Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

REVITALISASI MASYARAKAT URBAN/PERKOTAAN MELALUI OLAHRAGA PETANQUE Okilanda, Ardo
Halaman Olahraga Nusantara (Jurnal Ilmu Keolahragaan) Vol 1, No 1 (2018): HON Edisi Januari
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (700.887 KB) | DOI: 10.31851/hon.v1i1.1505

Abstract

AbstrakKehidupan di Indonesia, kita mengenal masyarakat desa dan kota yang merupakan bentuk berbeda dari gambaran masyarakat Indonesia. Biasa kita sebut masyarakat urban/perkotaan (daerah perkotaan). Kelompok masyarakat urban/perkotaan pada banyak kehidupan lebih sering dalam keadaan yang bisa dikatakan jauh dari bermasyarakat, Manusia bukan hanya sekedar jasmani yang nampak pada umumnya secara kasat mata, namun juga memiliki spirit di dalam dirinya. Hal ini seringkali disebut dengan body, mind, dan soul. Maka dari itu yang akan menjadi bagian penting dalam aspek Revitalisasi kali ini adalah komunikasi dalam kehidupan masyarakat urban/perkotaan. Pada abad pertengahan, permainan Petanque telah dimainkan diseluruh eropa dikenal dengan sebutan boules. Pada abad ke-14, Raja Henri III dari Inggris, Raja Charles IV dan V melarang permainan Boules dan digantikan dengan bermain panah. Petanque adalah olahraga yang diputar secara bertiga (triple) tetapi dapat juga dimainkan secara individu (single) atau berdua (double). Petanque adalah olahraga baru bagi Indonesia yang dipertandingkan di SEA GAMES XXVI/2011 di Palembang, Indonesia. Terbentuknya Federasi Olahraga Petanque Indonesia pada tanggal 18 Maret 2011. Berdirinya Venue Petanque di komplek olahraga Jakabaring yang representatif sebagai pusat pelatihan dan pembinaan. Pemanfaatan aset Petanque pasca SEA GAMES. Sehingga pada pemikiran penulis kali ini penting sekali melakukan revitalisasi pola kehidupan daripada masyarakat urban/ perkotaan dengan olahraga petanque, menjadi semacam perubahan yang harus didukung oleh lingkungan masyarakat sekitar di komplek polygon Palembang. Olahraga petanque merupakan salah satu media yang efektif didalam revitalisasi komunikasi masyarakat urban/perkotaan/ perkotaan, hal ini dikarenakan karakteristiknya yang umum dan juga dapat dijadikan kegiatan yang rutin. Kata Kunci: Masyarakat Urban, Revitalisasi, Olahraga Petanque
Sosialisasi Petanque Sebagai Olahraga Masa Kini Okilanda, Ardo; Arisman, Arisman; Lestari, Hikmah; Lanos, Muhsana El Cintami; Fajar, Mutiara; Putri, Siti Ayu Risma; Sugarwanto, Sugarwanto
BAGIMU NEGERI : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : BAGIMU NEGERI : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7.6 KB) | DOI: 10.26638/jbn.638.8651

Abstract

The result of this sports socialization based Society Serving activity is increasing the knowledge and made the students understanding the benefits of Petanque. So, the students can produce a proud achievement against Senior High School 1 OKU, especially in sports. After the socialization, the students are expected more enthusiastic and willing to practice Petanque and can determine which sports are right to be followed in the future. All in all, the seeds of best athlete are rising since in Senior High School level.Keywords: Petanque, Socialization, Senior High School
PERBEDAAN PENGARUH METODE LATIHAN DAN MOTIVASI BERLATIH TERHADAP TEKNIK DASAR SEPAKBOLA SEKOLAH SEPAKBOLA BEJI TIMUR U-13 Okilanda, Ardo; Dlis, Firmansyah; Humaid, Hidayat; Putra, Dede Dwiansyah
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol 6 No 1 (2020): June
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v6i1.280

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan pengaruh metode blocked practice, random practice dengan motivasi berlatih tinggi dan rendah terhadap kemampuan teknik dasar sepakbola. Penelitian ini menggunakan treatment by level 2 x 2. Sampel dengan 40 siswa Sekolah sepakbola Beji Timur U-13. Teknik analisis data adalah analisis varians dua jalur (ANAVA) dan selanjutnya dilanjutkan dengan uji Tuckey pada tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menjawab (1). Ada perbedaan pengaruh siginifikkan metode blocked practice (A1) motivasi latihan tinggi dengan random practice (A2) motivasi latihan tinggi terhadap kemampuan teknik dasar sepakbola blocked practice (X=51,801 ; SD=7,135) lebih tinggi dari metode random practice (X=48,198 ; SD=5,514). (2). Ada perbedaan pengaruh signifikkan metode blocked practice (A1) motivasi latihan rendah dengan random practice (A2) motivasi latihan rendah terhadap kemampuan teknik dasar sepakbola metode blocked practice motivasi berlatih rendah Qo = -2,369 dan Qt = 3,89 lebih rendah dari nilai teknik dasar dalam sepakbola metode random practice motivasi berlatih rendah. Aspek motivasi interinsik dan ekstrinsik perlu yang lebih luas.
PENGARUH LATIHAN KELENTUKAN STATIS TERHADAP SENAM LANTAI FORWARD ROLL PADA ATLET USIA DINI EXSTUDIO BODY SHAPE CENTER PALEMBANG Sugarwanto, Sugarwanto; Okilanda, Ardo
Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training) Vol 4, No 1 (2020): Journal of S.P.O.R.T
Publisher : Pendidikan Jasmani Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/sport.v4i1.1735

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh latihan kelentukan statis terhadap senam lantai forward roll atlet usia dini exstudio body shape center palembang. Metode penelitian yang digunakan metode eksperimen model one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah semua atlet usia dini exstudio body shape center yang berjumlah 41 atlet didapat dari dua kali hasil tes terhadap subjek penelitian, yaitu tes awal (pretest) dan tes akhir (posttest), bentuk tes yang dilaksanakan yaitu instrument tes forward roll. Teknik analisis data yang digunakan adalah menggunakan teknik statistik deskriptif model distribusi frekuensi, uji normalitas data, dan uji hipotesis yang berpedoman pada rumus uji t. Berdasarkan hasil analisis terhadap semua data yang terkumpul, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh latihan kelentukan statis terhadap senam lantai forward roll pada atlet usia dini exstudio body shape center palembang. Pernyataan tersebut dapat dibuktikan dengan melihat dan membandingkan nilai rata-rata hasil tes awal (pretest) yaitu 54,02 dengan nilai rata-rata hasil tes akhir (posttest) yaitu 74,5. Selain itu juga didukung oleh hasil uji hipotesis terhadap data pretest dan posttest dimana didapat thitung (20,04) ttabel (2,02). Sesuai dengan kriteria pengujian hipotesis yang telah dirumuskan, dimana jika thitungttabel maka terima hipotesis yang menyatakan bahwa ada pengaruh latihan kelentukan statis terhadap senam lantai forward roll pada atlet usia dini exstudio body shape center Palembang.