Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Keberagaman jenis jamur makroskopis di kawasan wisata sumber ubalan kediri Farida Nurlaila Zunaidah; Tutut Indah Sulistiyowati
Edubiotik : Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan Vol 5 No 01 (2020): Edubiotik : Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Pendidikan Ilmu Eksakta dan Keolahragaan, IKIP Budi Utomo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.366 KB) | DOI: 10.33503/ebio.v5i01.667

Abstract

The data collection of mushroom species found in Ubalan source tourism areas needs to be done as a source of data on the diversity of mushroom species as decomposers of organic material. This type of research is a descriptive exploratory study with methods. roaming modified with VES (Visual Encounter Survey). The research instrument used was a logbook, observation sheet, and the key book of determination. All mushrooms were collected in a collection bottle and identified by using a macro mushroom determination key in the Botany Laboratory of the Nusantara University PGRI Kediri. The data of this research are the types of macroscopic fungi found during observation. The data analysis technique used is descriptive qualitative. The results showed that there were twelve identified fungal families, namely Auriculariae, Tricholomataceae, Ganodermataceae, Amanitaceae, Hymenogastraceae, Marasmiaceae, Russulaceae, Agaricaceae, Amanithaceae, Mycenaceae, Polyporaceae and Parmeliaceae. The conclusions of this study indicate that the area of ​​the tourist area of ​​the Ubalan has a variety of macroscopic fungi.
Pengaruh penggunaan model read question answer terhadap keaktifan mahasiswa dalam berdiskusi pada mata kuliah mikologi Farida Nurlaila Zunaidah; Tutut Indah Sulistiyowati
Edubiotik : Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan Vol 5 No 02 (2020): Edubiotik : Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Pendidikan Ilmu Eksakta dan Keolahragaan, IKIP Budi Utomo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/ebio.v5i02.840

Abstract

The low activity of students in discussing mycology courses is caused by the lack of use of innovative learning models. The research purpose was to determine the effect of using the Read Question Answer (RQA) model on student activeness in discussing mycology courses. This research uses quantitative research methods with a quasi-experimental research type through a one-group pretest-posttest research design. The research instrument used was a student activity questionnaire. Research data is the average value of student activity. The research data analysis technique used the dependent paired sample t-test. The results showed that there was an effect of using the RQA model on student activeness in discussing mycology courses. This is evident from the t-count value is greater than the t-table (7.15 > 2.23). The conclusion of this research is the use of the RQA model affects student activeness in discussing mycology courses.
Identifikasi Kesadaran Siswa SDN 3 Jugo Terhadap Konservasi Kupu-Kupu Tutut Indah Sulistiyowati; Farida Nurlaila Zunaidah
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 5 No 1 (2021): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v5i1.15811

Abstract

This community service activity was done in January 2020. The student didn’t understand about butterfly diversity. The purpose of this activity is to educate the student about butterflies diversity in ​​Irenggolo. Qualitative approach method is used in this activity. Data collection techniques using observation, documentation, interviews, and questionnaires. 78% of SDN 3 Jugo students do not understand the diversity of butterflies. After getting an explanation about conservation, students' understanding of conservation is increased from 37% to 72%.
Pengembangan Bahan Ajar DELIKAN Tematik Berbasis Multimedia Interaktif Untuk Siswa Sekolah Dasar di Kota Kediri Bagus Amirul Mukmin; Farida Nurlaila Zunaidah
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol 5, No 2 (2018): Published Online: Oktober 2018
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v5i2.2788

Abstract

AbstrakProses pembelajaran yang dilaksanakan di sekolah dasar saat ini belum memanfaatkan teknologi secara maksimal, sehingga proses pembelajaran kurang inovatif dan menarik. Hal ini salah satunya dikarenakan ketersediaan bahan ajar tematik berbasis teknologi seperti multimedia interaktif yang ada di sekolah dasar masih kurang, sehingga berdampak pada hasil belajar siswa yang masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar DELIKAN (Dengar, Lihat, Kerjakan) tematik berbasis multimedia interaktif yang valid, praktis, dan efektif untuk siswa sekolah dasar. Bahan ajar DELIKAN tematik berbasis multimedia interaktif dipilih untuk memaksimalkan fasilitas teknologi yang sudah tersedia dan memberikan inovasi pembelajaran yang efektif untuk siswa. Model yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini adalah modifikasi model Borg & Gall dan Lee & Owen dengan tahapan penelitian dan pengumpulan data, perencanaan, pengembangan produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, revisi produk, dan uji coba pemakaian. Berdasarkan hasil uji coba produk,  bahan ajar DELIKAN tematik berbasis multimedia interaktif menurut ahli materi memperoleh skor prosentase validitas sebesar 94%, ahli multimedia 83%, dan ahli bahasa 80% dengan kategori valid. Berdasarkan respon kepraktisan siswa, produk ini memperoleh skor 95% dan 96% berdasarkan respon kepraktisan guru. Sedangkan untuk keefektifan produk ini mencapai 85% dengan kategori sangat efektif. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa bahan ajar DELIKAN tematik berbasis multimedia interaktif valid, praktis, dan efektif.Kata kunci: pengembangan bahan ajar, delikan, tematik, multimedia interaktif                                                                    AbstractThe learning process that carried out in elementary schools at this time has not utilized technology optimally, so the learning process is less innovative and interesting. This is partly because the availability of technology-based thematic teaching materials such as interactive multimedia in elementary schools is still lacking, which has an impact on student learning outcomes that are still low. This research aims to develop teaching materials of DELIKAN (Dengar, Lihat, Kerjakan) for thematic learning that are based on interactive multimedia on valid, practical, and effective for elementary students. Thematic teaching material of DELIKAN based on interactive multimedia is choosen to maximises available technology facilities and provides innovation of effective learning for students. Model used in this development research is modifying model from Borg & Gall and Lee & Owen which stages are research and data collection, planning, product development, design validation, design revision, product trials, product revision, and usage trials. Based on the product test result, the thematic teaching material of DELIKAN based on interactive multimedia obtained a score 94% of percent validity according to material expert, 83% from multimedia expert, and 80% from language expert with quite valid category. Based on students' practicality, this product got a score 95% and 96% based on teacher practicality. Whereas for the effectiveness, this product reaches 85% with very effective category. Based on those data, it can be conclude that thematic teaching material of DELIKAN based on interactive multimedia is valid, practical, and effective.Keywords: development of teaching materials, delikan, thematic, interactive multimedia
Meningkatkan Kompetensi Calon Guru melalui Kegiatan Microteaching berbasis Lesson Study (LS) Mahasiswa Pendidikan Biologi Farida Nurlaila Zunaidah
Efektor Vol 3 No 2 (2016): Efektor Vol 3 No 2 Tahun 2016
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.128 KB) | DOI: 10.29407/e.v3i2.487

Abstract

Untuk meningkatkan kompetensi siswa, diperlukan guru yang cakap dan terampil. Untuk dapat membentuk calon guru yang berkompetensi tinggi, Prodi Pendidikan Biologi Universitas Nusantara PGRI kediri rutin mengadakan kegiatan Microteaching. Pada kegiatan microteaching ini mahasiswa sebagia calon guru diberikan kesempatan untuk banyak menggali ilmu dan mengeksplore kemampuan mengajar dengan teman sebaya mereka. Disisi lain, kegiatan microteaching yang sudah terlaksana masih banyak yang bersifat monoton. Dimana dosen hanya membimbing dan mengarahkan jika ada mahasiswa yang bertanya tentang RPP, silabus atau media yg akan digunakan. Proses microteaching berlangsung seharian yang membuat mahasiswa merasa bosan untuk menyimak. Tujuan dari penelitian ini adalah memasukkan Lesson Study (LS) dalam kegiatan microteaching. Diharapkan dengan adanya LS ini, kegiatan microteaching akan bisa meningkatkan kompetensi mengajar mahasiswa calon guru serta mampu mengurangi rasa bosan ketika mengikuti kegiatan microteaching.
Pengembangan Multimedia Interaktif pada Materi Hubungan Antar Komponen Ekosistem dan Jaring-Jaring Makanan di Lingkungan Sekitar Pada Siswa Sekolah Dasar Artika Dewi Agustin; Farida Nurlaila Z; Wahyudi Wahyudi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i3.2248

Abstract

Penelitian pengembangan ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi dan wawancara yang dilakukan di SDN Betet 1 Kota Kediri. Pada pembelajaran IPA, guru hanya menggunakan LKS dan buku guru saja, jadi proses pembelajaran kurang menarik sehingga kurang mencukupi kebutuhan siswa, untuk itu kita membuat media yang berupa multimedia interaktif. Nilai siswa pada saat menggunakan LKS saja nilainya masih di bawak KKM dan sedangkan setelah menggunakan media pembelajaran yang berupa multimedia interaktif siswa banyak yang mendapat nilai di atas KKM dengan materi Hubungan Antar Komponen Ekosisten Dan Jaring-jaring Makanan di Lingkungan Sekitar.  Adapun tujuan  dalam penelitian Untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan, keefektifan produk pengembangan  multimedia interkatif pada materi hubungan antar komponen ekosistem dan jaring-jaring makanan di lingkungan sekitar kelas V. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D oleh S. Thiagarajan yang memiliki 4 tahapan yaitu Define (pendefinisian), Design (perancangan), Develop (pengembangan), dan Disseminate (penyebaran). Tetapi penelitian ini berhenti sampai tahap Develop (pengembangan) saja, dikarenakan keterbatasan biaya, waktu dan adanya pandemi Covid-19. Hasil penelitian pengembangan media pembelajaran multimedia interaktif sebagai berikut: 1) multimedia interaktif dapat dinyatakan valid dan dapat digunakan dalam pembelajaran berdasarkan hasil validasi media mendapat nilai 92 dengan presentase skor 100%. 2) multimedia interaktif dapat dinyatakan valid dan dapat digunakan dalam pembelajran berdasarkan hasil validasi materi mendapat nilai 90 dengan presentasi skor 100%. 3) untuk angket kepraktisan guru dapat dinyatakan valid dan dapat digunakan untuk pembelajaran  mendapat nilai 93 dengan presentasi skor 100%. 4) untuk angket uji coba respon siswa mendapat nilai 79,4% .Kesimpulannya pada pembelajaran yang menggunakan multimedia interaktif pada materi hubungan antar komponen ekosistem dan jarring-jaring makanan di lingkungan sekitar dapat dinyatakan layak digunakan untuk media pembelajaran. Untuk itu produk yang telah dikembangkan dapat memenuhi kriteria yang di sampaikan atau di kembangankan oleh peneliti
Analisis Kebutuhan Bahan Ajar Mata Kuliah Kurikulum Eva Nurul Malahayati; Farida Nurlaila Zunaidah
Jurnal Basicedu Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1802

Abstract

Ketersediaan bahan ajar dan sumber belajar  adalah salah satu komponen penting dalam sebuah perkuliahan. Tujuan penelitian ini adalah menguraikan hasil angket kebutuhan bahan ajar oleh mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Responden sejumlah 66 mahasiswa dari Universitas Nusantara PGRI Kediri dan Universitas Islam Balitar. Instrument penelitian ini menggunakan angket analisis kebutuhan yang disajikan pada platform google form. Pengumpulan data dengan menyebarkan angket analisis kebutuhan bahan ajar pada 2 instansi yang berbeda. Teknik analisis data dengan menguraikan data hasil angket kebutuhan bahan ajar, yang dianalisis secara mendetail. Hasil pada penelitian ini adalah 1) mahasiswa membutuhkan sebuah bahan ajar berupa buku ajar untuk menunjang proses perkuliahan pada matakuliah kurikulum, 2) bahan ajar menyajikan topik-topik sesuai dengan yang disajikan dosen pengampu, 3) bahan ajar disajikan secara sistematis, menarik dan menggunakan Bahasa yang mudah dipahami oleh mahasiswa, dan 4) bahan ajar bisa bersifat fleksibel bisa diakses kapanpun dan dimanapun. Hasil analisis diharapkan dapat dijadikan dasar dalam mengembangkan bahan ajar kurikulum sesuai kebutuhan mahasiswa.
Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah Untuk Guru Sekolah Dasar Pada Anggota Gugus 1 Kecamatan Ringinrejo Kabupaten Kediri Erwin Putera Permana; Endang Sri Mujiwati; Sutrisno Sahari; Novi Nitya Santi; Rian Damariswara; Bagus Amirul Mukmin; Farida Nurlaila Zunaidah; Kukuh Andri Aka; Karimatus Saidah
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 1 No 1 (2017): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2017
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.595 KB) | DOI: 10.29407/ja.v1i1.11729

Abstract

Kemampuan menulis bagi guru menjadi tuntutan profesinya. Bagi pengembangan karirnya guru wajib memenuhi syarat berupa penulisan karya ilmiah. Syarat ini seringkali menjadi penghambat kenaikan jenjang pangkat bagi guru mengingat rendahnya kemampuan dan minat menulis di kalangan mereka. Kegiatan yang akan dilaksanakan dalam pelatihan ini adalah kegiatan workshop menulis karya ilmiah, dimana pada tahap pertama peserta mendapatkan materi yang berkaitan dengan penulisan karya ilmiah. Selanjutnya, pada tahap kedua, peserta diwajibkan membuat karya ilmiah dengan menggunakan metode pendampingan, partisipatif, serta terbimbing. Tahap ketiga peserta mengumpulkan tugas karya ilmiah dilanjutkan dengan diskusi yang melibatkan semua personalia pengabdian dan peserta pelatihan. Pengabdian masyarakat ini dilakukan oleh dosen-dosen PGSD yang berbentuk kegiatan workshop penyusunan karya ilmiah bagi Guru Sekolah Dasar Pada Anggota Gugus 1 Kecamatan Ringinrejo Kabupaten Kediri. Materi teoritis tentang karya ilmiah dan pendampingan tentang praktik penyusunan penelitian tindakan kelas ini dapat menghasilkan output berupa proposal dan rancangan laporan penelitian tindakan kelas, diharapkan guru memiliki wawasan untuk menyusun penelitian tindakan kelas, disamping itu guru memiliki pengalaman dalam melakukan kegiatan penelitian.