Claim Missing Document
Check
Articles

KOMUNIKASI NIKLAS LUHMANN DALAM MEMBANGUN KERUKUNAN ANTAR UMAT BERAGAMA DI WILAYAH PERKOTAAN Martha Suhardiyah
IJIC: Indonesian Journal of Islamic Communication Vol 3 No 1 (2020): IJIC: Indonesian Journal Of Islamic Communication
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Pascasarjana IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ijic.v3i1.811

Abstract

Religious plurality in the era of globalization is a necessity in the midst of cultural heterogeneity, religious expression and religion itself. Religious plurality has a very large potential and role in the process of integrating the development of the Indonesian nation in the future. However, on the other hand, religious plurality contains the potential for conflict and disintegration of the nation, because the dominance of the absolute truth claims of each religion so that emotions become the basis of interaction and communication. Therefore, communication becomes a pillar of religious harmony. To achieve religious harmony, this research uses a qualitative-descriptive method that puts with Niklas Luhmann theory of communication. The results obtained in this study are communication with Lumann view is a social system based on action (activity) using communication tools and attribution as a reduction of the complexity of public trust. This Luhmann style action communication is very important to be applied to the Surabaya urban community in order to create harmony between religious communities. Therefore, the inter-religious community in the urban area of ​​Surabaya builds communication with various models, namely Interpersonal Communication, group communication, Organizational or Institutional communication and cultural communication. This communication model is seen in the daily lives of urban Surabaya communities to foster harmony between religious communities. All of these communication models are supported by mutual respect, mutual acceptance of differences and a culture of mutual cooperation.
PERAN LINGKUNGAN BISNIS DALAM KEBERLANGSUNGAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) martha suhardiyah; christina menuk handayani
Majalah Ekonomi Vol 18 No 2 (2014): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.672 KB)

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mempunyai peran besar dalam mewujudkan pembangunan ekonomi nasional khususnya kontribusi dalam menyumbang Produk Domestik Bruto (PDB) yang terus meningkat setiap tahunnya. Telah disadari begitu besarnya peran UMKM dalam perekonomian nasional, maupun dalam penyerapan tenaga kerja dan pemerataan distribusi hasil pembangunan di Indonesia maka UMKM perlu mendapatkan perhatian yang besar baik dari pemerintah maupun dari masyarakat agar dapat lebih kompetitif dengan pelaku ekonomi lainnya. Lingkungan Bisnis kedepan diharapkan dapat mendorong sinergitas antar UMKM dalam mengembangkan ekonomi nasional dimana setiap pelaku ekonomi memiliki peran masing-masing dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.Untuk mewujudkan keberlangsungan UMKM diperlukan lingkungan/iklim usaha yang kondusif seperti adanya keamanan dan ketentraman serta adanya penyederhanaan prosedur perizinan usaha, keringanan pajak, perlindungan usaha jenis tertentu terutama jenis usaha tradisional yang merupakan usaha golongan mikro serta lebih mempercepat kemitraan antara UMKM dengan usaha-usaha besar.
PERBANKAN SYARIAH DAN PELAPORAN AKUNTANSI SYARIAH suhardiyah, martha
Majalah Ekonomi Vol 16 No 1 (2012): Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1265.142 KB)

Abstract

Pada era terakhir ini di Indonesia berkembang usaha berciri syariah diantaranya adalah bank syariah, walaupun masih banyak terdapat Bank Umum dan bank Perkreditan Rakyat yang melayani kepentingan masyarakat . Lahirnya bank Syariah merupakan suatu jawaban dari keinginana sebagian penduduk Indonesia yang beragama Islam, dimana pada bank ini tidal( diberlakukanya bunga atas modal sebagai balas jasa bagi nasabah ataupun pihak bank yang telah menanamkan modalnya pada pihak lain . Dalam ajaran Islam bunga dianggap sebagai riba sehingga merupakan hal yang haram.Pada Bank Syariah diberlakukannya sistem bagi hasil keuntungan maupun kerugian kepada para nasabah. Untuk mengetahui berapa besar bagi hasil dan bagi rugi maka bank diwajibkan untuk membuat laporan keuangan sesuai dengan standart akuntansi keuangan yang berlaku.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (STUDI KASUS PADA UNIVERSITAS PGRI ADI BUANA SURABAYA) Suhardiyah, Martha; Waryanto, bambang Dwi
Majalah Ekonomi Vol 18 No 1 (2014): Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.864 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja suatu sistem informasi akuntansi yang diterapkan/ digunakan pada suatu unit organisasi, dimana faktor yang terdiri dari Keterlibatan Pemakai dalam penggunaan sistem, pengembangan sistem, adanya edukasi berupa program pendidikan dan pelatihan bagi pengguna dalam hal ini pihak mahasiswa dan pengambil keputusan dan adanya dukungan manajemen merupakan faktor-faktor yang dianggap mempengaruhi kinerja sistem informasi akuntansi. Pada lembaga pendidikan Sistem informasi Akademik sangat dominan perannya bagi pengguna terutama bagi mahasiswa dan para pengambil keputusan terkait kemajuan institusi. Pengambilan data dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada responden (mahasiswa sebagai pengguna sistem). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Fakultas Ekonomi UNIPA Surabaya dengan sampel mahasiswa semester akhir di Program studi Manajemen dan Program Studi Akuntansi angkatan 2009. dengan menggunaan analisis regresi linier berganda untuk menganalisis pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen Berdasarkan hasil analisis data jika dikaitkan dengan masalah penelitian yang berbunyi Bagaimana Pengaruh faktor-faktor suatu sistem informasi akuntansi terhadap kinerja Sistem Informasi Akuntansi ? maka berdasarkan hasil analisis data menujukkan bahwa Faktor-faktor suatu sistem informasi akuntansi yang meliputi: Keterlibatan pengguna/partisipasi user dalam proses pengembangan SIA (X1), Program pelatihan dan pendidikan bagi user (X2) dan Dukungan dari Manajemen (X3) secara bersama-sama berpengaruh terhadap Kinerja Sistem Informasi Akuntansi (Y) berpengaruh sebesar .48,5 %, sedangkan 51.5% dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti, faktor lain itu seperti kemampuan pengguna, soft ware yang digunakan dll sedangkan menurut masng-masing variabel menunjukkan bahwa : (1). Keterlibatan pengguna/partisipasi user dalam proses pengembangan SIA (X1) terhadap Kinerja Sistem Informasi Akuntansi (Y) menunjukkan menunjukkan nilai sig 0.113 lebih besar dari derajat signifi kan (α) 0.05 maka dapat diambil keputusan bahwa H0 diterima dan H1 gagal/ ditolak sehingga: Keterlibatan pengguna/partisipasi user dalam proses pengembangan SIA (X1) tidak berpengaruh terhadap Kinerja Sistem Informasi Akuntansi (Y) diterima. (2).Program pelatihan dan pendidikan bagi user (X2) terhadap Kinerja Sistem Informasi Akuntansi (Y) menunjukkan nilai sig 0.038 lebih kecil dari derajat signifikan (α) 0.05 maka dapat diambil keputusan bahwa H0 ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Program pelatihan dan pendidikan bagi user (X2) berpengaruh terhadap Kinerja Sistem Informasi Akuntansi (Y). (3).Dukungan dari Manajemen (X3) terhadap Kinerja Sistem Informasi Akuntansi (Y) menunjukkan nilai sig 0.00 lebih kecil dari derajat signifikan (α) 0.05 maka dapat diambil keputusan bahwa H0 gagal ditolak dan H1 diterima Sehingga dapat disimpulkan bahwa Dukungan dari Manajemen (X3) berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Sistem Informasi Akuntansi (Y). Oleh karena itu perlu adanya Program pendidikan dan pelatihan tentang Sistem Informasi berbasis IT bagi pengguna/ user dan pemilik (owner) dengan teknik atau pendekatan program terpadu. disamping itu pemilik hendaknya selalu meng update data/ informasi demi kepuasan pengguna SIA .
ANALISIS CAMEL UNTUK MENILAI KESEHATAN BANK PADA BANK CIMB NIAGA suhardiyah, martha
Majalah Ekonomi Vol 15 No 2 (2011): Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1300.609 KB)

Abstract

Sektor perbankan mempunyai peranan penting dan strategis dalam perekonomian nasional. Dengan semakin terbukanya perekonomian nasional akan semakin tinggi pula eksposure yang dihadapi Bank, yang pada gilirannya akan membebani modal dan mempengaruhi tingkat kesehatan bank tersebut. Penilaian tingkat kesehatan suatu bank yang mencerminlcan kondisi kinerja bank tidak hanya penting bagi Bank itu sendiri, tetapi juga penting bagi pemerintah dan terutama bagi masyarakat, karena modal utama bank dalam usahanya adalah dana masyarakat yang dipercayakan pada Bank. Mengingat pesatnya perkembangan sektor perbankan dan perubahan kompeksitas usaha serta profil risiko bank, dan juga adanya perubahan metodologi dalam penilaian kondisi Bank yang diterapkan secara internasional, maka Bank Indonesia telah mengeluarkan peraturan barn perihal Tata Cara Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum yang menggunakan metode CAMEL melalui Peraturan Bank Indonesia No.6/23/DPNP tgl. 31 Mei 2004, metode ini dapat dipergunakan untuk menilai kesehatan keuangan suatu bank , penelitian ini mengambil sampel laporan keuangan Bank CIMB Niaga tahun 2009 — 2010. Dengan menggunaan Analisis Camel dapat diketahuia bahwa Dan hasil analisis CAMEL terhadap Rasio Laporan Keuangan Bank CIMB Niaga tahun 2009 dan tahun 2010, Maka dapat diambil kesimpulan bahwa Bank CIMB Niaga banyak mengalami peningkatan (kemajuan). Hal ini dapat kita lihat dan ketujuh indikator kesehatan perbankan diatas yang mana dari tahun 2009 ke tahun 2010 menunjukan perubahan Peningkatan (Kemajuan).Oleh karena itu kami menyimpulkan bahwa Bank CIMB Niaga dalam kondisi baik (Sehat), sehingga kondisi ini hares ditingkatkan lagi untuk kemajuan Bank CIMB Niaga.
PENGENDALIAN INTERN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA SIKLUS PENDAPATAN BERBASIS KOMPUTER DALAM ENTITAS USAHA suhardiyah, martha
Majalah Ekonomi Vol 14 No 1 (2011): Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.391 KB)

Abstract

Tujuan utama dari akuntansi keuangan. untuk menyediakan suatu informasi yang relevan terhadap pihak-pihak luar seperti pemegang saham, kreditur, maupun pihak pemerintah. Untuk dapat memenuhi kebutuhan informasi bagi pihak ekstern maupun intern tersebut, maka disusun suatu sistem informasi akuntansi. Sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan perusahaan, maka sistem informasi akuntansi dapat diproses baik dengan cara manual maupun dengan menggunakan mesin-mesin mulai dari mesin pembukuan yang sederhana sampai dengan komputer. Jika sistem akuntansi dibuat secara komputerisasi, bagaimana model pengendalian intern Sistem Informasi Akuntansi (SIA) pada siklus pendapatan merupakan hal yang dikaji dalam artikel ini. Pengendalian Sistem Informasi Akuntansi berbasis komputer merupakan suatu pemeriksaan mulai dari input sampai dengan output. Dengan pemeriksaan sebagai berikut: Output diperiksa apakah Financial Report/output lainnya sesuai dengan standar yang ada. Proses pada Sistem Informasi Akuntansi berbasis komputer diperiksa apakah pemrograman menjamin kecepatan, ketelitian dan relevansi suatu informasi. Pemeriksaan dilakukan pada input yang dimasukkan tersebut valid atau tidak dan sesuai dengan ouput atau tidak. Audit Sistem Informasi Akuntansi berbasis komputer mempunyai peranan dalam Penyajian Financial Report. Sehingga Financial Report dapat dijadikan informasi bagi pihak intern maupun ekstern dan juga merupakan dasar pengambilan keputusan secara tepat.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPEN GARUHI PRODUKTIVITAS KERJA PEGAWAI UNIVERSITAS PGRI ADI BUANA SURABAYA suhardiyah, martha
Majalah Ekonomi Vol 12 No 1 (2010): Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.381 KB)

Abstract

Memiliki usaha yang berkembang merupakan suatu impian setiap pelaku b;snis, oleh karenanya dilakukan berbagai upaya agar tetap bisa berkembang usahanya.Tenaga kerja merupakan salah satu unsur utama dalam menyumbang keberhasilan perkembangan usaha ( disamping faktor modal, material, metode, manajemen dan informasi), apabila memiliki sumber daya manusia yang kualifiksai baik dan ditunjang adanya faktor-faktor pendukung yang baik maka organisasi tersebut akan menjadi baik dan berkembang. Banyak usaha yang dilalcukan oleh suatu organisasi untuk dapat memiliki sumber daya manusia yang berkualitas, diantaranya dimulai dengan rekruitmen dengan persyaratan kualifikasi tinggi, diadakan pelatihan sampai dengan sabotase dengan mengambil SDM perusahaan lain agar mendapatkan SDM yang diinginkan. UNIPA Surabaya merupakan salah satu organisasi kemasyarakatan yang produk utamanya adalah penyelenggaraan jasa pendidilcan jugs sangat memerlukan SDM yang kompeten sesuai bidangnya, apalagi dengan adanya persyaratan kesehatan EPSBED maka peran SDM menjadi sangat vital. Penelitian ini memberikan gambaran tentang factor-fakto yang mempengaruhi produktifitas kerja, dengan sampel sebanyak 89 orang , dengan analisis data secara kualitatif diperoleh hasil sbb: (1)Factor-faktor yang terdiri dai semangat kerja, hubungan yang hannonis, kerjasama, kegairahan dan kemampuan memanfatkan dan menggunakan perlengkapan pelcerjaan mcmpengaruhi tcrhadap podulctifitas kcija hal ini dibuictikan dari hasil nanalisa data rata-ratanya diperoleh basil 0,79% mcnurut criteria menunjukkan pangaruh yang tinggi , sedangakan sebesar 0,21 dipersaruhi oleh factor lain seperti: Faktor keluarga, kesempatan yang dibenican kepada pegawai untuk berkembang adanya standari operation procedure ( SOP ) untuk setiap kegiatan. (2). Dan factor-falctor yang terdiri dari semangat kerja, hubungan yang harmonis, ketjasama, kegairahan dan kemampuan mcmanfatkan dan menggunakan perlengkapan pelceajaai, temyata Semangat kerja menunjukkan basil yang terting,gi yaitu sebesar84% dibandingkan dengan factor yang lain.semangat kerja merupakan hal yang perlu tents dipeliharadan ditingkatkan, karena dengan semangat yang tinggi dapat menjadi factor penentu keberhasilan kija dan siap ,menghadapi kesulitan dan tantangan kerja. Dari basil tersebut maka dapatlah dikatakan perlu adanya timbal bailie kedasama antara pekerja dengan pemihic yang saling mengunturskan untuk kemajuan bersama, karena tanpa itu kelangsungan hidup institusi kurang terjamin.
PENGARUH PENGUNGKAPAN SUSTAINABILITY REPORT TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2011-2015 suhardiyah, martha; Khotimah, Khusnul; Subakir, Subakir
Majalah Ekonomi Vol 23 No 1 (2018): Juli 2018
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.957 KB)

Abstract

This study aims to determine whether there is influence disclosure Sustainability Report on financial performance. The variables used are economic performance (X1), environmental performance (X2), social performance (X3) and Financial Performance (Y). This research data is secondary data obtained from company's annual report of mining sector invesment which listed in Indonesia Stock Exchange and sampling technique using purposive sampling. Methods of data analysis using classical assumption test and multiple linear regression analysis. Based on data analysis, it is concluded that partially (t test) economic performance variable got t-count equal to 4,027 and sign equal to 0,001 <0,05, hence proposed hypothesis accepted. The environmental performance was calculated by 2.879 and the sign was 0.011 <0.05, thus the proposed hypothesis was accepted. The social performance is calculated by 1,264 and the sign is 2,224> 0,05, thus the proposed hypothesis is rejected. Financial performance is influenced by economic performance, environmental performance and social performance in sustainability report of 88.3% and sisahnya influenced by other variables. Therefore, it is expected to further improve the financial performance of the company with more attention to sustainability report (sustainability report) in a row and continue to be expanded
Penguatan Pengelolaan Keuangan BUMDes Sebagai Upaya Menuju Desa Mandiri di Desa Kebontunggul Mojokerto Aristha Purwanthari Sawitri; Taudlikhul Afkar; Martha Suhardiyah; Suharyanto
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 2 (2020): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v5i2.4324

Abstract

The purpose of the implementation of this community service activity is to provide an understanding of the financial management of BUMDes. The problem faced by partners is that bumdes financial management has not been properly managed, resulting in the optimal governance of BUMDes in the partner village. The un availability of accommodated resources in the village is one of the causes of the unsanying of local potential in partner villages and their surroundings. This method of community service implementation is carried out by providing training on the importance of accounting management as a form of business management accountability and providing assistance to partners in compiling financial statements in accordance with financial accounting standards (SAK). The result of this community service activity is that BUMDes managers are able to compile BUMDes financial statements in a simple way including cash statements, income statements, capital change reports and financial position statements. Although the results of financial reporting compiled by partners are still very simple, this reporting has been done with SAK and it is expected that in the future the management of the partner's financial system is well organized.
ANALISIS FAKTOR LINGKUNGAN OPERASIONAL DALAM SUSTAINABILITY BISNIS DI KOTA SURABAYA Martha Suhardiyah; Diah Karunia Binawati; - Subakir
Eco-Entrepreneur Vol 2, No 2 (2016): DESEMBER
Publisher : Eco-Entrepreneur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/ee.v2i2.4359

Abstract

ABSTRAKJumlah penduduk akan berdampak pada masalah ketenagakerjaan, di Indonesia yang mempunyai jumlah penduduk  besar  mengakibatkan  permasalah yang dan kompleks, hal ini disebabkan adanya perbedaan antara kesempatan kerja dengan  angkatan kerja sehingga terjadi pengangguran , oleh karena itu adanya sektor informal seperti UMKM sangatlah membantu mengatasi masalah penyerapan tenaga kerja.  Dalam penelitian ini mengambil populasi dari pelaku UMKM yang menjadi binaan Dinas Koperasi UMKM kota Surabaya dengan sampel sebanyak 119 UMKM. Berdasarkan hasil analisis data dengan analisis deskripsi eksplorasi diperoleh hasil bahwa faktor-faktor Lingkungan operasional yang berupa pesaing, kreditor, pelanggan, tenaga kerja dan pemasok, secara keseluruhan  mempengaruhi sustainability  UMKM  tetapi yang dirasakan paling besar pengaruhnya terhadap sustainability adalah  pelanggan/konsumen.ABSTRACTThe population will have an impact on employment issues, in Indonesia which have large populations resulting a comples problems, this is due to the difference between working opportunity and the number of workforce, that causing unemployment. The informal sectors such as SMEs is helping to overcome the problem of labor. This study takes a population of SMEs that under Department of Cooperatives and SMEs in Surabaya, with a sample of 119 SMEs. Based on the results of the data analysis by descriptive analysis showed that the the operational environment factors in the form of competitors, creditors, customers, workforce and suppliers, have affect towards the sustainability of SMEs, but the greatest effect on sustainability is the customer / consumer.