Marani, Ika Novitaria
Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Jakarta

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Perubahan Durasi Waktu Permainan Akibat Perubahan Sistem Scoring Pada Cabang Olahraga Bulutangkis Ika Novitaria Marani; Ari Subarkah; Kukuh Bayu Ramadhan
Jurnal MensSana Vol 6 No 2 (2021): Jurnal MensSana
Publisher : Pusat Kajian Pendidikan Olahraga, Kesehatan, dan Rekreasi Jurusan Pendidikan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/MensSana.06022021.29

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk mengetahui bagaimana durasi waktu permainan dalam cabang bulutangkis yang dilihat dari 4 durasi waktu yaitu: durasi waktu set, rally, istirahat dan pertandingan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Populasi penelitian adalah semua pemain yang mengikuti Kejuaraan Malaysia Master 2020. Sedangkan teknik sampling yang digunakan adalah teknik purposive sampling, sehingga sampel yang digunakan adalah pasangan ganda putra Indonesia yang mewakili kejuaraan tersebut sebanyak 4 pasangan. Teknik pengambilan data dilakukan dengan cara melakukan pengamatan video yang ada di Youtube pada kejuaraan Malaysia Master 2020 dan kemudian memasukkannya ke dalam tabel yang telah divalidasi ahli berdasarkan durasi waktu permainan yang ingin dihitung selama pertandingan berlangsung. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis kualitatif yaitu: reduksi, penyajian dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa durasi waktu set rata – ratanya adalah 16 menit, durasi waktu rally rata – ratanya adalah 4.94 detik, durasi waktu istirahat rata – ratanya adalah 19.72 detik dan durasi waktu pertandingan rata – ratanya adalah 40.91 menit. Sehingga disarankan kepada para pelatih untuk memberikan latihan sesuai dengan karakteristik cabang bulutangkis yang dapat dilihat berdasarkan durasi waktu yang terjadi selama permainan berlangsung.
Pengaruh Metode Latihan dan Konsentrasi Terhadap Kemampuan Mendayung Jarak 1000 Meter Sukur, Abdul; Tomasoa, Yellia; Marani, Ika Novitaria; Widiastuti, Widiastuti
Journal Sport Area Vol 4 No 1 (2019): Juni
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/sportarea.2019.vol4(1).1880

Abstract

This study were aimed to analyze: (1) the difference influence of interval and fartlek training method toward the result ability of Kayak paddle at the distance of 1000 meter, (2) interaction between training and concentration method toward the ability of paddle at the distance of 1000 meter, and (3) difference influence of high concentration trained by interval and fartlek training method toward the result ability of kayak paddle at the distance of 1000 meter, (4) difference influence of low concentration trained by interval and fartlek training method toward the result ability of kayak paddle at the distance of 1000 meter. This experiment research used 2 x 2 treatment design . The subjects in this study were Kayak paddle athletes of Maluku Province which concsist of 42 people. The techniques of data analysis used was ANAVA.The results of this study are: (1) overall there are significant differences between the interval training method and the fartlek training method on the results of the ability to row 1000 meters in rowing athletes like Maluku. , (2) there is an interaction between the training methods used with concentration on the results of the ability to row 1000 meters in rowing athletes like Maluku. Conclusions: (1) interval training method is better than fartlek training method on the ability to row 1000 meters distance, (2) athletes with high concentration and trained with interval and fartlek training methods are better compared with low concentration athletes who are trained with interval training methods and fartlek.
Analisis Teknik Dasar Pukulan Dalam Permainan Bulutangkis Ari Subarkah; Ika Novitaria Marani
Jurnal MensSana Vol 5 No 2 (2020): Jurnal MensSana
Publisher : Pusat Kajian Pendidikan Olahraga, Kesehatan, dan Rekreasi Jurusan Pendidikan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/MensSana.050220.02

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1. Teknik dasar pukulan dalam permainan bulutangkis, dan 2. Teknik dasar pukulan yang dominan digunakan dalam permainan bulutangkis. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan teknik survei. Populasi penelitian adalah semua pemain yang mengikuti pertandingan bulutangkis HSBC World Tour Final Tahun 2019. Sedangkan teknik sampling yang digunakan adalah teknik purposive sampling, sehingga sampel yang digunakan adalah pasangan ganda putra Indonesia yang mengikuti pertandingan tersebut. Teknik pengambilan data dilakukan dengan cara melakukan pengamatan video yang ada di Youtube pada pertandingan bulutangkis HSBC World Tour Final Tahun 2019 dan kemudian memasukkannya ke dalam tabel yang disesuaikan dengan teknik dasar bermain bulutangkis yang dilakukan selama pertandingan. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis statistic deskriptif. Adapun hasil dari penelitian ini adalah: 1. Teknik dasar pukulan overhead sebanyak 26%, pukulan netting sebanyak 19%, pukulan drive sebanyak 37% dan pukulan service sebanyak 18%. 2. Teknik dasar pukulan yang dominan digunakan dalam permainan bulutangkis pada pertandingan bulutangkis HSBC World Tour Final Tahun 2019 adalah pukulan drive forehand. Sehingga disarankan kepada para pelatih untuk selalu melakukan latihan untuk melatih semua teknik dasar pukulan terutama teknik dasar pukulan yang dianggap bisa mematikan lawan sehingga bisa memenangkan pertandingan bulutangkis.
Pengaruh Kekuatan Otot Tungkai, Kelentukan Togok dan Keseimbangan Terhadap Servis Sepak Takraw Darrle Leonda Arya Wisnu Murti; Ika Novitaria Marani; Taufik Rihatno
Jendela Olahraga Vol 6, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v6i1.6358

Abstract

This research was conducted in order to have a goal in knowing the effect of leg muscle strength, flexibility togok and balance on the Takraw service. The research subjects were 44 Sepak Takraw athletes of the Asia Pacific Tigers Club using a total sampling technique. The data collected consisted of leg muscle strength, flexibility togok and balance in the Sepak Takraw Seve. This research uses survey method with Path Analysis technique. Analysis testing is performed by calculating the data requirements, namely, linearity regression test, normality test and significance test. The results of the study found that there is an influence of leg muscle strength on the sepak takraw serve with a significance value of 0.303. There is the influence of togok flexibility on the sepak takraw serve with a significance value of 0.308. There is an effect of balance on the sepak takraw service with a significance value of 0.333. There is an influence of leg muscle strength on balance with a significance value of 0.459. There is the effect of togok flexibility on balance with a significance value of 0.445. The conclusion of this study is that there is an influence of leg muscle strength, togok flexibility, and balance on the sepak takraw serve. Keywords: leg muscle strength, togok flexibility, balance, sepak takraw serve.AbstrakPenelitian ini dilakukan guna menguji pengaruh kekuatan otot tungkai, kelentukan togok dan keseimbangan pada servis sepak takraw. Subjek penelitian adalah 44 atlet sepak takraw Klub Macan Asia Pasific dengan menggunakan teknik total sampling. Penelitian ini menggunakan metode  survei dengan teknik analisis jalur atau Path Analysis.  Data yang dikumpulkan terdiri dari pengukuran kekuatan otot tungkai menggunakan Leg Dynamometer, kelentukan togok menggunakan Sit and Reach, keseimbangan stork stand dan tes servis sepak takraw. Pengujian analisis dilakukan dengan perhitungan persyaratan data yaitu, uji linieritas regresi, uji normalitas dan uji signifikansi. Hasil yang telah dilakukan penelitian didapati bahwa ada pengaruh kekuatan otot tungkai terhadap servis sepak takraw dengan nilai signifikansi 0,303. Ada pengaruh kelentukan togok terhadap servis sepak takraw dengan nilai signifikansi 0,308. Ada pengaruh keseimbangan terhadap servis sepak takraw dengan nilai signifikansi 0,333. Ada pengaruh kekuatan otot tungkai terhadap keseimbangan dengan nilai signifikansi 0,459. Ada pengaruh kelentukan togok terhadap keseimbangan dengan nilai signifikansi 0,445. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh kekuatan otot tungkai, kelentukan togok, dan keseimbangan terhadap servis sepak takraw Kata kunci: kekuatan otot tungkai, fleksibilitas togok, keseimbangan, servis sepak takraw
Analisis durasi pertandingan bolavoli pada Proliga 2019 ditinjau dari sistem energi Tirto Apriyanto; Ika Novitaria Marani; Tiara Putri Banyunimas
Jurnal Keolahragaan Vol 9, No 1: April 2021
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.517 KB) | DOI: 10.21831/jk.v9i1.33784

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui: 1. Durasi set pada tim bola voli Proliga tahun 2019 dan 2. Durasi pertandingan pada tim bola voli Proliga tahun 2019. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif menggunakan teknik survei. Pengambilan data dilakukan di Kantor PB. PBVSI Jakarta. Populasi penelitian adalah semua tim Proliga 2019. Sampel yang diambil sebanyak 9 tim yang terdiri dari 5 tim putera dan 4 tim puteri menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu form. Data diperoleh dari scoresheet hasil pertandingan final four Proliga 2019. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian ini adalah: 1. Durasi pertandingan pada pertandingan final four Proliga 2019 yang paling cepat adalah 70 menit dan durasi pertandingan terlama adalah 151 menit. 2. Durasi set pada pertandingan final four Proliga 2019 yang paling cepat adalah 20 menit dan terjadi di durasi set 1. Sedangkan durasi set yang terlama adalah 41 menit dan terjadi di durasi set 3. Sehingga disarankan kepada para pelatih untuk selalu memiliki catatan terhadap spesifikasi permainan terutama durasi set dan durasi pertandingan dimanapun timnya bertanding. The analysis of volleyball match duration analysis in Proliga 2019 based on the energy system Abstract: This study aimed to determined: 1. The duration of the set on the PROLIGA volleyball team in 2019 and 2. The duration of the match on the PROLIGA volleyball team in 2019. The research method used in this research is descriptive research using survey techniques. Data were collected at the office of PP. PBVSI Jakarta. The study population was all 2019 Proliga teams. Samples were taken as many as 9 teams consisting of 5 men's teams and 4 women's teams using a purposive sampling technique. The research instrument used was a form. The data of which was obtained from the scoresheet of the 2019 Final Four Proliga match results. The data analysis technique used was descriptive statistical analysis techniques. The results of this study are 1. The fastest match duration in the 2019 Proliga Four Final is 70 minutes, and the longest match duration time is 151 minutes. 2.The set duration in the 2019 Proliga final four matches the fastest is 20 minutes and occurs in the duration set 1. While the longest set duration time is 41 minutes and occurs in the set duration 3. So it is advisable for the coaches to always have notes on the specifications of the game especially the set duration and match duration wherever the team is playing.
EFEKTIFITAS KOMUNIKASI ANTAR PRIBADI TERHADAP TINGKAT KEBERHASILAN DEFENSE PADA TIM PUTRI BOLA BASKET UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA PADA KEJUARAAN MAHASISWA CAMPUS LEAGUE DKI JAKARTA anisah aprilia; Iman Sulaiman; ika novitaria marani
Jurnal Ilmiah Sport Coaching and Education Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Sport Coaching and Education Vol 2 No 1 tahun 2018
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSCE.02106

Abstract

Sebagai mahluk individu, manusia mempunyai kemampuan berupa akal pikiran dan perasaan dalam memenuhi kebutuhan dirinya. Sedangkan sebagai mahluk social, manusia memiliki dorongan kebutuhan untuk berinteraksi. Untuk memenuhi kebutuhan untuk berinteraksi, manusia melakukan komunikasi untuk menyampaikan informasi. Begitu juga dalam olahraga, diperlukan penyampain informasi secara tatap muka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komunikasi antar pribadi terhadap tingkat keberhasilan defense pada tim putri bola basket Universitas Negeri Jakarta pada kejuaraan mahasiswa campus league DKI Jakarta. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan tehnik yang digunakan survei. Adapun instrument yang digunakan adalah kuesioner dengan menggunakan skala likert. Sampel penelitian ini sebanyak 15 sampel dari jumlah populasi seluruh peserta campus league DKI Jakarta. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: dimensi keterbukaan memiliki persentase sebesar 46,67%, sedangkan dimensi empati sebesar 46,67%, dari dimensi suportif sebesar 40%. Sedangkan dari dimensi positif yang memperoleh nilai paling baik sebesar 40%, dari dimensi kesamaan sebesar 60%. Sedangkan tingkat keberhasilan defence tim putri Bola Basket UNJ sebesar 78,44%. Sehingga, dapat dikatakan bahwa komunikasi telah dilakukan dengan baik oleh tim bola basket putri Universitas Negeri Jakarta dengan menggunakan prinsip – prinsip dalam penyampian informasi.
PEMBENTUKAN KARAKTER KERJASAMA MELALUI SEPAKBOLA USIA DINI PADA LIGA INDONESIA JUNIOR SOCCER LEAGUE Rio Rama Dhoni; Juriana Juriana; Ika Novitaria Marani
Jurnal Ilmiah Sport Coaching and Education Vol 3 No 1 (2019): JSCE : Jurnal Ilmiah Sport Coaching and Education
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSCE.03109

Abstract

ABSTRAK stra Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauhmana pembentukan karakter kerjasama melalui sepakbola usia dini pada liga Indonesia Junior Soccer League. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret hingga bulan Mei 2018 yang berlokasi di Jakarta Japanese Club Sports Community Sentul Bogor, Kabupaten Bogor. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survei, yaitu dengan menggunakan kuesioner pembentukan karakter kerjasama. Populasi dalam penelitian ini adalah orang tua atau wali peserta turnamen Indonesia Junior Soccer League yang berjumlah 1000 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah insidental sampling, yaitu yang dijadikan sampel adalah orang tua atau wali dari peserta liga Indonesia Junior Soccer League yang peneliti temui secara kebetulan sebanyak 368 orang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Instrumen yang digunakan adalah angket. Instrumen yang telah tersusun tersebut dikonsultasikan kepada ahli, selanjutnya dilakukan uji validitas dengan hasil rtabel 0,254 dan rtotal 0,66 dan reliabilitas sebesar 0,84. Teknik analisis data yang dilakukan adalah analisis deskriptif dengan prosentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan karakter kerjasama melalui sepakbola usia dini pada liga Indonesia Junior Soccer League berada pada kategori rendah atau buruk sebanyak 16 orang (4,35%) terhadap pembentukan karakter kerjasama, sebanyak 192 orang (52,17%) memiliki pengetahuan yang sedang atau cukup terhadap pembentukan karakter kerjasama, sebanyak 147 orang (39,95%) memiliki pengetahuan yang tinggi atau baik terhadap pembentukan karakter kerjasama dan sebanyak 13 orang (3,53%) memiliki pengetahuan yang sangat tinggi atau baik sekali terhadap pembentukan karakter kerjasama. Kata kunci: Pembentukan Karakter, Kerjasama, Sepakbola, Usia Dini ABSTRACT This study aims to find out how far the formation of the character of cooperation through early soccer in the league of Indonesia Junior Soccer League. The research was conducted from March to May 2018 located at Jakarta Japanese Club Sports Community Sentul Bogor, Bogor District. The method used in this research is survey method, that is by using questionnaire forming character of cooperation. The population in this study is the parents or guardians of the participants of the Indonesia Junior Soccer League tournament which amounted to 1000 people. The sampling technique in this research is incidental sampling, which is taken as sample is the parent or guardian of the Indonesian league participants Junior Soccer League who researchers meet by chance as much as 368 people. This research is quantitative descriptive. The instrument used is a questionnaire. Instrument that has been arranged was consulted to the expert, then tested the validity with the result rtabel 0,254 and rtotal 0,66 and reliability equal to 0,84. Data analysis technique is descriptive analysis with percentage. The results showed that the formation of the character of cooperation through early soccer in the league Indonesia Junior Soccer League is in the category of low or bad as many as 16 people (4.35%) on the formation of cooperation character, as many as 192 people (52.17%) have knowledge of being or enough to form the character of cooperation, as many as 147 people (39.95%) have a high knowledge or good on the formation of character cooperation and as many as 13 people (3.53%) have a very high knowledge or excellent on the formation of the character of cooperation trak Keywords: Partner Character, Teamplay, Football, Early Age Birds
HUBUNGAN DAYA TAHAN OTOT LENGAN DAN KOORDINASI MATA TANGAN DENGAN HASIL MENEMBAK AIR RIFLE 10 METER PADA KLUB OLAHRAGA MENEMBAK UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA Ridho Alfianto Ridho Alfianto; Iman Sulaiman; Ika Novitaria Marani
Jurnal Ilmiah Sport Coaching and Education Vol 4 No 2 (2020): JSCE: Jurnal Ilmiah Sport Coaching and Education
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSCE.04212

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) Hubungan Daya Tahan Otot lengan (X1) dengan Hasil Menembak Air Rifle 10 Meter (Y), 2) Hubungan Koordinasi Mata, Tangan (X2) dengan Hasil Menembak Air Rifle 10 Meter (Y). Hubungan Daya Tahan Otot Lengan (X1) Dan Koordinasi Mata Tangan (X2) Dengan Hasil Menembak Air Rifle 10 Meter (YSampel penelitian berjumlah 35 orang dengan teknik pengambilan data total sampling. Instrumen tes daya tahan otot lengan menggunakan Dumbble Front Raise Test. Untuk tes koordinasi mata tangan menggunakan Speed Anticipation Reaction. Dan untuk tes hasil menembak air rifle 10 meter melakukan penembakan dengan sasaran berjarak 10 meter, teknik analisis statistik yang digunakan adalah teknik korelasi sederhana dan korelasi ganda dan dilanjutkan dengan uji t pada taraf signifikansi = 0,05. Hasil analisis data menunjukkan bahwa (1) terdapat hubungan yang bermakna antara daya tahan otot lengan (X1) dengan hasil menembak air rifle 10 meter (Y) yang ditunjukkan dengan koefisien korelasi rX1Y = 0,875 dan koefisien determinasi = 0,766 yang berarti jumlah kontribusinya adalah 76%. (2) terdapat hubungan yang bermakna antara koordinasi mata, tangan (X2) dengan hasil menembak air rifle 10 meter (Y) yang ditunjukkan dengan koefisien korelasi rX2Y = 0,537 dan koefisien determinasi = 0,7259 yang berarti jumlah kontribusinya adalah 72,59%. (3) terdapat hubungan yang bermakna antara daya tahan otot lengan (X1) dan koordinasi mata, tangan (X2) dengan hasil menembak air rifle 10 meter (Y) dengan koefisien korelasi rX1X2Y = 0,893 dan koefisien determinasi = 0,797 yang berarti jumlah sumbangannya adalah sebesar 79,7%. Kata kunci: Daya Tahan Otot Lengan, Koordinasi Mata Tangan, Hasil Menembak Air Rifle 10 meter. ABSTRACT The purpose of this research are to discovert 1) The correlation of an arm muscles endurance (X1) with The result of an Air Rifle 10 Meters Shoot (Y),2) The correlation of eyes and hand coordination (X2) with the result of an Air Rifle 10 Meters Shoot (Y), 3) The correlation of an arm muscles endurance (X1) and eyes also hand coordination (X2) With the result of an Air Rifle 10 Meters Shoot (Y). The 35 people was for research sample with data retrieval techniques of total sampling. The tests instrument of an arm muscles endurance is using Dumbble Front Raise Test, for the eyes and hand coordinations test is using Speed Anticipation Reaction. And for the result of an Air Rifle 10 meters shoot test was doing a shoots with a 10 meters target, the statistical analysis techniques was using a simple correlation techniques and double correlations following by a t test on significance level = 0,05. The result of the data analysis shows that 1) There is a meaningful correlation between an arm muscles endurance (X1) with the result of an Air Rifle 10 Meters shoot (Y) that indicated by a coefficient of correlation rx1y = 0,875 and coefficient of determination = 0,766 which means the total of the contribution is 76%. (2) There is a meaningful correlations between an eyes and hand coordination (X2) with the result of an Air Rifle 10 meters shoot (Y) that indicated by a coefficient of correlation rx2y = 0,537 and coefficient of determination = 0,7259 which means the total of the contributions is 72,59%. (3) There is a meaningful correlation between an arm muscles endurance (X1) and eyes also hand coordination (X2) with the result of an Air Rifle 10 meters shoot (Y) with a coefficient of correlation rx1x2y = 0,893 and coefficient of determination = 0,797 which means the total of the contributions is 79,7%. Keywords : Arm Muscle Endurance, Coordination Eyes also Hand, the Result of an Air Rifle 10 Meters shoot.
HUBUNGAN FREKUENSI LANGKAH DAN PANJANG TUNGKAI DENGAN HASIL LARI 60 METER MAHASISWA FAKULTAS ILMU OLAHRAGA UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA 2018 Agus Rudianto; Ricky Susiono; Ika Novitaria Marani
Jurnal Ilmiah Sport Coaching and Education Vol 4 No 1 (2020): JSCE: Jurnal Ilmiah Sport Coaching and Education
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSCE.04103

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan antara Frekuensi Langkah dengan Hasil Lari 60 Meter, Hubungan Antara Panjang Tungkai dengan Hasil Lari 60 Meter, dan secara bersama-sama Hubungan antara Frekuensi Langkah dan Panjang Tungkai dengan Hasil Lari 60 Meter Mahasiswa Fakultas Ilmu Olahraga 2018.Penelitian ini dilaksanakan di Stadion Atletik Velodrome Jakarta Timur. Metode yang digunakan ialah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan studi korelasi. Sampel yang digunakan berjumlah 30 orang, dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling dari populasi yang ada dari Mahasiswa Fakultas Ilmu Olahraga 2018. Hubungan panjang tungkai terhadap hasil lari 60 meter dinyatakan dalam persamaan regresi Y= 43,29 + 0,13 X₁, dengan koefisien korelasi = 0,134. Dalam proses uji keberartian koefisien korelasi tersebut didapati thitung= 0,715 < ttabel= 1,701 dengan demikian koefisien korelasi bernilai 0,134 tidak signifikan. Hubungan daya ledak otot tungkai terhadap hasil lari 60 meter dinyatakan dalam persamaan regresi Y= 18,34 + 0,63 X2, dengan koefisien korelasi = 0,633. Dalam proses uji keberartian koefisien korelasi tersebut didapati thitung= 4,328 > ttabel= 1,701 dengan demikian koefisien korelasi bernilai 0,633 signifikan. Hubungan frekuensi langkah dan panjang tungkai secara bersama sama dengan hasil lari 60 meter dinyatakan dalam persamaan regresi Y = 7,5 + 0,20 X₁ + 0,65 X₂ dengan koefisien korelasi = 0,915. Dalam proses uji keberartian koefisien korelasi tersebut didapati Fhitung= 70,29 > Ftabel= 3,35 yang menunjukkan bahwa hipotesis nihil (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (H1) diterima. Maka didapat kesimpulan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara frekuensi langkah dan panjang tungkai secara bersama-sama dengan hasil lari 60 meter mahasiswa fakultas ilmu olahraga 2018. Kata Kunci: Frekuensi Langkah, Panjang Tungkai, Lari 60 Meter ABSTRACT The purpose of this study was to determine the relationship between step frequency and 60 meter running results, the relationship between leg length and 60 meter running results, and the relationship between step frequency and leg length with 60 meter run results for the 2018 Faculty of Sport Sciences Students. This research was conducted at East Jakarta Velodrome Athletic Stadium. The method used is descriptive quantitative by using correlation studies. The sample used amounted to 30 people, with a sampling technique that is purposive sampling from the existing population of 2018 Faculty of Sport Sciences Students. The relationship of leg length to the 60 meter running result is expressed in the regression equation Y = 43.29 + 0.13 X₁, with the correlation coefficient y ry〗 _1 = 0.134. In the process of testing the significance of the correlation coefficient found t = 0.715 <t table = 1.701 thus the correlation coefficient is 0.134 is not significant. The relationship of leg muscle explosive power to the 60 meter running results is expressed in the regression equation Y = 18.34 + 0.63 X2, with a correlation coefficient y ry〗 _2 = 0.633. In the process of testing the significance of the correlation coefficient found tcount = 4.328> ttable = 1.701 thus the correlation coefficient is 0.633 significant. The relationship between stride frequency and leg length together with the 60 meter run result is expressed in the regression equation Y = 7.5 + 0.20 X₁ + 0.65 X₂ with a correlation coefficient y ry〗 _ (1-2) = 0.915. In the process of testing the significance of the correlation coefficient found Fcount = 70.29> Ftable = 3.35 which indicates that the null hypothesis (Ho) is rejected and the alternative hypothesis (H1) is accepted. Then it can be concluded that there is a significant relationship between the frequency of steps and leg length together with the 60 meter running results of the 2018 faculty of sports students. Keywords: Step Frequency, Leg Length, Running 60 Meters
HUBUNGAN KOORDINASI MATA TANGAN, KAKI DAN KELINCAHAN TERHADAP KEMAMPUAN DIG PADA ATLET BOLA VOLI PUTRI FORTIUS Rosalina Wardani; Tirto Apriyanto; Ika Novitaria Marani
Jurnal Ilmiah Sport Coaching and Education Vol 4 No 1 (2020): JSCE: Jurnal Ilmiah Sport Coaching and Education
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSCE.04104

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1). Hubungan antara antara koordinasi mata tangan, dan kaki terhadap kemampuan dig pada atlet bola voli putri Fortius. (2). Hubungan antara kelincahan terhadap kemampuan dig pada atlet bola voli putri Fortius. (3). Hubungan antara koordinasi mata tangan, kaki dan kelincahan pada kemampuan dig atlet bola voli putri Fortius. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan teknik studi korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah para anggota klub bola voli puteri Universitas Negeri Jakarta dengan jumlah 45 atlet. Jumlah sampel sebayak 30 orang, sampel ditentukan dengan Purposive Sampling. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa: (1). Terdapat hubungan yang positif antara koordinasi mata, tangan, kaki dengan hasil kemampuan dig. Variabel koordinasi mata, tangan, dan kaki memberikan sumbangan terhadap kemampuan dig sebesar 52,03%. (2). Terdapat hubungan yang positif antara kelincahan dengan hasil kemampuan dig. Variabel Kelincahan memberikan sumbangan terhadap kemampuan dig sebesar 43,96%. (3). Terdapat hubungan yang positif antara koordinasi mata, tangan, kaki dan kelincahan dengan hasil kemampuan dig secara bersama-sama. Variabel koordinasi mata, tangan, kaki dan kelincahan memberikan sumbangan terhadap kemampuan dig sebesar 55,81%. Kata Kunci: Koordinasi Mata Tangan Dan Kaki, Kelincahan, Kemampuan Dig ABSTRACT This study aims to determine: (1). The relationship between eye, hand and foot coordination on dig ability in Fortius women's volleyball athletes. (2). The relationship between agility and ability to dig in the women's volleyball athlete Fortius. (3). The relationship between eye, hand and foot coordination and agility on the ability of Fortius women's volleyball athletes. The method used in this study was a survey method with correlational study techniques. The population in this study were members of the women's volleyball club Jakarta State University with a total of 45 athletes. The number of samples is 30 people, the sample is determined by purposive sampling. The results of the study concluded that: (1). There is a positive relationship between eye, hand, and foot coordination with the results of dig ability variables contribute to the dig ability results by 52.03% (2). There is a positive relationship between agility with the results of the ability to dig variable only contributes to the results of the dig capability of 43.96%. (3). There is a positive relationship between the coordination of eyes, hands, feet and agility with the results of the ability to dig together contribute to the results of the dig ability of 55.81%. Keyword : Coordination Of Eyes Hands Feet, Agility, Ability To Dig