Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PRODUCTION OF BASIC MATERIAL CARRAGEENAN HYDROGEL USING POLYMER BASED POLYVINYL ALCOHOL (PVA) Nurrahmi, Febi; Siregar, Yusni Ikhwan; Fransiska, Dina
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan Vol 4, No 1 (2017): Wisuda Februari Tahun 2017
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia has a local source of raw materials based on natural polymer hydrogel, ie seaweed the number and type of abundant. One of processed seaweed products of high economic value is carrageenan. Synthesis of carrageenan-based hydrogels prepared from local seaweed is still not widely used. Based on the properties that can proved a cooling effect and moisture of water is also restricted by the hydrogel. This research aims to develop the use of carrageenan from seaweed into a hydrogel wound dressings. The current study analysis further the quality of the resulting hydrogel using κ and τ-carrageenan than the optimal concentration of PVA in producing the hydrogel. Well studied conducted with concentration κ and τ -carrageenan (6:4) 3%, and the addition of PVA polymer concentration formulation (7.5%; 10%; 12.5%; 15%), and irradiated using γ-rays at a dose 15 kGy (dose rate of 2.5 kGy / h). Characterization measured include the value of the ratio swelling, gel fraction and tensile strength. The test results hydrogel formulations with increasing concentration of 12.5% PVA ratio swelling 416.58%, 67.39% gel fraction and tensile strenght of 3.48 kg / cm2.Key words: τ-carrageenan, κ-carrageenan, hydrogels, irradiation, hydrogel, a polymer PVA (Polyvinyl Alcohol)
Karakteristik Edible Film dari Komposit Alginat, Gluten dan Lilin Lebah (Beeswax) Murdinah, Murdinah; Darmawan, Muhamad; Fransiska, Dina
Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan Vol 2, No 1 (2007): Juni 2007
Publisher : Balai Besar Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jpbkp.v2i1.30

Abstract

ABSTRAKPenelitian pembuatan edible film dari komposit alginat, gluten dan lilin lebah telah dilakukan. Pada percobaan ini dilakukan variasi rasio kompositnya (alginat : gluten : lilin lebah) masingmasing (A) : 1 : 1 : 1; (B) : 1 : 1: 2; (C) : 1 : 2 : 1 dan (D) : 2 : 1 : 1. Karakteristik edible film yang diamati adalah sifat fisik (ketebalan, kuat tarik, persen pemanjangan dan laju transmisi uap air), kadar air, dan pengujian organoleptik (warna, penampakan dan tekstur). Dari hasil penelitian diketahui bahwa komposit edible film tidak berpengaruh terhadap kadar air, ketebalan, dan kuat tarik tetapi berpengaruh nyata terhadap persen pemanjangan dan laju transmisi uap airnya. Pada ujiorganoleptik, variasi rasio komposit tidak berpengaruh nyata terhadap warna, penampakan dan tekstur.
Pengaruh Penambahan Karaginan Untuk Formulasi Tepung Puding Instan Darmawan, Muhamad; Peranginangin, Rosmawaty; Syarief, Rizal; Kusumaningrum, Indah; Fransiska, Dina
Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan Vol 9, No 1 (2014): Juni 2014
Publisher : Balai Besar Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jpbkp.v9i1.102

Abstract

Penelitian pengaruh penambahan karaginan untuk formulasi tepung puding instan telah dilakukan. Percobaan yang dilakukan adalah penentuan perbandingan kappa dan iota karaginan (3:1, 2:1, 1:1, 1:2, 1:3) untuk formulasi pembuatan tepung puding instan dan formulasi tepung puding instan berdasarkan perbandingan kappa dan iota karaginan yang terpilih. Dari variasi percobaan yang digunakan, perbandingan kappa dan iota karaginan 1:1 merupakan perbandingan yang paling baik untuk digunakan dalam formulasi tepung puding instan karena memiliki kekuatan gel yang mendekati kekuatan gel puding komersial serta nilai sineresis yang terendah. Perbandingan konsentrasi karaginan, mocaf dekstrin dan KCl dalam formulasi tepung puding instan tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap kekuatan gel maupun karakteristik sensori kenampakan, aroma dan rasa dari puding instan yang dihasilkan. Namun demikian, formulasi tepung puding instan memberikan pengaruh yang nyata untuk karakteristik tekstur puding instan yang dihasilkan. Berdasarkan analisis fisik (kekuatan gel) dan sensori (kenampakan, aroma, tekstur, dan rasa) didapatkan perlakuan terbaik yaitu penggunaan karaginan 1,23%, perbandingan tepung mocaf-dekstrin 0,5 : 0,5 dan KCl 0,45 gram.