Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

DAMPAK PEMEKARAN TERHADAP PEMBANGUNAN PERTANIAN KOTA CIMAH Malia, Rosda
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 2, No 1 (2012): June
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.928 KB) | DOI: 10.35194/agsci.v2i1.280

Abstract

Semenjak menjadi kota otonom Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Cimahimengalami kenaikan. Dari sisi sektoral, laju pertumbuhan tiap sektor masih diatas empat persenkecuali sektor : pertanian, konstruksi, pengangkutan dan komunikasi. Penelitian ini bertujuanmengetahui dampak pemekaran terhadap pembangunan pertanian Kota Cimahi. Metode analisisyang digunakan yakni statistik deskriptif dan analisis partisipatif. Hasil penelitian menunjukan :pertumbuhan sektor pertanian mengalami penurunan, kontribusi sektor pertanian dalam PDRBKota Cimahi semakin kecil, terjadi alih fungsi lahan pertanian ke non pertanian serta kesejahteraanmasyarakat desa yang belum berubah.
TINGKAT ADOPSI PETANI TERHADAP PENERAPAN PADI PANDANWANGI ORGANIK (Studi Kasus di Desa Tegallega Kecamatan Warungkondang) Rosda Malia, Helmi Gerhana Putra &
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 7, No 2 (2017): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.608 KB) | DOI: 10.35194/agsci.v7i2.160

Abstract

Padi Pandanwangi organik merupakan padi lokal unggulan khas Kabupaten Cianjur. Di tengah minat masyarakat yang semakin tinggi akan pangan yang bersifat organik, sosialisasi pandanwangi organik sudah dilakukan sejak Tahun 2000 namun baru dilakukan oleh sebagian kecil petani. Sehingga perlu adanya suatu pengkajian mengenai tingkat adopsi, agar dapat memberi masukan bagi pengembangan Padi Pandanwangi organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sosial ekonomi petani Padi Pandanwangi organik dan mengetahui tingkat adopsi petani terhadap penerapan Padi Pandanwangi organik. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tegallega, pada bulan Maret sampai bulan Juli 2017. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik sosial mayoritas responden berjenis kelamin laki-laki, berpendidikan SD, mempunyai luas lahan > 1 Ha, berpendapatan perbulan > Rp. 1.420.624, memiliki harta benda > Rp. 30.000.000 dan tingkat adopsi petani terhadap penerapan Padi Pandanwangi organik tergolong tinggi.
PERAN SERTA PEREMPUAN DALAM PROGRAM TERPADU P2WKSS POKJA III DI DESA KERTAJAYA KECAMATAN CIRANJANG KABUPATEN CIANJUR Eva Vaulina Novianti, Rosda Malia, &
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 3, No 1 (2013): June
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.721 KB) | DOI: 10.35194/agsci.v3i1.316

Abstract

Program pemberdayaan masyarakat khususnya perempuan dilakukan sebagai upayapemerintah untuk mengentaskan kemiskinan. Untuk mengetahui sejauh mana peran sertaperempuan dan manfaat yang dirasakan oleh peserta kegiatan maka dilakukan penelitian mengenaiperan serta perempuan dalam Program Terpadu P2WKSS Pokja III yang dilaksanakan di DesaKertajaya Kecamatan Ciranjang Kabupaten Cianjur. Metode penelitian yang digunakan adalahdeskriptif dimana data primer maupun sekunder yang telah terkumpul diolah untuk dianalisis dandideskripsikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran serta perempuan dalam ProgramTerpadu P2WKSS Pokja III masih rendah atau minim dikarenakan waktu pelaksanaanpenyuluhan atau pembinaan tidak sesuai dan rendahnya tingkat pendidikan serta modal yangdimiliki. Peran responden hanya sebatas anggota, namun tingkat motivasi dan manfaat yangdirasakan sudah cukup tinggi. Manfaat yang dirasakan oleh responden dari program ini berupapeningkatan pengetahuan dan keterampilan. Untuk meningkatkan peran serta hendaknya lebihmelibatkan responden dalam setiap tahapan pelaksanaan, mulai dari perencanaan sampai denganproses evaluasi.
EVALUASI TUJUAN KEMITRAAN PETANI KAKAO DENGAN PT. INTER GREEN ESTATE PERKEBUNAN LAYUNGSARI DI DESA CIKIDANG BAYABANG KECAMATAN MANDE KABUPATEN CIANJUR Rosda Malia; Tarno Sutarno
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 1, No 2 (2011): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v1i2.659

Abstract

   Kakao merupakan salah satu komoditas andalan perkebunan yang peranannya cukup penting bagi perekonomian nasional, khususnya sebagai penyedia lapangan kerja, sumber pendapatan dan devisa negara. Salah satu upaya memberdayakan petani agar mampu menjadi pelaku agribisnis yang mandiri, handal dan tangguh dalam penerapan teknologi, menghasilkan produk yang bermutu sesuai dengan permintaan pasar diperlukan sistem dan pola kemitraan yang sinergi dalam suatu usahatani. Masing-masing petani kakao akan memiliki pola kemitraan sendiri sesuai dengan kharakteristik kegiatannya (Romdhon, 2003). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tujuan kemitraan yang dilakukan petani kakao serta pencapaiannya dan mengetahui tujuan kemitraan yang diinginkan petani kakao. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Hasil penelitian ini : (1) tujuan kemitraan antara perusahaan PT. Inter Green Estate Perkebunan Layungsari dan petani kakao meliputi aspek ekonomi, sosial budaya, teknologi dan manajemen ternyata belum berjalan dengan optimal sesuai dengan konsep atau teori tujuan kemitraan, (2) aspek teknologi dan ekonomi tujuan kemitraan yang diinginkan oleh petani kakao Desa Cikidang Bayabang Kec. Mande Kab. Cianjur.
ANALISIS SALURAN PEMASARAN KOMODITAS PANDANWANGI DI DESA BUNIKASIH KECAMATAN WARUNGKONDANG KABUPATEN CIANJUR Rosda Malia; Wisnu Mulyanu Supartin
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 4, No 2 (2014): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v4i2.697

Abstract

Pandanwangi adalah komoditas khas unggulan Cianjur yang mempunyai nilai jual tinggi. Tepat jika pemasaran komoditas ini dikembangkan agar dapat memberikan keuntungan yang banyak bagi petani. Tujuan penelitian ini : (1) mengidentifikasi saluran pemasaran komoditas Pandanwangi, (2) mengetahui biaya pemasaran, (3) mengetahui saluran pemasaran yang paling optimal dan (4) mengidentifikasi struktur pasar komoditas Pandanwangi. Penelitian dilaksanakan di Desa Bunikasih Kecamatan Warungkondang Kabupaten Cianjur dari Bulan April-Juli 2014. Responden dalam penelitian ini adalah petani, pengumpul dan pengecer. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, analisis marjin pemasaran serta farmer’s share. Terdapat tiga saluran pemasaran yang dipilih petani Pandanwangi di Desa Bunikasih. Saluran pertama adalah saluran nol tingkat, yaitu dari petani ke konsumen dengan total biaya pemasarannya Rp. 2.860,- per kilo gram. Saluran kedua adalah saluran satu tingkat, yaitu dari petani, pengumpul kemudian ke konsumen dengan total biaya pemasaran sebesar Rp. 3.343,57,- per kilo gram. Saluran ketiga adalah saluran dua tingkat yaitu dari petani, pengumpul dan pengecer kemudian sampai pada konsumen dengan total biaya sebesar Rp. 3.916,57,- per kilo gram. Saluran pemasaran nol tingkat adalah saluran yang paling optimal bagi petani karena memberikan bagian harga yang paling besar kepada petani dibandingkan dengan saluran pemasaran lainnya. Pada tataniaga komoditas Pandanwangi di Desa Bunikasih struktur pasar yang terbentuk adalah pasar persaingan sempurna.
RANTAI PASOK BERAS PANDANWANGI DI KABUPATEN CIANJUR Rosda Malia
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 10, No 2 (2020): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v10i2.1162

Abstract

Beras Pandanwangi masuk dalam kategori beras Indikasi Geografis. Rasa yang enak, pulen serta wangi membuatnya memiliki nilai jual cukup tinggi. Sekalipun harga beras pandanwangi tinggi, harga gabah/malai di tingkat petani relative rendah. Belum terintegrasinya sistem produksi hulu dan hilir menjadi alasan utama petani  masih  rendah kesejahteraannya. Penelitian ini bertujuan untuk  : (1) mendeskripsikan skema rantai pasok beras pandanwangi di Kabupaten Cianjur dan (2) mengidentifikasi lembaga – lembaga yang berperan dalam rantai pasok beras pandanwangi di Kabupaten Cianjur. Hasil penelitian menunjukan : (1) skema rantai pasok beras pandanwangi di Kabupaten Cianjur melibatkan beberapa lembaga, dan (2) lembaga – lembaga yang berperan dalam rantai pasok beras pandanwangi di Kabupaten Cianjur yakni : petani, pedagang pengumpul (tengkulak), pedagang besar daerah, pedagang pengecer, pedagang besar luar daerah dan pasar swalayan.
PARTISIPASI PEREMPUAN DALAM PROGRAM PERCEPATAN PENGANEKARAGAMAN KONSUMSI PANGAN Rosda Malia
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 5, No 1 (2015): June
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v5i1.585

Abstract

Salah satu program yang melibatkan perempuan sebagai peran utama adalah program Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP). Partisipasi perempuan dalam program P2KP tidak terlepas dari faktor-faktor yang melekat dalam diri. Tingkat partisipasi perempuan juga dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat partisipasi perempuan dalam pelaksanaan P2KP dan mengidentifikasi faktor pendorong dan penghambat yang mempengaruhi tingkat partisipasi perempuan dalam pelaksanaannya. Penelitian ini dilakukan di Kelompok Wanita Tani (KWT) Pelita Pertiwi Desa Sukaluyu Kecamatan Sukaluyu Kabupaten Cianjur, meibatkan responden sebanyak 20 orang yang diambil melalui metode sampling jenuh (sensus). Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi perempuan dalam pelaksanaan program P2KP berada pada kategori sedang dan faktor pendorong internal yang mempengaruhi tingkat partisipasi perempuan tersebut yaitu: usia, pendidikan, pendapatan, luas lahan/pekarangan, dukungan suami dan keluarga serta ketersediaan waktu luang. Sedangkan faktor pendorong eksternal meliputi: pelatihan-pelatihan bagi anggota, dukungan dan kebijakan pemerintah, pelaksanaan program P2KP, bantuan modal dan keterlibatan lembaga terkait dalam pendampingan.
PERAN PUSAT PELATIHAN PERTANIAN DAN PERDESAAN SWADAYA (P4S) MENARA TANI BAKTI MANDIRI DALAM PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN PENDAPATAN PETANI PADI Malia, Rosda
AGROSCIENCE Vol 6, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya peningkatan kompetensi petani di antaranya melalui pelatihan ataupermagangan di Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S). P4S Menara Tani Bakti Mandiri menawarkan beberapa pelatihan pertanian kepada petani, sehingga petani memperoleh pengetahuan, keterampilan dan mampu menganalisis situasi yang mereka hadapi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Peran P4S Menara Tani Bakti Mandiri dalam peningkatan pengetahuan petani. (2) Peran P4S Menara Tani Bakti Mandiri dalam peningkatan pendapatan petani. Penelitian ini dilaksanakan di P4S Menara Tani Bakti Mandiri bertempat di Desa Sukamanah, Kecamatan Karangtengah,Kabupaten Cianjur. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Februari sampai Mei 2016. Penentuan responden dilakukan secara purposif berjumlah 30 responden. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif, usaha tani, analisis korelasi dan uji-t. Hasil pengujian menunjukan adanya hubungan sangat kuat antara peran P4S dengan tingkat pengetahuan. Terdapat hubungan yang kuat antara peran P4S dengan peningkatan pendapatan. Sehingga terdapat peran P4S dalam peningkatan pengetahuan dan pendapatan petani.
EFEKTIFITAS PEMILIHAN METODE DALAM PENYULUHAN PETERNAKAN SAPI POTONG DI DESA MEKARSARI KECAMATAN AGRABINTA KAB. CIANJUR Malia, Rosda; Malihah, Siti
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 1, No 2 (2011): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v1i2.664

Abstract

      Kecamatan Agrabinta merupakan salah satu kecamatan yang dijadikan sentra produksi sapi potong. Kegiatan penyuluh peternakan sapi potong di Kecamatan Agrabinta belum banyak dikaji oleh kalangan akademisi . Tujuan penelitian untuk mengetahui metode yang dipilih dalam penyuluhan peternakan sapi potong serta mengetahui efektifitas pemilihan metode penyuluhan tersebut. Penelitian dilakukan di Desa Mekarsari Kecamatan Agrabinta Kabupaten Cianjur, pada bulan Maret sampai dengan bulan Juni 2009. Responden sebanyak 30 orang peternak sapi potong. Data hasil penelitian dianalisis dengan statistik deskriptif dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Metode yang digunakan dalam penyuluhan tersebut adalah metode demplot, ceramah, kunjungan rumah dan diskusi, (2) hasil uji t menunjukkan terdapat perbedaan tingkat pengetahuan antara sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan ternak sapi potong membuktikan pemilihan metode penyuluhan cukup efektif.
ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN PD. RASA MANDIRI Malia, Rosda; Priadi, Getama
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 3, No 2 (2013): December
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v3i2.685

Abstract

       PD. Rasa Mandiri merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang produksi olahan pisang dengan merk dagang “Mutia Rasa”. Tingginya permintaan produk olahan pisang, menjadi salah satu faktor PD. Rasa Mandiri untuk mengembangkan usahanya. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang menjadi kekuatan (strengths), kelemahan (weakness), peluang (opportunity) dan ancaman (threats) dan mengetahui strategi pengembangan yang tepat buat PD. Rasa Mandiri. Pemilihan tempat penelitian dilakukan dengan metode purposif. Penelitian mulai Bulan Februari sampai dengan bulan April 2013. Metode pengolahan dan analisis data terdiri dari : analisis deskriptif dan analisis formula strategi. Matriks IFE dan EFE menunjukkan total bobot skor rata-rata sebesar 2,73 dan 2,63. Hasil analisis matriks IE menggambarkan posisi PD. Rasa Mandiri berada pada posisi V, yaitu tahap hold and maintain. Kemudian dari matriks SWOT diperoleh delapan alternatif strategi dan dari hasil matriks QSPM  diperoleh prioritas strategi bagi PD. Rasa Mandiri secara berturut-turut sebagai berikut; menjalin kemitraan dengan petani pisang atau pun penyuplai bahan baku yang lebih luas, melakukan sistem manajemen keuangan dalam perusahaan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperluas pasar, terus berinovasi dalam produk olahan pisang, menggunakan teknologi dalam produksi maupun manajemen perusahaan, menjalin komunikasi yang lebih erat dengan konsumen dan karyawan dan menambah modal untuk meningkatkan produksi.