Setiakarnawijaya, Yasep
Universitas Negeri Jakarta

Published : 22 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengaruh Latihan Senam Aerobik Mix Impact terhadap Penurunan Prosentase Lemak Tubuh pada Wanita Penghuni Panti Sosial Karya Wanita Mulya Jaya Pasar Rebo Jakarta Timur Yuliasih Yuliasih; Junaidi Junaidi; Yasep Setiakarnawijaya
Jurnal Segar Vol 3 No 2 (2015): Jurnal SEGAR, Volume 3, Nomor 2, Mei 2015
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.35 KB) | DOI: 10.21009/segar.0302.04

Abstract

PENGARUH LATIHAN SENAM AEROBIK MIX IMPACT TERHADAP PENURUNAN PROSENTASE LEMAK TUBUH PADA WANITA PENGHUNI PANTI SOSIAL KARYA WANITA MULYA JAYA PASAR REBO JAKARTA TIMUR Yuliasih1 Junaidi2, Yasep Setiakarnawijaya2 1Program Studi Ilmu Keolahragaan 2 Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Jakarta, Kampus B, Jakarta Abstrak. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan senam aerobik mix mpact terhadap penurunan prosentase lemak tubuh pada wanita penghuni panti sosial karya wanita Mulya Jaya Pasar Rebo Jakarta Timur. Penelitian ini dilakukan di Panti Sosial Karya Wanita Mulya Jaya Jalan Tat Twam Asi No. 47 Komplek Depsos Pasar Rebo,Jakarta Timur 13760 Telp. (021) 4800631. Pada tanggal 1 April – 15 Mei 2010. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan “One Group Pretest - Posttest Design”. Sampel berjumlah 20 orang dari jumlah keseluruhan populasi wanita penghuni panti sosial karya wanita Mulya Jaya Pasar Rebo Jakarta Timur. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Fat Calliper. Teknik Analisis Data yang digunakan adalah uji-t dengan menghitung nilai t-hitung dibanding dengan t-tabel pada derajat kebebasan n-1 dan pada taraf signifikansi 0,05. Hasil perhitungan prosentase lemak tubuh awal dan akhir setelah latihan senam aerobik mix impact diperoleh selisih rata-rata () 2,96 dengan standar deviasi perbedaan () 0,94. Standar error perbedaan rata-rata () 0,22, dalam perhitungan selanjutnya diperoleh nilai t-hitung 13,45 dan nilai t-tabel 2,09 pada taraf signifikan 0,05, dengan demikian nilai t-hitung > t-tabel yang menunjukkan bahwa hipotesa nihil (H0) ditolak dan hipotesa alternatif (H1) diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa program latihan senam aerobik mix impact dapat menurunkan prosentase lemak tubuh pada wanita penghuni panti sosial karya wanita Mulya Jaya Pasar Rebo Jakarta Timur. Kata kunci : Latihan, Senam Aerobik Mix Impact, Lemak Tubuh.
Perbandingan Efek Kerja Senam Aerobik Mix Impact selama 60 Menit terhadap Penurunan Kadar High Density Lipoprotein (HDL) dalam Darah pada Kelompok Body Mass Index (BMI) Overweight dan Normal Siswa SMAN 3 Depok Wahyu Kurniawan; Junaidi Junaidi; Yasep Setiakarnawijaya
Jurnal Segar Vol 4 No 1 (2015): Jurnal SEGAR, Volume 4 Nomor 1, November 2015
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.161 KB) | DOI: 10.21009/segar.0401.04

Abstract

PERBANDINGAN EFEK KERJA SENAM AEROBIK MIX IMPACT SELAMA 60 MENIT TERHADAP PENINGKATAN KADAR HIGH DENSITY LIPOPROTEIN (HDL) DALAM DARAH PADA KELOMPOK BODY MASS INDEX (BMI) OVERWEIGHT DAN NORMAL SISWA SMA NEGERI 3 DEPOK Wahyu Kurniawan1 Junaidi2, Yasep Setiakarnawijaya2 1Program Studi Ilmu Keolahragaan 2Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Jakarta, Kampus B, Jakarta Abstrak. High-Density Lipoprotein (HDL) adalah kolesterol baik yaitu lipoprotein dengan densitas tinggi, terutama terdiri atas protein. Kadar HDL yang tinggi diasosiasikan dengan rendahnya risiko terkena penyakit jantung. Karna HDL mengandung molekul antioksidan yang dapat mencegah perubahan Low Density Lipoprotein (LDL) menjadi lipoprotein yang cenderung menyebabkan penyakit jantung. Adapun penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui efek kerja senam aerobik mix impact selama 60 menit terhadap peningkatan kadar HDL dalam darah pada kelompok BMI overweight siswa SMA Negeri 3 Depok. (2) mengetahui efek kerja senam aerobik mix impact selama 60 menit terhadap peningkatan kadar HDL dalam darah pada kelompok BMI normal siswa SMA Negeri 3 Depok. (3) membandingkan peningkatan kadar HDL setelah melakukan senam aerobik mix impact selama 60 menit antara kelompok BMI overweight dan normal siswa SMA Negeri 3 Depok. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 3 Depok tanggal 12 Mei 2015. Metode yang digunakan adalah eksperimen “Two Group Pre-test dan Post-test Design”, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling, sampel berjumlah 20 orang dari populasi 180 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji-t independen pada taraf signifikan α = 0,05. Data tes akhir kerja senam aerobik mix impact selama 60 menit pada kelompok BMI overweight dan normal diperoleh standar perbedaan antara dua mean (SEmxmy) = 0,61 nilai tersebut menjadi t-hitung diperoleh = 2,46. Kemudian hasil perhitungan tersebut di ujikan dengan tabel pada derajat kebebasan (dk) = (N1+N2) – 2 =(10+10) – 2 dan taraf kepercayaan 0,05 diperoleh nilai kritis t-tabel 2,10 (t-hitung = 2,46 > t-tabel = 2,101). Kata Kunci: High-Density Lipoprotein (HDL), Body Mass Index (BMI), Senam Aerobik Mix Impact.
Efek Kerja Joging 30 Menit terhadap Penurunan Kadar Gula dalam Darah pada Siswa SMA Muttaqien Jakarta Selatan Furqan Aries Munandar; Mansur Jauhari; Yasep Setiakarnawijaya
Jurnal Segar Vol 4 No 2 (2016): Jurnal SEGAR, Volume 4 Nomor 2, Mei 2016
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.145 KB) | DOI: 10.21009/segar.0402.05

Abstract

EFEK KERJA JOGING 30 MENIT TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DALAM DARAH PADA SISWA SMA MUTTAQIEN JAKARTA SELATAN” Furqan Aries Munandar1, Mansur Jauhari 2, Yasep Setiakarnawijaya2. 1Program Studi Ilmu Keolahragaan 2Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Jakarta, Kampus B, Jakarta Abstrak. Penulisan skripsi ini bertujuan untuk mengetahui “ Efek Kerja Joging 30 menit terhadap Penurunan kadar Gula dalam Darah Pada Siswa SMA Muttaqien Jakarta Selatan pada bulan Mei. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan “One Group Pre-Test dan Post-Test Design”. Sampel yang diambil berjumlah 25 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes awal sebelum penelitian dan tes akhir sesudah penelitian. Tekhnik analisis data yang digunakan adalah uji-t dengan menghitung nilai t-hitung dibandingkan dengan t-tabel pada taraf signifikan 0,05. Hasil perhitungan persentase kadar gula darah awal kerja joging dan kadar gula darah akhir kerja joging diperoleh selisih rata-rata(MD) 20,44 dengan standar deviasi perbedaan (SDD ) 12,13. Standar error perbedaan rata-rata ( SEMD ) 2,48 dalam perhitungan selanjutnya diperoleh nilai t-hitung 8,24 dan t-tabel 2,06 pada taraf signifikan 0,05. Dengan nilai t-hitung > t-tabel yang menunjukkan bahwa hipotesis nilai nihil atau (H0 ) ditolak dan hipotesis alternative ( H1) diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat penurunan kadar gula dalam darah pada awal dan akhir kerja joging. Kata Kunci: Efek Kerja Joging, Kadar Gula, Darah
Pengaruh Latihan Jogging terhadap VO2Max pada Kelompok Hemoglobin Rendah dan Normal Siswa SMA Negeri 8 Bogor Andi Elsam Anusopati; Yasep Setiakarnawijaya; Eko Juli Fitrianto
Jurnal Segar Vol 3 No 2 (2015): Jurnal SEGAR, Volume 3, Nomor 2, Mei 2015
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.364 KB)

Abstract

PENGARUH LATIHAN JOGGING TERHADAP VO2MAX PADA KELOMPOK HEMOGLOBIN RENDAH DAN NORMAL SISWA SMA NEGERI 8 BOGOR Andi Elsam Anusopati1 Yasep Setiakarnawijaya2, Eko Juli Fitrianto2 1Program Studi Ilmu Keolahragaan 2 Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Jakarta, Kampus B, Jakarta ABSTRAK. VO2Max adalah suatu sistem tubuh yang berfungsi membawa oksigen dalam darah keseluruh jaringan aktif dalam satuan ml/kg bb/menit. Dengan nilai VO2Max yang tinggi, fungsi tubuh seseorang dalam mentransfer oksigen menjadi lebih baik. Akan tetapi hal tersebut dipengaruhi beberapa faktor, salah satunya adalah kadar hemoglobin dalam darah. Adapun penelitian ini dilakukan yang bertujuan untuk (1) mengetahui pengaruh latihan joging terhadap VO2Max pada kelompok hemoglobin rendah siswa SMAN 8 Kota Bogor. (2) mengetahui pengaruh latihan joging terhadap VO2Max pada kelompok hemoglobin normal siswa SMAN 8 Kota Bogor. (3) membandingkan perubahan VO2Max setelah melakukan latihan joging antara kelompok kadar hemoglobin rendah dan normal siswa SMA Negeri 8 Bogor. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 8 Bogor pada tanggal 1 Mei sampai 13 Juni 2015. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen “Two Group Pre-test and Post-test Design”. Dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling, sampel yang berjumlah 20 orang dari populasi 60 orang. Teknik analisis data yang di gunakan adalah Uji-T independen. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik statistik dengan Uji-T pada taraf signifikan α = 0,05 teknik analisa data yang digunakan adalah analisa Uji-T mulai dari menghitung t-hitung untuk dibandingkan dengan nilai t-tabel pada taraf signifikan 5%. Data tes akhir latihan joging pada kelompok hemoglobin rendah dan normal diperoleh standar perbedaan antara dua mean (SEmxmy) = 0,60 nilai tersebut menjadi t-hitung diperoleh = 3,16. Kemudian hasil perhitungan tersebut diujikan dengan tabel pada derajat kebebasan (dk) =(N1+N2) – 2 =(10+10) – 2 dan taraf kepercayaan 0,05 diperoleh nilai kritis t-tabel 2,101 (t-hitung = 3,16 > t-tabel = 2,101). Kata Kunci : Latihan, Jogging, VO2Max, Hemoglobin.
Pengaruh Senam Aerobik Mix Impact selama 45 Menit terhadap Kehilangan Cairan dalam Tubuh pada Anggota Fitness Centre Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro Kuningan Jakarta Selatan Eko Wahyu Kustianto; Mansur Jauhari; Yasep Setiakarnawijaya
Jurnal Segar Vol 2 No 1 (2013): Jurnal SEGAR, Volume 2 Nomor 1, November 2013
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.705 KB) | DOI: 10.21009/segar.0201.02

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kehilangan cairan dalam tubuh pada anggota gym Soemantri Brodjonegoro Kuningan Jakarta Selatan pada tanggal 26 November 2012. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan “One Group “Pre-Test Dan Post Test Design. Dengan teknik pengambilan sampel Purposive Sampling, sampel yang berjumlah 20 orang dari populasi 80 orang. Hasil perhitungan kadar cairan tubuh awal dan akhir setelah melakukan aktivitas senam aerobik mix impact di peroleh selisih rata-rata (MD) 1,005 dengan standar deviasi perbedaan (SDD) 0,258 standar error perbedaan rata-rata (SEMZ) 0,059 dalam perhitungan selanjutnya di peroleh nilai t-hitung sebesar 17,03 dan nilai t tabel 2,09 pada taraf signifikasi 2,86 dengan demikian nilai t-hitung > t-tabel yang menunjukan bahwa hipotesis nihil (Ho) di tolak. Jika hasil perhitungan tersebut dinyatakan bahwa aktivitas senam aerobik mix impact selama 45 menit pada anggota gym Soemantri Brodjonegoro mempengaruhi hilangnya cairan tubuh dengan signifikan. Kata kunci: Senam aerobik mix impact, cairan tubuh, fitness centre
Hubungan Kadar Hemoglobin (HB) dengan Kapasitas Aerobik Maksimal pada Santri Pondok Pesantren Tapak Sunan Jakarta Ma'mun Irsyadi; Yasep Setiakarnawijaya; Hidayat Humaid
Jurnal Segar Vol 2 No 1 (2013): Jurnal SEGAR, Volume 2 Nomor 1, November 2013
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.435 KB) | DOI: 10.21009/segar.0201.03

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang Hubungan Kadar Hemoglobin Terhadap Kapasitas Aerobik Maksimal baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama. Penelitian ini dilakukan di lapangan Pondok Pesantren Tapak Sunan Jl. Kayu manis amd 28 Rt 03/05 Condet Balekambang Jakarta Timur, Minggu, 18 November 2012. Penelitian ini menggunakan survey dengan teknik korelasional. Sampel yang digunakan yaitu Santri Pondok Pesantren Tapak Sunan Jakarta. Pengambilan sempel dengan menggunakan purposive sampling, pengujian hipotesis menggunakan analisis statistikakorelasi sederhana, yang dilanjutkan dengan uji-t pada taraf signifikasi α= 0.05. Hasil penelitian menunjukan : Terdapat hubungan yang bermakna antara Kadar Hemoglobin terhadap Kapasitas Aerobik Maksimal dengan persamaan regresi Y= 8.618 + 2.349 X. Artinya Kapasitas Aerobik Maksimal dapat diketahui atau diperkirakan dengan persamaan regresi tersebut jika variabel Kadar Hemoglobin (X) diketahui. Koefisien korelasi (r) = 0.484, t hitung = 2.652, t tabel = 2.069, terlihat bahwa t hitung > t tabel yang menunjukkan bahwa hipotesis nihil (H0 ) ditolak dan hipotesis alternatif (Hl) diterima dengan koefisien determinasi r2 = 0.234. Hal ini berarti bahwa 23.4% kapasitas aerobik maksimal dipengaruhi oleh hemoglobin, sedangkan 76.6% variasi (bisa dipengaruhi oleh faktor lain). Kata kunci: Hemoglobin, Kapasitas aerobic maksimal, Sentri pondok pesantren.
Hubungan Kadar Hemoglobin dan Denyut Nadi Istirahat terhadap Kapasitas Aerobik Siswa SMKN 58 Jakarta yang Mengikuti Ekstrakurikuler Futsal Jamil Hudin Amanuloh; Ruliando Hasea Purba; Yasep Setiakarnawijaya
Jurnal Segar Vol 2 No 1 (2013): Jurnal SEGAR, Volume 2 Nomor 1, November 2013
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.522 KB) | DOI: 10.21009/segar.0201.04

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Kadar Hemoglobin dan Denyut Nadi Istirahat Terhadap Kapasitas Aerobik baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama. Penelitian dilakukan di laboratorium Klinik Mulya Farma, Setu Cipayung, Bambu Apus Jakarta Timur pada tanggal 13 dan 21 September 2012. Penelitian menggunakan metode survey dengan teknik korelasi, sampel adalah siswa SMK N 58 Jakarta yang mengikuti ekstrakurikuler futsal. Pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling. Dari keseluruhan yang mengikuti ekstrakurikuler futsal diambil 18 orang untuk dijadikan sampel yang berdasarkan ciri-ciri, sifat-sifat dan karakteristik tertentu. Teknik pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan teknik analisis statistik korelasi sederhana dan korelasi ganda yang dilanjutkan dengan uji-t pada taraf signifikan α = 0,05. Hasil penelitian menggambarkan pertama, terdapat hubungan yang signifikan antara Kadar Hemoglobin terhadap Kapasitas Aerobik, dengan persamaan garis regresi linear Ỹ = 15,32 + 0,69 X1, koefisien korelasi (ry1) = 0,72 X2, koefisien korelasi (ry2) = 0,71 dan determinasi (ry2) = 0,5041, yang berarti variable Denyut Nadi Istirahat memberikan sumbangan terhadap Kapasitas Aerobik sebesar 50,41%. Ketiga, terdapat hubungan yang signifikan antara Kadar Hemoglobin dan Denyut Nadi Istirahat secara bersama-sama terhadap Kapasitas Aerobik dengan persamaan garis regresi linear ganda Ỹ =0,69 dan koefisien determinasi (ry2) = 0,4761, yang berarti variable Kadar Hemoglobin memberikan sumbangan terhadap Kapasitas Aerobik sebesar 47,61%. Kedua, terdapat hubungan yang signifikan antara Denyut Nadi Istirahat terhadap Kapasitas Aerobik, dengan persamaan garis regresi linear Ỹ = 14,07 + 3,5 + 0,44X1 + 0,49X2, koefisien korelasi ganda (Ry1-2) = 0,81 dan koefisien determinasi (Ry1- 2) = 0,6561, yang berarti bahwa variabel Kadar Hemoglobin dan Denyut Nadi Istirahat secara bersama-sama memberikan sumbangan terhadap Kapasitas Aerobik sebesar 65,61%. Kata kunci: Kadar haemoglobin, denyut nadi istirahat, kapasitas aerobik, ekstrakurikuler futsal.
Perbandingan Cedera Olahraga pada Atlet Beladiri Taekwondo dan Beladiri Judo selama Berada di Pusat Pelatihan dan Latihan Pelajar (PPLP) Ragunan Ardiyansyah Ardiyansyah; Ruliando Hasea Purba; Yasep Setiakarnawijaya
Jurnal Segar Vol 2 No 1 (2013): Jurnal SEGAR, Volume 2 Nomor 1, November 2013
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.383 KB) | DOI: 10.21009/segar.0201.05

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan cedera olahraga pada atlet beladiri Taekwondo dan atlet beladiri Judo selama berada di Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Ragunan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari sampai selesai tahun 2012 di Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Ragunan. Adapun yang menjadi objek penelitian ini adalah atlet beladiri taekwondo, atlet beladiri judo, dan dokter poliklinik di Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Ragunan yang pernah mengalami cedera olahraga pada saat berolahraga. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan teknik survey, yaitu dengan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diperoleh kesimpulan yaitu: Atlet taekwondo yang mengalami cedera olahraga ada 22 atlet (95.65%), dan atlet judo yang mengalami cedera olahraga ada 18 atlet (100%). Dari 22 atlet taekwondo yang mengalami cedera olahraga, didapat 92 kasus cedera olahraga, dan dari 18 atlet judo yang cedera didapat 60 kasus cedera olahraga. Atlet taekwondo paling banyak mengalami cedera pada tubuh bagian bawah yaitu ada 66 kasus cedera (71.74%), dan pada atlet judo paling banyak mengalami cedera pada tubuh bagian atas yaitu ada 40 kasus (66.67%). Atlet taekwondo dan atlet judo paling banyak mengalami cedera olahraga pada saat latihan, pada atlet taekwondo ada 80 kasus (86.96%), dan pada atlet judo ada 48 kasus (80%).atlet taekwondo dan atlet judo paling banyak mengalami cedera olahraga karena faktor internal violence, pada atlet taekwondo ada 62 kasus 67.40%), dan pada atlet judo ada 30 kasus (50%). Atlet taekwondo dan atlet judo paling banyak menangani cedera olahraga dengan pergi ke poliklinik PPLP Ragunan, pada atlet taekwondo ada 80 kasus (86.96%) dan pada atlet judo ada 50 kasus (83.33%). Atlet taekwondo paling banyak mengalami jenis cedera otot & tendo yaitu ada 36 kasus (45%), dan atlet judo paling banyak mengalami jenis cedera ligament dan sendi, yaitu masing-masing ada 20 kasus (40%). Atlet taekwondo dan atlet judo paling banyak mengalami cedera ringan, pada atlet taekwondo ada 58 kasus (72.5%) dan pada atlet judo ada 30 kasus (60%). Atlet taekwondo dan atlet judo paling banyak mengalami cedera kronis, pada atlet taekwondo ada 46 kasus (57.5%) dan pada atlet judo ada 29 kasus (58%). Kata kunci : Cedera olahraga, atlet beladiri taekwondo, atlet beladiri judo, pusat pelatihan dan latihan pelajar.
Static flexibility exercise for inferior extremity joints of the elderly Prima, Asep; Kridasuwarso, Bambang; Setiakarnawijaya, Yasep
Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Vol 6 No 1 (2020): Jurnal SPORTIF: Jurnal Penelitian Pembelajaran
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.051 KB) | DOI: 10.29407/js_unpgri.v6i1.13555

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek latihan fleksibilitas statis terhadap persendian ekstremitas inferior pada lansia dengan usia >60 tahun. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui eksperimen dimana desain atau rancangan penelitiannya adalah the one group pretest-posttest design. Populasi berjumlah 40 lansia dan teknik penentuan sampel dengan cara purposive sampling sehingga diperoleh 34 lansia. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes chair sit-and-reach. Penelitian dilakukan pada 19 Februari sampai 20 April 2019. Analisis data diperoleh melalui program SPSS versi 16. Hasil tes chair sit and reach memiliki nilai rata-rata tes awal 0.56 cm dan tes akhir 4.51 cm dengan nilai signifikansi atau p-value 0.000 < 0.05 sehingga latihan fleksibilitas statis berdampak positif dan signifikan terhadap persendian ekstremitas inferior lansia. Hal penting yang perlu diperhatikan di dalam memberikan latihan fleksibilitas adalah latihan harus sesuai dengan kaidah-kaidah latihan yang sesuai dengan kemampuan agar tercapainya tujuan latihan bagi persendian lansia.
Perbandingan Efek Kerja Minuman Beroksigen dan Air Mineral terhadap Saturasi Oksigen dalam Darah setelah Melakukan Joging 30 Menit Tim Futsal SMA Islam Al MAruf Jakarta Timur Bean Ken Giatarma; Yasep Setiakarnawijaya; Hendro Wardoyo
Jurnal Segar Vol 3 No 2 (2015): Jurnal SEGAR, Volume 3, Nomor 2, Mei 2015
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.27 KB) | DOI: 10.21009/segar.0302.01

Abstract

PERBANDINGAN EFEK KERJA MINUMAN BEROKSIGEN DAN AIR MINERAL TERHADAP SATURASI OKSIGEN DALAM DARAH SETELAH MELAKUKAN JOGING 30 MENIT TIM FUTSAL SMA ISLAM AL MARUF JAKARTA TIMUR Bean Ken Giatarma1, Yasep Setiakarnawijaya2, Hendro Wardoyo2 1Program Studi Ilmu Keolahragaan 2Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Jakarta, Kampus B, Jakarta Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1). Efek kerja minuman beroksigen terhadap saturasi oksigen dalam darah setelah melakukan aktifitas jogging selama 30 menit. 2). Efek kerja minuman air mineral (aqua) terhadap saturasi oksigen dalam darah setelah melakukan aktifitas jogging 30 menit. 3). Perbandingan minuman beroksigen dan air mineral terhadap saturasi oksigen dalam darah setelah melakukan aktifitas jogging 30 menit.Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni 2015. metode yang digunakan adalah metode eksperimen yaitu dengan pre-test sebelum melakukan dan post test setelah melakukan dan dengan teknik pengambilan purposive sampling, sampel yang berjumlah 10 dengan populasi 15 orang.Instrumen penelitian dengan teknik pengumpulan data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah variabel-variabel yang terdapat dalam peneliti dan diambil dengan pemberian tes sebelum perlakuan dan tes setelah perlakuan. Pada hasil penelitian perbandingan air beroksigen dan air mineral menghasilkan Efek kerja minuman beroksigen terhadap kadar oksigen dalam darah selah melakukan jogging 30 menit jadi Nilai t-tabel dengan derajat kebebasan (dk) n1–1 = 10–1 = 9 Pada taraf kepercayaan α = 0,05 adalah 2,26. Karena t-hitung (8,5) > t-tabel (2,26) maka hipotesa nihilnya ditolak Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat efek kerja minuman beroksigen terhadap saturasi oksigen setelah jogging 30 menit. Efek kerja minuman air mineral terhadap kadar oksigen dalam darah setelah melakukan jogging 30 menit Nilai t-tabel dengan derajat kebebasan (dk) n1–1 = 10–1 = 9 Pada taraf kepercayaan α = 0,05 adalah 2,26. Karena t-hitung (1) < t-tabel (2,26) maka hipotesa nihilnya diterima Sehingga dapat disimpulkan bahwa efek kerja air mineral terhadap saturasi oksigen setelah jogging 30 menit tidak terdapat perbedaan. Perbandingan air minum beroksigen dan air mineral terhadap saturasi oksigen dalam darah setelah melakukan jogging terdapat perbedaan pada hasil tes, yang menunjukan air beroksigen lebih signifikan. Karena t-hitung (2,90) > t-tabel (2,10), dengan demikian Hipotesa nihilnya ditolak, ada perbedaan pengaruh peningkatan kadar oksigen dalam darah pada air minum beroksigen dan air mineral dimana air beroksigen mendapat pengaruh lebih besar terhadap peningkatan kadar oksigen dalam darah dibandingkan dengan air mineral setelah melakukan jogging selama 30 menit. Maka diambil keputusan bahwa terdapat penigkatan kadar oksigen dalam darah pada air beroksigen dan efek kerja minuman beroksigen lebih signifikan hasilnya. Kata Kunci: Minuman Beroksigen, Air Mineral