Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pengaruh Metode Pemberian Tugas (Resitasi) Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran PKN Kelas IV SDN Mojoroto Kota Kediri Wiguna, Frans Aditia
Ibriez : Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains Vol 2 No 1 (2017): Pendidikan dalam Pembelajaran
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1597.115 KB) | DOI: 10.21154/ibriez.v2i1.25

Abstract

Konsep pembelajaran berakar pada pihak pendidik dan konsep belajar berakar pada pihak peserta didik. Pendidik sebagai pengelola kegiatan belajar mengajar yang efektif. harus mengetahui dan menguasai setiap metode atau model pembelajaran. Guru dapat menggunakan metode tanya jawab, pemberian tugas (resitasi), metode diskusi, dan masih banyak pilihan metode yang dapat digunakan untuk keberhasilan suatu tujuan pendidikan. Oleh karena adanya kesenjangan antara teori dan praktik serta eratnya pemilihan metode pembelajaran yang harus relevan dengan peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa maka menjadi penting untuk memilih dan menerapkan metode pembelajaran yang relevan dan efektif.  Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh metode pemberian tugas (resitasi) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran PKn. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, dengan menggunakan Pretest-Postest yang dilaksanakan di SDN 3 Mojoroto Kota Kediri (Kel. Eksperimen) dan SDN 6 Mojoroto Kota Kediri (Kel. Kontrol), dengan sasaran penelitian adalah siswa kelas IV, selanjutnya teknik analisis t-test digunakan untuk menguji hipotesis. Hasil temuan penelitian adalah: pretest rerata nilai pada kelas kontrol yaitu 51, dan rerata nilai pada kelas eksperimen yaitu 54.  Mean pada tabel statistik Pretest kelompok eksperimen adalah 54,38 dengan Std.  deviation 7,497, dan Std.  deviation 7,594. Sedangkan Mean kelompok kontrol pada tabel statistik Pretest adalah 51,94 dengan Std.  Deviation 8,532 dan kelas kontrol pada tabel statistik postest adalah 66,94 dengan Std.  Deviation 8,234. Nilai rerata hasil belajar menggunakan metode pemberian tugas (resitasi) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa untuk menyelesaikan soal PKn tentang globalisasi dengan menggunakan metode resitasi rerata pada kelas kontrol yaitu 66 dan Mean pada kelas eksperimen yaitu 74. Sehingga dapat disimpulkan adanya pengaruh yang signifikan metode pemberian tugas (resitasi) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran PKn kelas IV SDN Mojoroto Kota Kediri.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA PADA PEMBELAJARAN IPS DI SDN NGADIREJO KOTA KEDIRI Frans Aditia Wiguna; Susi Damayanti
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (849.683 KB) | DOI: 10.29407/jpdn.v3i2.11787

Abstract

The purpose of the research is to know whether the problem-based learning model has an effect on the students' creative thinking ability in the social studies learning material of economic activity. To achieve this objective, the researcher used experimental technique using pretest-posttest control group design design using treatment model based on problem-based learning. Furthermore, the data will be analyzed by t-test comparative analysis. Based on data analysis, it can be concluded that there is a positive effect of problem-based learning model on students' creative thinking ability. The existence of significant difference to students' creative thinking ability between using problem-based learning model and conventional learning model is proven in the acquisition table Mean 79.66 (experimental group)> 70,31 (control group) and test test result of 5,564 based on df 68 t calculate at 5% significance level of 2.00 hence the position of t-test 5,564> t-table 2,00 (α = 0,05). It can be concluded that the probability of error in this study is still below 0.05 with the high t-count price of 5,564 has a significance level of 0.000 which apparently its position is still far below the value α = 0.05. Thus this research succeeded in rejecting H0 at a significance level of 5%. Furthermore it can be concluded that H1 is proven true. It is concluded that the problem-based learning model has a positive effect on the ability of creative thinking on the social studies learning of grade five students of Ngadirejo State Elementary School in Kediri. Keywords: Problem-based learning, creative thinking.
ANALYSYS OF JAVANESE SCRIPT WRITING ERROR IN THE JAVANESE LANGUAGE COURSE (Study At Elementary School Teacher Education Program University of Nusantara PGRI Kediri Class of 2014) Rian Damariswara; Frans Aditia Wiguna
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 4 No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.503 KB) | DOI: 10.29407/jpdn.v4i1.12201

Abstract

Kemampuan menulis aksara Jawa bagi mahasiswa PGSD merupakan salah satu kemampuan yang harus dikuasai. Mengingat, aksara Jawa merupakan bagian dari materi pelajaran bahasa Jawa yang wajib diajarkan di sekolah dasar. Penulisan aksara Jawa tersebut, masih menghadapi kendala yakni masih banyak ditemukan mahasiswa yang mengalami kesalahan penulisan aksara Jawa. Berdasarkan uraian tersebut, penelitian ini mempunyai tujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kesalahan penulisan aksara Jawa mahasiswa PGSD UN PGRI Kediri angkatan 2014. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Teknik pengumpulan data adalah teknik tes. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian yaitu persentase dan deskriptif analitik. Teknik keabsahan data menggunakan trianggulasi. Hasil penelitian dibagi menjadi tiga bentuk, yakni: 1) bentuk kesalahan penulisan aksara lêgêna sebanyak 12 kasus atau 9,5%; 2) bentuk kesalahan penulisan aksara sandhangan sebanyak 80 kasus atau 67,5%; 3) bentuk kesalahan penulisan pasangani sebanyak 28 kasus atau 23%.
Dinamika Industry Tenun Ikat ATBM Bandar Kidul Kediri Jawa Timur Wiguna, Frans Aditia; Permana, Erwin Putera
Efektor Vol 6 No 2 (2019): Efektor Vol 6 No 2 Tahun 2019
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.395 KB) | DOI: 10.29407/e.v6i2.13670

Abstract

Tenun merupakan salah satu kesenian khas Indonesia yang telah berabad-abad hidup dan berkembang, serta mempunyai nilai-nilai filosofi yang menjadi bagian dari kebudayaan Indonesia. Tenun ikat atau kain ikat adalah karya tenun Indonesia berupa kain yang ditenun dari helaian benang pakan atau benang lungsin yang sebelumnya diikat dan dicelupkan ke dalam zat pewarna alami. Alat tenun yang dipakai adalah alat tenun bukan mesin. Kediri merupakan salah satu daerah yang juga memiliki potensi produk tenun ikat dengan produknya Industri tenun di Kediri menjadi salah satu penopang ekonomi sebagian kecil masyarakat. Karena adanya industri tersebut telah menyerap tenaga kerja, meminimalkan pengangguran dan juga berperan sebagai pelestari budaya Indonesia. Untuk mengetahui dinamika industry tenun ikat di Kediri ditarik rumusan masalah (1) Bagaimana perkembangan tenun di Kediri? (2) Bagaimana dinamika industri tenun di kediri?. Perkembangan tenun ikat di Kediri sudah mulai merambat naik. Awal dari kemunculan kain tenun ikat sampai saat ini banyak sekali mengalami perubahan. Dinamika industri tenun ikat yang mengalami pasang surut sudah mulai stabil. Para pengerajin dengan mesin tradisional yaitu alat tenun bukan mesin (ATBM) dapat menciptakan motif naturalisme yang berhubungan dengan alam.
Pengembangan Permainan Berlandaskan Nilai Karakter Keindonesiaan pada Siswa Sekolah Dasar Permana, Erwin Putera; Wiguna, Frans Aditia; Rosalia, Novita Dewi
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 5 No 1 (2019): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2019
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (725.736 KB) | DOI: 10.29407/pn.v5i1.13857

Abstract

In the current era of globalization, science and technology are developing rapidly, so what happens in Indonesia. Concerns of Indonesian people as a pluralistic society have great potential to experience social conflict, currently proven. The SARA political conflict in the 2017 DKI Jakarta Regional Election case plus the political situation before and after the 2019 election is one of the proofs. Therefore education needs to be renewed. The renewal that can be done is the development of the game based on the Indonesian character development. In this research development researchers used two types of data analysis techniques, namely quantitative and qualitative data analysis techniques. Whereas the development research model chosen was the research and education development model developed by Borg and Gall with data collection techniques through observation, questionnaires and questionnaires. In conclusion, the game of Indonesian character values ​​needs to be applied to learning. This is evidenced from the results of the analysis that the implementation of the game at the elementary school level has a high level of validity and practicality. In addition, the play of Indonesian character values ​​can stimulate the enthusiasm and enthusiasm of students in understanding and applying Indonesian characters at the elementary school level and being able to answer the concerns of parents to children about the low moral values ​​due to sara and modern cultural issues.
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif dengan Memanfaatkan Bahan Bekas untuk Guru Sekolah Dasar pada Anggota Gugus 2 Kecamatan Ringinrejo Kabupaten Kediri Soenarko, Bambang; Wiguna, Frans Aditia; Putri, Kharisma Eka; Primasatya, Nurita; Kurnia, Ita; Imron, Ilmawati Fahmi; Damayanti, Susi; Wahyudi, Wahyudi
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 1 No 2 (2018): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.562 KB) | DOI: 10.29407/ja.v1i2.11738

Abstract

Permasalahan klasik seorang guru antara lain adalah terbatasnya dana yang dibutuhkan untuk membuat/merancang media pembelajaran. Umumnya, guru menggunakan dana pribadi untuk memenuhi kebutuhan media pembelajaran yang dibutuhkan. Hal inilah yang menjadi salah satu penghambat terciptanya media-media pembejaran yang kreatif dari para guru. Meskipun demikian, ketidakadaan dana bukan merupakan penghalang apabila guru dapat memanfaatkan bahan-bahan sekitar yang murah, seperti bahan dari barang bekas. Pada kegiatan pengabdian ini akan dilakukan pelatihan pengembangan media pembelajaran dari bahan bekas, sesi pertama adalah presentasi teoritik, dan sesi kedua adalah pendampingan pengambangan media secara mandiri bersama tim fasilitator (tim pengabdian). Sasaran pengabdian ini adalah guru sekolah dasar pada anggota gugus 2, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri dan dilakukan pada tanggal 13, 14, dan 15 Oktober 2017 di SDN Batuaji 2, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri. Materi dan pendampingan tentang pengembangan media pembelajaran dari bahan bekas ini dapat mengahasilkan output berupa produk media pembelajaran dari bahan bekas oleh guru. Guru memiliki wawasan untuk mengembangkan media pembelajaran dari bahan bekas, disamping itu guru memiliki pengalaman dalam melakukan kegiatan pengembangan media pembelajaran dari bahan bekas.Hasil angket kegiatan yang diberikan oleh guru menunjukkan bahwa materi yang disajikan masih kurang terutama tentang alternatif contoh media dari barang bekas yang dapat digunakan untuk menyelesaikan beragam permasalahan di kealas guru, sehingga diharapkan ada pengabdian masyarakat lanjutan untuk menindaklanjuti kekurangan dalam pengabdian masyarakat selanjutnya.
PADMA PANJALU JAYATI MOTIF TENUN IKAT BASED ON THE RELIEFS OF THE KEDIRI KINGDOM TEMPLE Wiguna, Frans Aditia; Permana, Erwin Putera
Jurnal Pendidikan Seni Rupa Undiksha Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.538 KB) | DOI: 10.23887/jjpsp.v10i1.27902

Abstract

Woven cloth is made diverse in various regions in the archipelago, especially in Java Island, where each region has its own uniqueness and special characteristics in terms of motif and colors. the Difference be caused by location geographical, beliefs, customs and the surrounding natural conditions including flora and fauna, each region has certain differences and uniqueness as well as contacts or relationships between regions. “Its history can be observed from the batik motif itself, including painting of plants, animals and stories of antiquity” (Prasetyo, 2010:28). Design is a framework of form or design and motif are a style (Indonesian Dictionary, 1990:200). The stage of analyzing the main problem in this study is the weaving model/ weaving design/ weaving motif with the reliefs of the legacy temples of Kediri Kingdom, this study was reviewed qualitatively. To find out the dynamics of ikat waving design in Kediri, the problem formulation is how do weaving models in Kediri by applying designs/ motifs from temple reliefs? Culture can be observed from two points of view. First, limiting culture from an artistic point of view (temple relief). Second, are looking for a new motif model for Kediri weaving.
IMPLEMENTASI KEDISIPLINAN DI SDN SUKORAME 2 SEBAGAI BEKAL MEMBENTUK PENDIDIKAN KARAKTER PADA SISWA Sindy Kartika; Frans Aditia Wiguna
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jpdn.v6i1.14439

Abstract

Abstrak: SDN Sukorame 2 memiliki komitmen yang kuat untuk mengembangkan karakter siswa. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan implementasi kedisiplinan sebagai bekal membentuk pendidikan karakter pada siswa di SDN Sukorame 2. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian bahwa implementasi kedisiplinan sebagai bekal membentuk pendidikan karakter pada siswa di SDN Sukorame 2 telah dicurahkan kedalam program sekolah yang meliputi: Siswa hadir 10 menit sebelum pelajaran dimulai, siswa memakai seragam sesuai jadwal, mengikuti upacara benderan dengan khidmat, melaksanakan dan mentaati tata tertib sekolah, melaksanakan tugas piket sesuai jadwal.
AUGMENTED REALITY BASED LEARNING MEDIA IN FOTOSYNTHESIS MATERIAL Putri, Kharisma Eka; Wiguna, Frans Aditia
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 5, No 1 (2020): Juni 2020
Publisher : Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppipa.v5n1.p1-5

Abstract

This article contains the results of the design of learning media development based on Augmented Reality (AR) by bringing up virtual objects that use pointer markers. The purpose of this study is to obtain a design of learning media application on material of Photosynthesis based on Augmented Reality. Test this media using a usability measurement tool to measure success and obtain input from users. The results obtained from the design of learning media applications on photosynthetic material based on Augmented Reality are making it easy for users to use real interactions with the percentage of usability obtained by 91.25% and positive responses in the form of user input to interaction techniques in the Augmented Reality media so that input can used to improve the next  media development.Keywords: Augmented Reality 1, photosynthesis 2, usability 3
Pelatihan Pembuatan Soal Kognitif Berbasis Aplikasi Android Kahoot untuk Guru Sekolah Dasar Islam Terpadu Bina Insani Kediri Saidah, Karimatus; Mujiwati, Endang Sri; Permana, Erwin Putera; Wiguna, Frans Aditia; Damayanti, Susi; Mukmin, Bagus Amirul; Hunaifi, Abdul Aziz; Laila, Alfi; Basori, Muhamad; Wahyudi, Wahyudi; Kurnia, Ita
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 6 No 1 (2022): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v6i1.16895

Abstract

This activity aims to provide training to teachers and practice problem making and implementation in elementary schools. So that teachers get direct experience in making problems through the Kahoot application for teachers. The method of carrying out this activity is carried out from the preparation stage to the reporting of activities that take about 1 month. Parties involved in the activity include: 1). Lecturers as speakers and moderators, students as a support team for the implementation of the event. 2). Teachers in SDIT Bina Insani Kediri. Of the 25 teachers who have participated in the training, as many as 17 teachers have submitted the results of the analysis, based on the results of the questionnaire showed 4 teachers stated there were no obstacles in implementing kahoot. While the other 13 stated to experience some obstacles, namely less accustomed to operating kahoot. The advantages of applications when implemented include more interesting and easy to do. Kahoot application can be one of the alternative learning variations. Through the use of kahoot learning outcomes related to the order of the level of truth problems can be more quickly known. Kahoot application is practical, because teachers can directly monitor students who work on problems.