tepung pedada, petani mangrove, Wonorejo TimurABSTRACTGiven the growing importance of health for society, especially in rural areas, itis necessary innovative steps in developing local resources such as mangrove fruitspecies of pedada. Farmers group of mangrove call "KAMPUNG MINA MANGROVE"has utilized pedada fruit to produce syrup, the waste product from it was processedinto the flour and applied to food products. However, flour products from the wastedidn’t have functional value because there were many mistake in the process, so thePTbM program that is the solution of it. Methods of program used to facilitate theincreasing skills of the mangrove farmer groups i.e., provide socialization, trainingprocessing of the flour mangove and mentoring activities. The training emphasizes theactive participation of farmers group mangrove as well as provide assistance to thesustainability of production activities pedada flour. The results showed that the farmersgroup of mangrove being skilled in operating cabinet dryer that previously wasmanually, the increase of knowledge about function of pedada flour toward health, andits application pedada flour in food products. Mentoring methods can provide producingpedada flour.Keywords: processing technology, pedada flour , mangrove farmers, Wonorejo Timur village
SIFAT FISIKOKIMIA DAN ORGANOLEPTIK KERIPIK SIMULASI TALAS (KAJIAN PROPORSI TALAS:TEPUNG TAPIOKA DAN PENAMBAHAN NaHCO 3) JURNAL TEKNOLOGI PANGAN, Rosida; JURNAL TEKNOLOGI PANGAN, Jariyah; O.W, Pamungkas
REKAPANGAN Vol 10, No 2 (2016): REKAPANGAN
Publisher : UPN VETERAN JAWA TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKeripik simulasi adalah keripik yang dibuat dari bahan baku tepung melaluiproses pengadonan tepung, pembuatan lembaran tipis, pencetakaan lembaran danpenggorengan Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh proporsitalas:tapioka dan penambahan Natrium Bikarbonat sehingga diperoleh produk yangbermutu dan dapat diterima oleh konsumen.Penelitian ini menggunakan RancanganAcak Lengkap (RAL) dengan dua faktor, faktor pertama adalah proporsi talas:tapiokayaitu (90:10), (80:20), (70:30) dan faktor kedua adalah konsentrasi Natrium Bikarbonat1%; 2% dan 3% dan masing-masing faktor diulang sebanyak tiga kali. Hasil analisismenunjukkan perlakuan terbaik proporsi talas:tapioka (80:20) dengan penambahanNaHCO3 2% yang menghasilkan keripik simulasi talas dengan kadar air 11,27%, pati52,38%, serat kasar 2,39%, rendemen 62,57%, volume pengembangan 143,33, dayapatah 2,92 N/cm2. Hasil uji hedonik menunjukkan total ranking kerenyahan 79 (suka),warna 80 (suka), dan rasa 71 (agak suka).Kata kunci : talas, tapioka, NaHCO3, ebi, keripik simulasiABSTRACTChips Simulation is chips Made From raw material powder through process ofkneading flour, Thin Sheet Making, pencetakaan Gazette and frying Research Singeraims to review study the effect of the proportion of taro: tapioca and disposals Sodiumbicarbonate so Products Quality and can be received by customer. The singerresearch using completely randomized design (CRD) with prayers factors, first factor isthe proportion of taro: Namely tapioca (90:10), (80:20), (70:30) And the second factoris the concentration of sodium bicarbonate 1%; 2% and 3% and each factor wasrepeated three times. Best treatment analysis showed the proportion of taro: tapioca(80:20) with disposals NaHCO3 2% The yield taro chips Simulation with air content of11.27%, 52.38% starch, crude fiber 2.39%, the yield of 62.57% Volume development143.33, broken power of 2.92 N / cm2. Hedonic test results show ranked numberkerenyahan 79 (Suka), color 80 (Suka), and taste 71 (Kinda Like).Keywords: taro, tapioca, NaHCO3, dried shrimp, chips Simulation