Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Early Childhood Education : In The Past, Present and Future Syafrida, Rina; Maryati, Mimin; Permana, Hinggil
JECCE (Journal of Early Childhood Care and Education) Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.263 KB) | DOI: 10.26555/jecce.v2i2.1016

Abstract

This study aims to analyze the early childhood education development in the past in terms of the establishment history of an institution, the early childhood education development and implementation today and the early childhood education development in the future is seen based on the needs analysis and expectations of parents and educator. The study was conducted for 3 months from February to April 2019 at the Global Islamic School institution, on Jalan Raya Condet, East Jakarta. The research method is a qualitative approach with a case study strategy that aims to research natural object conditions, researchers act as key instruments, triangulation data collection techniques, inductive data analysis and qualitative research results emphasize more on meaning than generalization. The conclusion obtained is that the Global Islamic School combines two main concepts, namely the formation of the character of a Muslim with a global insight and combines the 4 concepts of the nature of the child, namely the heart, mind, exercise and feeling in helping children develop their potential and abilities.
BADAN HUKUM PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF EKONOMI PENDIDIKAN Maryati, Mimin
Jurnal Administrasi Pendidikan Vol 9, No 1 (2009): Jurnal Administrasi Pendidikan Vol.IX No.1 April 2009
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam menanggapi setiap kebijakan pemerintah khususnya masalah pemberlakuan UU BHP, kita sebagai masyarakat pendidikan perlu memahami dan mendalami arah dan tujuan diberlakukannya undang-undang tersebut. Undang-undang BHP telah mengisyaratkan untuk upaya optimalisasi pembiayaan dan anggaran pendidikan khususnya pendidikan tinggi. Sehingga apabila ditinjau dari persfektif ekonomi pendidikan diharapkan pemberlakuan UU BHP akan membantu tingkat partisipasi masyarakat khususnya mahasiswa kurang mampu untuk tetap mengikuti pendidikan tinggi sesuai dengan tujuan program pemerintah dalam bidang pendidikan yang meliputi; pemerataan pendidikan, perluasan akses dan informasi, serta penguatan daya saing, akuntabilitas dan pencitraan publik.Pendidikan memberikan pengaruh pada pertumbuhan ekonomi (growth) dengan berdasarkan pada fincmcing as facilitating. Pendidikan merupakan investment in human Capital dalam bentuk economic values yang dikendalikan oleh human factors yang memiliki cualification dan sumber daya manusia yang memadai. Ekonomi pendidikan memberikan pandangan yang mempelajari interrelationship antara ekonomi dan pendidikan. Sedangkan pendidikan memiliki nilai privat henefit dan social benefit; yang mesti diatur oleh sebuah undang-undang yang dapat memberikan arah dan tujuan yang jelas dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi untuk mencapai achievement yang maksimal.
MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER DI SMA PESANTREN TERPADU HAYATAN THAYYIBAH KOTA SUKABUMI Mimin Maryati
Wahana Karya Ilmiah Pendidikan Vol 3 No 02 (2019): Wahana Karya Ilmiah Pendidikan (Juli-Desember)
Publisher : Pasca Sarjana FAI UNSIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter yang dilaksanakan di sekolah yang mewajibkan siswanya tinggal di asrama merupakan sebuah solusi untuk menanamkan nilai-nilai karakter melalui pola pengasuhan dan keteladanan, dimana pihak sekolah dapat melaksanakan pola pengasuhan sepanjang hari dan kepala sekolah serta guru-guru bertindak sebagai tokoh-tokoh teladan yang dapat diteladani oleh para siswa selama berada dalam lingkungan pendidikan tersebut. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui Manajemen pendidikan karakter yang dilaksanakan di SMA Pesantren Terpadu Hayatan Thayyibah Kota Sukabumi melalui pola pengasuhan dan keteladanan dengan harapan output dari pendidikan adalah siswa SMA yang memiliki karakter kuat sedangkan outcome-nya adalah siswa SMA Pesantren Terpadu Hayatan Thayyibah Kota Sukabumi yang menjadi sumber teladan bagi siswa lainnya, dalam penelitian ini yang menjadi raw input-nya adalah siswa pada SMA yang memiliki karakter rendah sedangkan dalam pelaksanaannya SMA Pesantren Terpadu Hayatan Thayyibah Kota Sukabumi menerapkan manajemen pendidikan karakter melalui pola pengasuhan dan keteladanan, instrumental input dalam penelitian ini berupa kebijakan pemerintah tentang pendidikan, kebijakan yayasan dan sekolah, visi dan misi sekolah, peraturan dan tata tertib yang berlaku di sekolah maupun asrama, sistem nilai yang berlaku di sekolah, keteladanan pendidik dan tenaga kependidikan serta para pengasuh asrama. Pengaruh lain yang akan berdampak pada proses pendidikan karakter di SMA Pesantren Terpadu Hayatan Thayyibah Kota Sukabumi adalah environment input yaitu pola pengasuhan dalam lingkungan keluarga, budaya sekitar sekolah dan globalisasi informasi.
PKM PEMBINAAN GURU SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DALAM PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER (PPK) DI SMK NEGERI 1 KARAWANG Mimin Maryati; Taufik Mustofa; Hinggil Permana
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021): Juni 2021
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.34 KB) | DOI: 10.32832/abdidos.v5i2.861

Abstract

Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Karawang sebagai salah satu sekolah unggulan yang berada di kabupaten Karawang, Jawa Barat sangat konsen dan mendukung program pemerintah tentang penguatan Pendidikan karakter di sekolah. Akan tetapi tujuan ideal pendidikan SMK saat ini masih dikategorikan masih jauh dari kenyataan, realitas yang tergambar saat ini di SMK Negeri 1 Karawang ialah masih kurangnya keteladanan karakter guru kepada siswa, rendahnya pemahaman guru tentang Pendidikan karakter, serta kurangnya pelatihan dan pembinaan bagi guru untuk memahami pentingnya pendidikan karakter. Hal tersebut mendorong pengusul proposal memadukan ide-ide dan gagasan-gagasan dalam menyelesaikan permasalah tersebut dalam kegiatan seminar dan pembinaan guru sekolah menengah kejuruan (SMK) dalam penguatan Pendidikan karakter di SMK Negeri 1 Karawang. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini dengan kegiatan seminar dan pendampingan bagi guru sasaran. Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat ini dapat ditarik kesimpulan bahwa pembinaan ini cukup berhasil dimana peserta pelatihan sangat antusias dalam kegiatan pelatihan, hal tersebut bisa dilihat dari prosentase kehadiran guru sasaran yang mencapai 100%. Disamping itu, hasil pendampingan menunjukkan masing-masing guru telah mengembangkan pemahaman dan pengetahuannya terkait Pendidikan karakter di sekolah. Hal tersebut tampak dari hasil angket guru yang telah menerapkan pendidikan karakter di berbagai kegiatan di sekolah baik bersifat intrakurikuler maupun ekstrakurikuler.
PROGRAM PENINGKATAN PENDIDIKAN KARAKTER SISWA PADA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMPN 1 KARAWANG TIMUR Muhammad Ali Ali; Mimin Maryati
Jurnal Al-Ulum : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Ke-Islaman Vol 9 No 1 (2022): al-Ulum: Jurnal pendidikan, penelitian dan pemikiran keislaman
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/alulum.9.1.2022.1-11

Abstract

SMP Negeri 1 Karawang Timur adalah salah satu sekolah menengah pertama yang peduli terhadap pengembangan karakter anak. Demi kelangsungan hidup bangsa ini sudah seharusnya pengembangan karakter dilaksanakan sejak dini. Pendidikan karakter ini memiliki arti suatu usaha yang dilakukan oleh penggerak sekolah, selain dari pihak sekolah usaha ini juga dilakukan bersama dengan orang tua dan anggota masyarakat lain agar anak-anak dan remaja dapat tumbuh menjadi sosok yang memiliki sifat peduli, berpendirian dan bertanggung jawab. Karena terlihat sangat pentingnya pendidikan karakter di sekolah ini maka SMP Negeri 1 Karawang Timur ini menerapkan beberapa program. Dalam hal ini sudah diatur dalam beberapa program peningkatan karakter yang ada di SMP Negeri 1 Karawang Timur. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Berdasarkan peraturan pemerintah UU No. 17 tahun 2007 yang memuat tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Nasional tahun 2005 – 2025. Hasil pembahasan dalam penelitian meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian SMP Negeri 1 Karawang Timur memiliki beberapa program yang bertujuan meingkatkan atau mengambangkan karakter siswa.
Early Childhood Education : In The Past, Present and Future Rina Syafrida; Mimin Maryati; Hinggil Permana
JECCE (Journal of Early Childhood Care and Education) Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jecce.v2i2.1016

Abstract

This study aims to analyze the early childhood education development in the past in terms of the establishment history of an institution, the early childhood education development and implementation today and the early childhood education development in the future is seen based on the needs analysis and expectations of parents and educator. The study was conducted for 3 months from February to April 2019 at the Global Islamic School institution, on Jalan Raya Condet, East Jakarta. The research method is a qualitative approach with a case study strategy that aims to research natural object conditions, researchers act as key instruments, triangulation data collection techniques, inductive data analysis and qualitative research results emphasize more on meaning than generalization. The conclusion obtained is that the Global Islamic School combines two main concepts, namely the formation of the character of a Muslim with a global insight and combines the 4 concepts of the nature of the child, namely the heart, mind, exercise and feeling in helping children develop their potential and abilities.
PENGELOLAAN KEWIRAUSAHAAN DALAM MENINGKATKAN KREATIFITAS PESERTA DIDIK DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Nurvika Bella; Slamet Sholeh; Mimin Maryati
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 4, No 3 (2021): PeTeKa: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v4i3.384-389

Abstract

Pendidikan kewirausahaan sebaiknya ditanamkan dalam diri peserta didik sedini mungkin. Semangat kewirausahaan merupakan sesuatu harus dilalui dengan tahap yang panjang, terlebih lagi bagi mereka yang tidak memiliki pengalaman atau mereka yang tidak berada dilingkungan yang menanamkan jiwa kewirausahaan. Banyak lembaga pendidikan yang hanya mengedepankan akademik tanpa memperhatikan pendidikan kewirausahaan sehingga banyak pula peserta didik yang lulus sebagai tenaga pekerja buka pencipta lapangan pekerjaan. Pada proses pembentukan jiwa kewirausahaan melalui pendidikan, terdapat proses pembentukan karaktker peserta didik melalui pembelajaran dan pembiasaan tentang kewirausahaan  sedini mungkin. Dalam prosesnya  jiwa kewirausahaan akan membentuk kekratifitasan peserta didik dalam berfikir dan bertindak. Melalui kreatifitas tersebut jiwa kewirausahaan peserta didik akan terus menerus berkembang karena dengaan kekreatifitasaan tersebut muncul ide-ide dan permikiran pemikiran yang baru dan lebih inovatif. Keberhasilan suatu pendidikan kewirausahaan dapat dilihat dari berbagai aspek diantaranya : (1) peserta didik mampu mengembangkan ilmu kewirausahaan. (2) lingkungan kelas peserta didik mampu mengembangkan kebiasaan sesuai dengan pendidikan kewirausahaan sesuai dengan yang telah diarahkan. (3) lingkungan sekolah sebagai lingkungan belajar yang bernuansa kewirausahaan
PENGELOLAAN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 2 KARAWANG Lili Amalia; Mimin Maryati
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 4, No 2 (2021): PeTeKa: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v4i2.205-213

Abstract

Madrasah Aliyah Negeri 2 Karawang selalu memaksimalkan sarana dan prasarana pendidikan sesuai dengan kebutuhan peserta didiknya, madrasah merupakan suatu lembaga pendidikan yang memposisikan kepala madrasah sebagai organisator pendidikan. Dalam hal ini sudah diatur dalam peraturan pemerintah. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Bab VII Pasal 42 No 32 Tahun 2013 tentang Standar Nasional Pendidikan, Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2007 tentang Standar Sarana dan Prasarana Pendidikan. Hasil pembahasan dalam penelitian meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, proses pengadaan sarana dan prasarana di Madrasah Aliyah Negeri 2 Karawang dilaksanakan dengan musyawarah terlebih dahulu tentang rencana pengadaan sarana dan prasarana dengan pejabat madrasah dan orang tua peserta didik, pemeliharaan sarana dan prasarana pendidikan di Madrasah Aliyah Negeri 2 Karawang masih kurang optimal yaitu, kurangnya petugas pemelihara sarana dan prasarana pendidikan, penyimpanan sarana dan prasarana pendidikan di Madrasah Aliyah Negeri 2 Karawang masih membutuhkan gudang untuk penyimpanan sarana dan prasarana, agar barang terjaga dengan baik dan aman. Penelitian tentang pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan di Madrasah Aliyah Negeri 2 Karawang bertujuan untuk: (1) mengetahui tentang proses pengadaan sarana dan prasarana pendidikan, (2) mengetahui tentang pemeliharaan sarana dan prasarana pendidikan, (3) mengetahui cara penyimpanan sarana dan prasarana pendidikan yang baik.
PERENCANAAN ANGGARAN DAN PENGEMBANGAN KOLEKSI PERPUSTAKAAN di SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Nandang Nandang; Slamet Sholeh; Mimin Maryati
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 4, No 3 (2021): PeTeKa: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v4i3.377-383

Abstract

Sekolah menengah pertama diharuskan mempunyai sarana dan prasarana perpustakaan yang cukup memadai. Dan data pengunjung siswa nya cukup banyak, oleh karena itu untuk mengoptimalisasikan perpustakaan di sekolah menengah pertama perlu adanya  perencanaan sarana dan prasarana perpustakaan dengan baik. Dalam hal perencanaan sarana dan prasarana perpustakaan ini meliputi perencanaan anggaran, dan perencanaan pengembangan koleksi. selain itu juga perlu memerhatikan sarana dan prasarana apa saja yang dibutuhkan oleh perpustakaan. Metode penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriftif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, perencanaan sarana dan prasarana perpustakaan di sekolah dilaksanakan dengan baik dalam memberikan fasilitas dan bahan pustaka yang lengkap, dengan begitu pengunjung akan terasa nyaman di perpustakaan dan jauh lebih mudah mencari buku. Penelitian tentang Perencanaan sarana dan prasarana perpustakaan di sekolah bertujuan: (1) memahami sarana dan prasarana perpustakaan di sekolah menengah pertama. (2) memahami perencanaan sarana dan prasarana perpustakaan di seekolah menengah pertama.
PENERAPAN MANAJEMEN KELAS DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN PAI Siti Suleha; Slamet Sholeh; Hj. Mimin Maryati
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 4, No 3 (2021): PeTeKa: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v4i3.431-440

Abstract

Manajemen kelas merupakan aspek pendidikan yang sering menjadi perhatian utama guru profesional, guru berperan besar dalam perkembangan pendidikan khususnya yang diselenggarakan secara formal di sekolah. Guru juga menentukan keberhasilan siswa, terutama yang berkaitan dengan proses pembelajaran. Menciptakan kualitas pembelajaran yang nyaman merupakan bagian dari pengelolaan kelas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan manajemen kelas dalam meningkatkan efektivitas proses pembelajaran PAI, bagaimana langkah-langkah manajemen kelas dalam menciptakan proses pembelajaran yang efektif dan faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan manajemen kelas. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: (1) penerapan manajemen kelas dilakukan dengan menata kondisi kelas, mengatur posisi duduk siswa, menyiapkan bahan ajar dan metode pembelajaran, serta menciptakan kedisiplinan siswa. (2) langkah-langkah pengelolaan kelas dalam meningkatkan efektivitas proses pembelajaran, yaitu dengan memotivasi siswa, melibatkan siswa dalam kegiatan belajar mengajar, dan menerapkan disiplin siswa. (3) faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan manajemen kelas yaitu adanya fasilitas seperti ruang kelas, ruang perpustakaan, lapangan, dan masjid sehingga ketika siswa merasa bosan, guru berinisiatif untuk melakukan pembelajaran di luar kelas.Manajemen kelas merupakan aspek pendidikan yang sering menjadi perhatian utama guru profesional, guru berperan besar dalam perkembangan pendidikan khususnya yang diselenggarakan secara formal di sekolah. Guru juga menentukan keberhasilan siswa, terutama yang berkaitan dengan proses pembelajaran. Menciptakan kualitas pembelajaran yang nyaman merupakan bagian dari pengelolaan kelas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan manajemen kelas dalam meningkatkan efektivitas proses pembelajaran PAI, bagaimana langkah-langkah manajemen kelas dalam menciptakan proses pembelajaran yang efektif dan faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan manajemen kelas. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: (1) penerapan manajemen kelas dilakukan dengan menata kondisi kelas, mengatur posisi duduk siswa, menyiapkan bahan ajar dan metode pembelajaran, serta menciptakan kedisiplinan siswa. (2) langkah-langkah pengelolaan kelas dalam meningkatkan efektivitas proses pembelajaran, yaitu dengan memotivasi siswa, melibatkan siswa dalam kegiatan belajar mengajar, dan menerapkan disiplin siswa. (3) faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan manajemen kelas yaitu adanya fasilitas seperti ruang kelas, ruang perpustakaan, lapangan, dan masjid sehingga ketika siswa merasa bosan, guru berinisiatif untuk melakukan pembelajaran di luar kelas.