Rebbi Permata Sari
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Alifah Padang

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN SERANGAN JANTUNG KORONER DI POLIKLINIK KHUSUS JANTUNG RSUP DR. M. DJAMIL PADANG 2017 Iqbal, Revi Neini; Sari, Rebbi Permata
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 2 No 1 (2018): Vol 2 No.1 (Juli 2018)
Publisher : PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN UNIVERSITAS ABDURRAB PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.4 KB)

Abstract

Abstract   Coronary heart diseaseis a diseaseof highcurrentand is theleading cause of death, especially inworld. Based on theinitialresearchstudyof10familiesincludinga family of 7peopledo notknowabout theearly symptoms, attitudesandefforts tocontrolandtreatmentofcoronaryheartdisease, resulting in the risk ofcoronary heartdisease. The purpose ofthe studyto determine thefactors-factors related tothe incidence ofcoronary heart disease. Design research is an analytical technique using cross sectional study, conducted in the department of cardiac clinic of Dr. M. Djamil Padang on 05 May s/d 04 September 2017. Respondent control of coronary heart disease as much as 1557 people. The sample was 94 people simple random sampling analysis data processing through univariate and bivariate. Get research results coronary heart disease events (68,1%), negative attitudes (57,4%) and family measures on the incidence of heart attacks that have a unfavorable action (59,6%). Found a significant relationship between the attitude of the family with the incidence of coronary heart disease (p = 0.003) and asignificant correlation between the actions of the family incidence of coronary heart disease (p = 0.004). The results of this study it can be concluded that there is a significant relationship attitudes and actions of family on the incidence of coronary heart Advice for nurses in the cardiac clinic to improve the delivery of information and services, especially in the provision attitudes and actions towards family understanding of coronary heart disease and control measures in the form of leaflets or counseling. Keywords : attitudes, family action, the incidence of heart attack, heart control, heart coroner.   Abstrak Penyakit jantung koroner merupakan penyakit penyebab kematian nomor satu di dunia. Bedasarkan studi awal penelitian dari 10 orang keluarga 7 orang keluarga diantaranya tidak mengetahui tentang gejala awal, sikap dan upaya pengendalian dan perawatan dari penyakit jantung koroner. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor–faktor yang  berhubungan dengan kejadian serangan jantung koroner. Desain penelitian adalah analitik dengan menggunakan tehnik penelitian cross sectional, yang dilakukan di poliklinik jantung RSUP Dr. M. Djamil Padang. Penelitian dilakukan pada tanggal 05 Mei s/d 04 September 2017. Populasi adalah keluarga yang mendampingi pasien dengan penyakit jantung koroner. Dengan jumlah populasi 1157 orang. Sampel berjumlah 94 orang simple random sampling pengolahan data melalui analisa data secara univariat dan bivariat.  Hasil penelitian menunjukkan kejadian serangan jantung (68,1%.), sikap negatif (57,4%) tindakan yang tidak baik (59,6%). Di temukan adanya hubungan yang bermakna sikap keluarga dengan kejadian serangan jantung koroner (p=0,003) dan ada hubungan yang bermakna tindakan keluarga terhadap kejadian serangan jantung koroner (p=0,004). Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara sikap dan tindakan keluarga terhadap kejadian serangan jantung koroner. Peneliti menyarankan kepada perawat di poliklinik jantung untuk dapat memberikan penyuluhan tentang pemahaman sikap, dan tindakan keluarga terhadap penyakit jantung koroner dan upaya pengendaliannya.. Kata Kunci: sikap, tindakan keluarga, kejadian serangan jantung, pengendalian, jantung korener
PENGARUH PEMBERIAN JUS SEMANGKA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LUBUK BUAYA PADANG TAHUN 2017 Rebbi Permata Sari; Ledia Restipa; Marsia Yonira Putri
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 1, No 1 (2017): JIK - Oktober Volume 1 No 1 Tahun 2017
Publisher : STIKes ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.24 KB) | DOI: 10.33757/jik.v1i1.32

Abstract

The prevalence of hypertension increased from year to year. Puskesmas Lubuk Buaya had the highest occurrence of hypertension on the elderly with 3614 cases. One way that could be done to control hypertension was to control blood pressure by drinking watermelon juice. The objective of the study was to find out the effect of watermelon juice on the blood pressure decline of the elderly sufferring from Hypertension in the work area of Puskesmas Lubuk Buaya Padang in 2017.The type of the study was quasy-experimental with two-group pretest-posttest study design. The study was conducted in the work area of Puskesmas Lubuk Buaya Padang in 2017 from January to August. The data collecting was done in 18 days from July 3 to 20 2017.  The populations of the study were all the elderly sufferring from hypertension and visiting Puskesmas Lubuk Buaya Padang. The sampling technique used was accidental sampling with the number of samples of 30 people. The data were analyzed by univariate and bivariate analysis using Dependent T-test.The result of the study showed that the mean of systolic and diastolic blood pressure in pretest in the intervention group was 174,00/96,67 mmHg, and in the control group was 169,33/96,67 mmHg. The mean of systolic and diastolic blood pressure in posttest in the intervention group was 156,00/82,00 mmHg, and in the control group was 167,33/93,33 mmHg. From the result of the statistical test, it was found out that the p value was 0,000 (p  which meant that there was an effect of watermelon juice on the blood pressure decline of the elderly sufferring from Hypertension in the work area of Puskesmas Lubuk Buaya Padang in 2017.There was an effect of watermelon juice on blood pressure decline of people sufferring from Hypertension. It is suggested that nurses of Puskesmas Lubuk Buaya Padang socialize the benefits of watermelon to lower blood pressure for people with hypertension.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus semangka terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang Tahun 2017Jenis penelitian ini adalah Quasy Eksperimen dengan rancangan penelitian Two Group Pretest-Postest Design. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang Tahun 2017 pada bulan Januari-Agustus, pengumpulan data dilakukan selama 18 hari pada tanggal 03-20 Juli 2017. Populasi dari penelitian ini adalah semua lansia penderita hipertensi yang berkunjung di Puskesmas Lubuk Buaya Padang. Penarikan sampel dilakukan secara accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang. Analisa data secara univariat dan bivariat menggunakan uji T-Tes Dependent. Rerata tekanan darah sistolik dan diastolik pretest pada kelompok intervensi adalah 174,00/96,67 mmHg dan pada kelompok kontrol adalah 169,33/96,67 mmHg. Rerata tekanan darah sistolik dan diastolik posttest pada kelompok intervensi adalah 156,00/82,00 mmHg dan pada kelompok kontrol adalah 167,33/93,33 mmHg. Ada pengaruh pemberian jus semangka terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang Tahun 2017Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian jus semangka terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Diharapkan kepada perawat di Puskesmas Lubuk Buaya Padang untuk mensosialisasikan tentang manfaat buah semangka untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.  
Efektivitas Senam Lanjut Usia pada Penurunan Tekanan Darah Penderita Hipertensi Rebbi Permata Sari; Revi Neini Ikbal
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 6, No 1 (2022): JIK-April Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : STIKes ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v6i1.499

Abstract

Kejadian hipertensi telah menjadi pravelensi masalah utama kesehatan didunia. Hipertensi dapat mengakibatkan komplikasi. Tingginya persentase kematian akibat komplikasi penyakit hipertensi peran tenaga kesehatan untuk melakukan pencegahan. Pencegahan hipertensi pada lansia dapat dilakukan farmakologi dan secara non farmakologi untuk menurunkan tekanandarah. Penatalaksanaan farmakologis berupa obat-obatan, sedangkan non farmakologis yaitu menontrol pola makan, menghentikan rokok, pembatasan minum alkohol, olahraga dan teknik relaksasi. Olahraga yang paling baik dalam menurunkan tekanan darah salah satunya senam lansia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam lanjut usia terhadap penurunan tekanan darah penderita hipertensi. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi experiment, menggunakan One Group pre-post design. Penelitian dilaksanakan di puskesmas X. waktu pelaksanaan penelitian April – Agustus 2021.  Hasil penelitian ditemukan bahwa  ada pengaruh senam lanjut usia terhadap penurunan tekanan darah pada lansia di, dimana penurunan tekanan darah sistolik didapatkan (p = 0,000) dan penurunan tekanan darah diastolik didapatkan (p = 0,001). Diharapkan puskesmas X meningkatkan  kegiatan posyandu lansia dengan program salah satunya senam dan setiap lansia dapat melaksanakan kegiatan senam lansia secara rutin terutama yang dilaksanakan pada posyandu lansia dipuskesmas X.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penggunaan APD Dalam Melakukan Tindakan Keperawatan Di RSU Aisyiah Padang Revi Neini Ikbal; Rebbi Permata Sari; Welly Welly
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 5, No 2 (2021): JIK-Oktober Volume 5 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : STIKes ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v5i2.435

Abstract

Perawat mempunyai faktor resiko paling tinggi sebagai media terjadinya penyebaran infeksi kepada pasien, faktor ini disebabkan karena perawat selama 24 jam berhubungan dengan pasien untuk melaksanakan asuhan keperawatan. Banyak perawat yang tidak menggunakan APD dalam memberikan layanan kesehatan. Salah satu dampak tidak memakai APD adalah terjadinya infeksi nosokomial. Menurut data yang diperoleh di RSUD dr. Rasidin Padang diketahui angka prevalensi infeksi nosokomial yaitu 3,09%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan alat pelindung diri (APD) dalam melakukan tindakan keperawatan. Jenis penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan di RSUD Dr. Rasidin Padang pada bulan Februari s/d September 2017. Pengumpulan data tanggal  7 – 23 Agustus 2017. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat yang ada diruang rawat inap bedah, interne dan anak dan kebidanan dengan total 85 orang, dengan teknik pengambilan sampel secara total sampling. Penelitian ini menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square.  Hasil penelitian didapatkan 51,8% responden tidak lengkap menggunakan APD, 62,4% tingkat pendidikan tinggi, 50,6% sikap positif, 55,3% motivasi kurang baik, 57,6%  APD tersedia. Terdapat hubungan tingkat pendidikan ( p = 0,000), sikap ( p = 0,003), motivasi ( p = 0,007) dan tidak ada hubungan ketersediaan APD ( p = 0,165) dengan penggunaan APD. Disimpulkan bahwa ada hubungan tingkat pendidikan, sikap, motivasi dan ketersediaan APD dengan penggunaan APD. Untuk itu disarankan bagi manajemen rumah sakit agar dapat memberikan tindakan kepada perawat (punisment) yang tidak memakai APD yang dapat menimbulkan infeksi nosokomial dan membuat SOP penggunaan APD. Disarankan bagi peneliti selanjutnya dapat menambahkan variabel lain yang yang berhubungan dengan penggunaan APD seperti jenis pekerjaan, kondisi lingkungan pekerjaan.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PRNYAKIT JANTUNG KORONER DI POLIKLINIK JANTUNG RST. DR. REKSODIWIRYO. PADANG TAHUN 2018 Rebbi Permata Sari; Susi Irawati; Diana Arianti
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 2, No 2 (2018): JIK-Oktober Volume 2 No 2 Tahun 2018
Publisher : STIKes ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.136 KB) | DOI: 10.33757/jik.v2i2.129

Abstract

ABSTRAKPenyakit jantung koroner merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia.Menurut statistik dunia ada 9,4juta kematian setiap tahun yang disebabkan oleh penyakit kardiovaskuler dan 45% kematian tersebut disebabkan oleh penyakit jantung koroner. Data dari ruangan Poliklinik Jantung RST. Dr. Reksodiwiryo. Padang, jumlah rata-rata kunjungan pasien yang berkunjung keinstalasi Poliklinik Jantung yaitu dari bulan Oktober sampai Desember 2018 tercatat sebanyak 583 orang. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang Berhubungan dengan PJK di Poliklinik Jantung RST. Dr. Reksodiwiryo. Padang.Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan desain cross sectional study. Penelitian ini telah dilakukan di ruang poliklinik  jantung RST. Dr Reksodiwiryo Padang pada bulan April 2018  2018. Jumlah populasi 583 orang, jumlah sampel sebanyak 45 responden, waktu pengambilan data dari tanggal 27 Desember 2017 sampai dengan April 2018 dengan teknik Accidental Sampling. Data diolah secara  komputerisasi dan dianalisis secara univariat berupa distribusi frekuensi dan analisa bivariat menggunakan ujichi-square (p=value ≤ 0,005).Hasil penelitian menunjukkan lebih dari separuh pasien mengalami PJK (51,1%), hipertensi (51,1%), merokok (57,8%), memiliki riwayat penyakit jantung di keluarga (53,3%) Adanya hubungan yang bermakna antara hipertensi (p = 0,025%) dan merokok (p=0,000), dan riwayat penyakit jantung di keluarga (p = 0,000%) dengan PJK. Faktor-faktor yang berhubungan dengan PJK yang terbukti bepengaruh terhadap kejadian PJK dan merupakan fator risiko PJK pada kelompok hipertensi. Merokok, riwayat penyakit jantung di keluarga.  Diharapkan kepada petugas dipoliklinik jantung RST. Dr. Reksodiwiryo Padang untuk memberikan motovasi kepada klien dan keluarga untuk untuk melakukan kontrol rutin dan teratur terhadap faktor-faktor yang berhubungan dengan penyakit jantung koroner Kata Kunci : PJK, Hipertensi, Merokok dan Riwayat Penyakit Jantung di Keluarga ABSTRACTCoronary heart disease is the number one cause of death in the world. According to world statistics there are 9.4 million deaths each year caused by cardiovascular disease and 45% of those deaths are caused by coronary heart disease. Data from the room Polyclinic Heart Army Hospital Dr.Reksodiwiryo Padang, the average number of visits of patients who visit the installation of Polyclinic Heart from Oktober to desember 2017 recorded as many as 583 people. The purpose of this study was to determine the relationship factors associated with coronary heart dieasein patients with coronary heart disease in heart polyclinic Army Hospital. Dr. Reksodiwiryo Padang. This types of research is survey analytic with cross sectional studied design. This research has been conducted on the space clinical cardiac Army Hospital Dr.Reksodiwiryo. Padang in April 2018. Total population of 583 people, the total sample of 45 respondents, data retrieval time from 27 December 2017 until april 2018 with Accidental Sampling technique. Data is processed in a computerized and analyzed by univariate from of frequency distribution and bivariate analysis using chi-square test (p=value≤0,005). The result showed more than half of patients had coronary heart disease (51.1%), hipertensy (51,1%),risksmooking (57,8%),history of heart disease in the family (53,3%). The existence of a significant association between hipertensy (p = 0,025) smooking (p = 0,004), and history of heart disease (p=0,022%). with coronary heart disease. Suggested to the departement of health workes Army HopitalDr. ReksodiwiryoPadang to conduct nursing counseling about factors associated with coronary heart disease and performed heart healthy gymnastics, in order to increase patient insight about coronary heart disease.Keywords : Chest pain, Physical Activity, and Stress.
Tindakan Suction dan Perubahan Saturasi Oksigen pada Pasien Penurunan Kesadaran Diruangan ICU Rumah Sakit Rebbi Permata Sari; Revi Neini Ikbal
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 3, No 2 (2019): JIK-Oktober Volume 3 No 2 Tahun 2019
Publisher : STIKes ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.469 KB) | DOI: 10.33757/jik.v3i2.223

Abstract

Pasien kritis yang mengalami ketidaksadaran akan mempengaruhi produksi saliva sehingga bisa meningkatkan terjadinya sekret menumpuk di jalan nafas. Produksi sekret yang berlebih akan menghambat aliran udara dari hidung masuk kedalam paru-paru, sehingga harus di suction untuk mempertahankan jalan nafas pasien. Kondisi tindakan suction yang kurang tepat  terutama pada pasien kritis akan mengakibatkan penurunan saturasi oksigen baik saat atau sesudah dilakukan tindakan tersebut. Kejadian penurunan saturasi oksigen setelah di suction sebesar 78,56% di beberapa Rumah Sakit di Indonesia. Tujuan penelitian mengetahui pengaruh tindakan suction terhadap perubahan saturasi oksigen pada pasien penurunan kesadaran di Ruangan ICU Rumah Sakit Islam Siti Rahmah Padang. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian pre-eksperimen. Desain yang digunakan two group pre test and post test design dengan kelompok intervensi dn kelompok kontrol. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 30 orang, teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Waktu penelitian berlangsung pada bulan Februari hingga November 2019. Analisis data yang digunakan adalah univariat dan bivariat. Analisa bivariat menggunakan uji t test karena data berdistribusi normal. Hasil penelitian ditemukan bahwa terjadi penurunan rata-rata saturasi oksigen sebelum dan sesudah pemberian tindakan suction. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat pengaruh tindakan suction pada perubahan saturasi oksigen pada pasien dengan penurunan kesadaran. Kata Kunci: suction, saturasi oksigen, penurunan kesadaran
Terapi Murrotal Dalam Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Revi Neini Ikbal; Rebbi Permata Sari
Jurnal Abdidas Vol. 2 No. 5 (2021): October Pages 1021-1256
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v2i5.436

Abstract

Terapi murotal (mendengarkan ayat-ayat suci Al-Qur’an) merupakan salah satu musik yang memiliki pengaruh positif bagi pendengarnya, termasuk penderita hipertensi. Dengan demikian maka perlunya dilakukan salah satu teknik relaksasi terapi murrotal dalam mengatasi penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Pengabdian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Kuranji, Padang dengan sasaran penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kuranji. Metode pelaksanaan yang akan dilakukan berupa survei epidemologi, penyuluhan kesehatan, demontrasi teknik relaksasi murrotal dan penyebaran leaflet. Setelah dilakukan kegiatan, peserta memperoleh informasi mengenai penyakit hipertensi dan praktek murotal untuk menurunkan hipertensi serta dapat mempraktekan terapi murotal secara mandiri.
Implementasi Relaksasi Autogenik dan Edukasi Diet Guna Pengendalian Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi di Puskesmas Kuranji Padang Revi Neini Ikbal; Rebbi Permata Sari
Jurnal Abdidas Vol. 3 No. 5 (2022): October Pages 785 - 943
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v3i5.700

Abstract

Kejadian hipertensi di negara-negara industri sekitar 20% dari populasi. Hipertensi dapat membahayakan penderitanya, namun dapat diobati secara efektif. Relaksasi autogenik membantu individu untuk dapat mengendalikan beberapa fungsi tubuh seperti tekanan darah, frekuensi jantung dan aliran darah. Sensasi tenang, ringan dan hangat yang menyebar ke seluruh tubuh merupakan efek yang bisa dirasakan dari relaksasi autogenik. Managemen hipertensi lainnya dengan diet yang dianjurkan yaitu meningkatkan asupan serat, antioksidan serta membatasi asupan alkohol. Mengurangi asupan natrium (garam) dapat menurunkan tekanan darah. Mempertahankan asupan diet kalium, kalsium, dan magnesium. Kadar potasium, kalsium, dan magnesium yang lebih tinggi dalam makanan dikaitkan dengan penurunan risiko hipertensi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan melakukan bimbingan teknik relaksasi autogenic dan edukasi diet di Wilayah Kerja Kuranji Kota Padang. Peserta pasien dengan hipertensi Wilayah kerja Puskesmas Kuranji Kota Padang sebanyak lebih kurang 20 orang. Pengabmas ini dilakukan pada bulan April  sampai dengan Agustus 2021 di Puskesmas Kuranji. Selama kegiatan penyuluhan, peserta mendengarkan dengan seksama dan peserta antusias bertanya serta penyaji menjawab pertanyaan dari peserta. Setelah dilakukannya kegiatan penyuluhan ini pengetahuan peserta bertambah mengenai hipertensi sehingga dapat menghindari faktor penyebab dan  mengenali gejala-gejala  hipertensi.
Tingkat Pengetahuan dan Kepatuhan Lima Momen Cuci Tangan Perawat Pelaksana di Rumah Sakit Swasta X Kota Padang Indonesia Asmawati Asmawati; Rebbi Permata Sari; Syalvia Oresti; Conny Oktizulvia
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.19658

Abstract

Healthcare associated infections (HAIs) merupakan salah satu masalah tantangan terbesar dalam pelayanan kesehatan saat ini. Salah satu cara paling sederhana untuk mengurangi kejadian HAIs adalah dengan melakukan kontrol terhadap pelaksanaan lima momen cuci tangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang hubungan antara tingkat pengetahuan dan kepatuhan lima momen cuci tangan perawat di rumah sakit swasta X kota Padang. Metode penelitian deskriptif observasional dengan desain cross sectional survey menggunakan teknik observasi secara langsung. Populasi dalam penelitian ini seluruh tenaga perawat yang berjumlah 45 orang dengan pengambilan sampel secara total sampling. Instrumen pengukuran tingkat pengetahuan dan kepatuhan lima momen cuci tangan menggunakan WHO guidelines. Tingkat pengetahuan lima momen cuci tangan perawat di rumah sakit swasta X kota Padang berada pada kategori sangat baik sebesar 60%. Tingkat kepatuhan lima momen cuci tangan perawat di rumah sakit swasta X kota Padang mencapai 73,3%. Tidak terdapat korelasi antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan perawat dalam pelaksanaan lima momen cuci tangan. Tingkat pengetahuan momen kedua memiliki korelasi positif dengan kepatuhan lima momen cuci tangan perawat. Manajemen rumah sakit dan komite terkait perlu meningkatkan budaya cuci tangan serta safety climate dengan menerapkan sanksi bagi perawat yang tidak patuh dalam penerapan lima momen cuci tangan.
Pendidikan Kesehatan Hipertensi Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian di Puskesmas Lubuk Buaya Rebbi Permata Sari; Revi Neini Ikbal
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan (JPIK) Vol. 1 No. 1 (2022): JPIK - Juni 2022 Volume 1 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : STIKes Alifah Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jpik.v1i1.6

Abstract

Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah secara persisten atau terus menerus yang dapat melebihi  batas normal. Hipertensi dapat mengakibatkan komplikasi seperti penyakit pembuluh darah seperti stroke, perdarahan otak, Transient Ischemic Attack, penyakit jantung seperti gagal jantung, angina pectoris, Infark Miocard Akut, penyakit ginjal dan penyakit mata. Kejadian hipertensi telah menjadi pravelensi masalah utama kesehatan didunia. Data prevelensi hipertensi dari Dinas Kesehatan Kota Padang tahun 2020 dari 23 Puskesmas di Kota Padang didapatkan bahwa penderita hipertensi lansia berjumlah 17.694 jiwa. Adapun Urutan Penderita hipertensi terbanyak Pertama di Puskesmas Andalas sebesar 7.703, ke2 Puskesmas lubuk Buaya sebesar 5.547 dan ke3 Puskesmas Pauh 5.184.Pengobatan hipertensi bisa diatasi dengan dua cara yaitu dengan farmakologi atau dengan pengobatan non farmakologi. Berdasarkan angka kejadian tersebut maka perlu dilakukan upaya pencegahan dan pengendalian penyakit hipertensi untuk meningkatakan pengetahuan penderita hipertensi. Salah satu metode dalam meningkatkan pengetahuan dapat dilakukan pemberian edukasi pendidikan kesehatan tentang upaya pencegahan dan pengendalian penyakit hipertensi yang bertujuan untuk membantu meningkatkan pengetahuan. Pengabdian masyarakat ini dilakukan pada tanggal 15 – 25 Oktober 2021 dengan jumlah peserta 20 penderita hipertensi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan pasien terhadap upaya pencegahan dan pengendalian hipertensi. Saran untuk pihak puskesmas yaitu melakukan pendidikan kesehatan secara berkesinambungan.