Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STUDI PENGARUH BAHAN PENUTUP ATAP TERHADAP KONDISI TERMAL PADA RUANG ATAP Rahmat, Amat; Prianto, Eddy; Sasongko, Setia Budi
Jurnal Arsitektur ARCADE Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Arsitektur ARCADE Juli 2017
Publisher : Prodi Arsitektur UNIVERSITAS KEBANGSAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (890.136 KB) | DOI: 10.31848/arcade.v1i1.12

Abstract

Abstract:. The uncomfortable thermal conditions in the building are complained of by the inhabitants due to the inappropriate selection of roofing materials, thus making the building unable to achieve the expected thermal conditions. Selection of appropriate roofing material will help in air cooling process and minimize energy use for cooling space. This study was conducted to determine the thermal conditions of roof space generated from various types of roofing materials that have been determined. The study object of this study is the roof space in residential buildings with a saddle roof shape with a slope of 30O roof angle. Roofing material is tile, asbestos and zinc. The results data show that the average thermal spaces of roof space on tile roofs are 1.91OC-2.31OC lower than the asbestos roof and zinc. Roof tile is also more able to withstand the sun's heat radiation. The average surface tile roof temperature is 0.28˚C lower than the surface temperature of the asbestos roof and 1.55˚C lower than the zinc roof surface temperature. However, the average profile of the lowest roof surface temperature during the daytime is on the asbestos roof (38.71˚C). Keyword: Roofing material, Thermal condition, Roof room Abstrak: Kondisi termal yang tidak nyaman pada bangunan banyak dikeluhkan oleh penghuni karena pemilihan material atap yang tidak sesuai, sehingga menjadikan bangunan tidak dapat mencapai kondisi termal yang diharapkan. Pemilihan material penutup atap yang tepat akan membantu di dalam proses pendinginan udara serta meminimalisir penggunaan energi untuk pendinginan ruang. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kondisi termal ruang atap yang dihasilkan dari berbagai jenis bahan material atap yang sudah ditentukan. Objek studi dari penelitian ini adalah ruang atap pada bangunan rumah tinggal dengan bentuk atap pelana dengan kemiringan sudut atap 30O. Bahan penutup atap adalah genteng, asbes dan seng. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata termal ruang atap pada atap genteng lebih rendah 1.91OC-2.31OC dari atap asbes dan seng. Atap genteng juga lebih dapat menahan radiasi panas matahari. Rata-rata nilai temperatur permukaan atap genteng lebih rendah 0.28˚C dari temperatur permukaan atap asbes dan 1.55˚C lebih rendah dari temperature permukaan atap seng. Namun rata-rata profil temperatur permukaan atap terendah saat siang hari adalah pada atap asbes  (38.71˚C).Kata Kunci: Bahan penutup atap, Kondisi termal, Ruang atap
STUDI EVALUASI MODEL BENTUK ATAP DAN FENOMENA KEBAKARAN PENYEBAB LISTRIK PADA RUMAH TINGGAL MENENGAH KE BAWAH DI PEMUKIMAN PADAT Rahmat, Amat; Prianto, Eddy; Sasongko, Setia Budi
Jurnal Arsitektur ZONASI Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Arsitektur Zonasi Oktober 2018
Publisher : KBK Peracangan Arsitektur dan Kota Program Studi Arsitektur Fakultas Pendidikan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jaz.v1i2.13560

Abstract

Abstract: This research study discusses the phenomenon of fires that occur in several major cities in Indonesia in residential buildings in dense residential areas. In the case of this fire will be evaluated a variety of data on the cause of fire due to short circuit from electricity and record photos of objects typology of the form of residential roofs that burned around the location of the results of reports and documentation of publications media sources both newspapers and online media. Examples of cases of fire that were evaluated and discussed were taken from 2015 and 2018. Keyword: Roof Forms, Causes of Electricity, Homes Abstrak: Studi penelitian ini membahas tentang fenomena kebakaran yang terjadi di beberapa kota besar di Indonesia pada bangunan rumah tinggal yang ada di kawasan pemukiman padat. Pada kasus kebakaran ini akan dievaluasi berbagai data penyebab timbulnya api akibat hubungan arus pendek dari listrik dan merekam foto objek tipologi bentuk atap rumah tinggal yang terbakar di sekitar lokasi hasil dari laporan serta dokumentasi sumber media publikasi baik koran maupun media online. Contoh kasus kejadian kebakaran yang dievaluasi dan menjadi pembahasan diambil dari tahun 2015 sampai dengan bulan Juli 2018.    Kata Kunci: Bentuk Atap, Penyebab Listrik, Rumah Tinggal