Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Investasi Dari Mahasiswa Dengan Latar Belakang Pendidikan Yang Berbeda Studi Kasus di Bandung Aryani, Sinta
Jurnal Rekayasa Sistem & Industri Vol 5 No 02 (2018): Jurnal Rekayasa Sistem & Industri - Desember 2018
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jrsi.v5i01.292

Abstract

Untuk meningkatkan jumlah investor di Indonesia, perlu mengetahui faktor-faktor yang dapat mempengaruhi seseorang dalam membuat keputusan investasi yang mungkin berbeda antar individu. Tujuan makalah ini adalah untuk menjelaskan tentang pengaruh jenis kelamin, pendidikan keuangan, financial literacy, usia, biaya bulanan, dan pendapatan bulanan terhadap keputusan investasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan menggunakan kuesioner. Responden untuk penelitian ini adalah 250 mahasiswa di Bandung dengan latar belakang pendidikan yang berbeda. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari penelitian ini, financial literacy merupakan faktor yang paling signifikan yang dapat mempengaruhi keputusan investasi.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Investasi Dari Mahasiswa Dengan Latar Belakang Pendidikan Yang Berbeda Studi Kasus di Bandung Sinta Aryani
JRSI (Jurnal Rekayasa Sistem dan Industri) Vol 5 No 02 (2018): Jurnal Rekayasa Sistem & Industri - Desember 2018
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jrsi.v5i01.292

Abstract

Untuk meningkatkan jumlah investor di Indonesia, perlu mengetahui faktor-faktor yang dapat mempengaruhi seseorang dalam membuat keputusan investasi yang mungkin berbeda antar individu. Tujuan makalah ini adalah untuk menjelaskan tentang pengaruh jenis kelamin, pendidikan keuangan, financial literacy, usia, biaya bulanan, dan pendapatan bulanan terhadap keputusan investasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan menggunakan kuesioner. Responden untuk penelitian ini adalah 250 mahasiswa di Bandung dengan latar belakang pendidikan yang berbeda. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari penelitian ini, financial literacy merupakan faktor yang paling signifikan yang dapat mempengaruhi keputusan investasi.
Design Business Offline and Online Based on Website of Pikyeum SME in Bandung Dinda Syabila Elfani; Endang Chumaidiyah; Sinta Aryani
International Journal of Innovation in Enterprise System Vol 6 No 01 (2022): International Journal of Innovation in Enterprise System
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/ijies.v6i01.155

Abstract

Pikyeum SME created a new business idea to connect sellers and consumers, introduce products, and place online purchases. By creating a website, Pikyeum SME makes it easy for consumers throughout Indonesia to find Peuyeum chips. This case study was conducted in Pikyeum SME, located in Lot Leuwidulang No. C 02, Sub-district Pameungpeuk, Bandung, Indonesia. Data collection and analysis were conducted qualitatively and quantitatively. The purpose of this research is to measure the demand, design technical and operational aspects, design a website-based application, measure the product's financial feasibility, and measure the sensitivity level of Pikyeum food products offline and online sales. Survey data were analyzed using corrected item-total correlation as a validity testing technique and Cronbach's Alpha as a reliability testing technique with the aid of the SPSS program. Based on this research, Net Present Value (NPV) is IDR 167.006.461, Interest Rate of Return (IRR) at 36,70%, and Payback Period at 3,4 years. It can be concluded that Pikyeum SME is feasible to run because NPV > 0, payback period < asset economic life, and IRR > MARR. The increase of raw materials and packaging costs shouldn’t be more than 36,76%. Meanwhile, the increase of labor cost shouldn’t be more than 23,51%. The demand decreases shouldn’t be more than 15,63% and selling prices shouldn’t exceed 11,34%.
Feasibility Analysis of Opening Sempol Ayam Crispy MAW.IH Business In Bandung City Viewing From Market, Technical, and Financial Aspects Faya Dwitifany; Nanang Suryana; Sinta Aryani

Publisher : Department of Industrial Engineering - Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jkie.v8i3.2693

Abstract

Sempol Ayam Crispy Maw.Ih outlet is a business engaged in the culinary field that will be opened in the city of Bandung using a take away service system. In this study, the market aspect was examined by distributing questionnaires to 100 respondents who were residents of the city of Bandung with an age range of 15-64 years. The results of the distribution of this questionnaire show that the percentage of the number of potential markets is 94%, the available market is 90%, and for the target market, Sempol Ayam Crispy Maw.Ih sets a target of 0.4% of the available market. For the technical and financial aspects, secondary data is used. obtained from several sources. The results of the projected feasibility calculation for five years show that the MARR percentage is 13%, the Net Present Value (NPV) is Rp.123.256.159, the Internal Rate of Return (IRR) is 59%, and the Pay Back Period (PBP) is 1 year. 9 months. Due to the NPV > 0, the IRR > MARR, and the PBP is not greater than the financial projection period, the opening of the Sempol Ayam Crispy Maw.Ih outlet is feasible. Sempol Ayam Crispy Maw.Ih outlet is a business engaged in the culinary field that will be opened in the city of Bandung using a take away service system. In this study, the market aspect was examined by distributing questionnaires to 100 respondents who were residents of the city of Bandung with an age range of 15-64 years. The results of the distribution of this questionnaire show that the percentage of the number of potential markets is 94%, the available market is 90%, and for the target market, Sempol Ayam Crispy Maw.Ih sets a target of 0.4% of the available market. For the technical and financial aspects, secondary data is used. obtained from several sources. The results of the projected feasibility calculation for five years show that the MARR percentage is 13%, the Net Present Value (NPV) is Rp.123.256.159, the Internal Rate of Return (IRR) is 59%, and the Pay Back Period (PBP) is 1 year. 9 months. Due to the NPV > 0, the IRR > MARR, and the PBP is not greater than the financial projection period, the opening of the Sempol Ayam Crispy Maw.Ih outlet is feasible.
Perancangan Bisnis dan Kelayakan Ekspansi Area Penjualan Dessert pada One Eighty Coffee and Music di Kota Bandung Nadya Calista Siahaan; Nanang Suryana; Sinta Aryani
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.065 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6457

Abstract

Industri kreatif merupakan suatu kelompok industri yang terdiri dari berbagai jenis industri yang memiliki keterkaitan dalam suatu proses tindakan dari sebuah ide menjadi potensi nilai ekonomi tinggi yang dapat menciptakan kesejahteraan dan lapangan pekerjaan. Pada zaman yang semakin modern ini, industri kuliner di Indonesia akan semakin menjadi industri kreatif yang akan berperan penting dalam perkembangan ekonomi kreatif negara. Sebagai salah satu usaha yang bergerak di bidang industri kuliner, One Eighty Coffee and Music menawarkan jenis makanan yaitu dessert. Jenis makanan tersebut merupakan makanan yang memiliki jumlah peminat yang cukup banyak dengan area yang kurang luas sehingga One Eighty Coffee and Music ingin melakukan ekspansi area untuk memberikan kenyamanan kepada konsumen. Oleh karena itu diperlukan perancangan kelayakan bisnis pada ekspansi area penjualan dessert One Eighty Coffee and Music berdasarkan aspek pasar, aspek teknis dan aspek finansial. Berdasarkan hasil perancangan kelayakan usaha yang telah dilakukan, maka diperoleh nilai MARR sebesar 10,82%, nilai NPV yang diperoleh sebesar Rp2.546.645.678, nilai IRR sebesar 36,20% dan nilai PBP sebesar 2,94 tahun. Dari hasil perhitungan tersebut dapat dikatakan usaha ini layak untuk dijalankan. Perancangan ini juga memperhitungan batas sensitivitas terhadap peningkatan biaya bahan baku sebesar 28,81%, sensitivitas penurunan harga penjualan produk sebesar 13,83% dan sensitivitas penurunan demand sebesar 13,83%.
Perancangan Model Bisnis Dengan Pendekatan Business Model Canvas Sebagai Strategi Pengembangan Bisnis pada Usaha Toko Online MFD Studio Firza Khalisha Rinjany; Sinta Aryani; Nanang Suryana
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 16 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.904 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.7067539

Abstract

The growth of the fashion industry has become an opportunity for business actors, particularly small business owners, to develop their enterprises. MFD Studio is a women’s clothing online shop. Based on the available opportunities, MFD Studio has numerous chances to expand their business. However, MFD Studio faces a lot of rivals in the fashion business, which limits its ability to compete. Based on that condition, MFD Studio’s sales target is not achieved. This research aims to determine the business strategy through the business model canvas in order to increase sales. In this research, we identify MFD Studio's business model canvas existing, customer profile, and analyze the business model environment. After the data is collected, it is then processed using SWOT analysis. Based on the SWOT analysis, a business model strategy is obtained and then formulated into a proposed business model canvas. The results of this research are MFD Studio has to develop a strategy in the value.proposition, customer relationship, channels, cost structure, and revenue streams.
Perancangan dan Kelayakan Pembukaan Bisnis Coffeebeans by Ancolmekar Secara Online di Kota Bandung Farah Delfa Nurhanifah; Nanang Suryana; Sinta Aryani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.002 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4859

Abstract

Coffee Beans By Ancolmekar merupakan sebuah usaha atau bisnis yang digagas oleh mahasiswa Universitas Telkom untuk Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa yang sedang melakukan pengabdian masyarakat di Desa Ancolmekar. Usaha ini dibuat untuk membantu penjualan produk kopi Desa Ancolmekar yang fluktuatif akibat kondisi pasar yang terbatas dan terindikasi mengalami penurunan kualitas pelayanan di masa pandemi COVID-19. Sementara itu, hasil pertanian kopi merupakan salah satu sumber penghasilan utama yang menopang perekonomian masyarakat karena sebagian besar penduduk merupakan petani kopi. Coffee Beans By Ancolmekar berencana menjual produknya secara online melalui marketplace Shopee. Produk kopi akan dijual dalam bentuk roasted bean dan bubuk. Mengingat pengembangan usaha secara digital merupakan hal yang baru bagi petani kopi, maka diperlukan perancangan kelayakan pada rencana pengembangan bisnis Coffee Beans By Ancolmekar berdasarkan aspek pasar, aspek tenis, dan aspek finansial. Analisis kelayakan menunjukkan bahwa rancangan pembukaan toko online Coffee Beans By Ancolmekar layak dilakukan dengan nilai NPV Rp 83.739.761, IRR sebesar 25,86%, dan PBP selama 3,12 tahun. Pada perancangan ini, analisis sensitivitas menunjukkan bahwa rencana pengembangan usaha Coffee Beans By Ancolmekar sensitif terhadap peningkatan biaya pembelian kopi sebesar 8,80%, sensitif terhadap penurunan harga jual produk sebesar 3,39%, sensitif terhadap penurunan permintaan pasar sebesar 6.45% dan sensitif terhadap peningkatan biaya tenaga kerja sebesar 8,94%.
PERANCANGAN BISNIS DAN KELAYAKAN PEMBUKAAN CABANG USAHA IPAP.STORE DI KOTA DEPOK Dara Cahaya Nabila; Sinta Aryani; Maria Della Rosawati Idawicaksakti
Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi) Vol 6 No 3 (2022): Edisi September - Desember 2022
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1308.393 KB) | DOI: 10.31955/mea.v6i3.2408

Abstract

Smartphone merupakan telepon dengan adanya bantuan internet yang menyajikan fungsi Personal Digital Assistant seperti fungsi aplikasi pesan, kalender, peramalan cuaca dan catatan. iPap.Store merupakan salah satu UMKM yang menjual beberapa produk Apple. iPap.Store telah berdiri dari tahun 2019 dan menjual produknya melalui toko online di Instagram dan toko offline yang berlokasi di Kota Bogor. iPap.Store memiliki tren pendapatan yang meningkat tiap tahunnya. Namun, target penjualan iPap.Store tidak mencapai target setiap bulannya. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mencari solusi agar target penjualan iPap.Store memenuhi target. Solusi yang didapatkan yaitu membuka cabang toko iPap.Store di Kota Depok. Perancangan yang akan dilakukan yaitu perancangan kelayakan penambahan cabang baru iPap.Store. Langkah yang perlu dilakukan untuk melakukan perancangan ini yaitu dilihat dari perencanaan pasar, perencanaan teknis dan perencanaan finansial. Berdasarkan hasil yang didapatkan, didapatkan nilai NPV yaitu Rp316,706,716, nilai PP yaitu 3.73 tahun, nilai IRR yaitu 21,06% dan nilai PI yaitu 1,15. Berdasarkan empat indicator kelayakan, dapat dikatakan pembukaan cabang iPap.Store di Kota Depok layak untuk dijalankan.
PERANCANGAN BISNIS DAN KELAYAKAN PEMBUKAAN TOKO DISPLAY PADA WORKSHOP ARTI FURNITURE Kinanthi Parasdya Sista; Sinta Aryani; Rio Aurachman
Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi) Vol 6 No 3 (2022): Edisi September - Desember 2022
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.314 KB) | DOI: 10.31955/mea.v6i3.2458

Abstract

Furnitur merupakan perlengkapan rumah seperti kursi, meja, dan lemari. ARTI FURNITURE berlokasi di Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat yang bergerak dalam bidang jasa pembuatan furnitur. ARTI FURNITURE memiliki masalah yang terjadi berupa minimnya penjualan produk sehingga tidak tercapainya target penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan solusi dengan melakukan perancangan kelayakan bisnis terhadap pembukaan toko display produk sehingga penjualan produk memenuhi target. Langkah yang dilakukan pada penelitian ini berupa perencanaan pada aspek pasar, aspek teknis, dan aspek finansial. Berdasarkan hasil perhitungan perancangan kelayakan, didapatkan nilai NPV>0 yaitu sebesar Rp8.730.552, nilai IRR>MARR yaitu nilai IRR sebesar 15.48% lebih besar dari nilai MARR sebesar 13.90%, dan nilai PBP selama 4,68 tahun dibawah umur investasi yaitu 5 tahun. Berdasarkan ketiga indikator kelayakan, dapat disimpulkan bahwa usulan pembukaan toko display ARTI FURNITURE layak untuk dijalankan.
PERANCANGAN DAN PENILAIAN KELAYAKAN PENGEMBANGAN BISNIS PARKING LAUNDRY SECARA ONLINE DAN OFFLINE Calista Dwi Lestari; Endang Chumaidiyah; Sinta Aryani
Jurnal Darma Agung Vol 30 No 3 (2022): DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/ojsuda.v30i3.2188

Abstract

Parking Laundry adalah usaha laundry yang berada di kota Depok yang didirikan pada 10 Februari 2020. Pendapatan Parking Laundry selalu mengalami peningkatan, dan saat ini sudah ada dua cabang Parking Laundry di kota Depok. Pada cabang kedua Parking Laundry terjadi keterlambatan dalam proses penyelesaian laundry, hal ini disebabkan oleh beberapa faktor yaitu tenaga kerja tidak disiplin, tidak mengestimasi ketersediaan bahan baku, bahan bakar, dan packaging, serta area laundry yang terbatas. Pengembangan bisnis merupakan solusi yang akan diadaptasi dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi. Pengembangan bisnis dilakukan secara online dan offline. Perancangan dan penilaian kelayakan dari pengembangan bisnis dilakukan untuk memberikan informasi kepada pemilik apakah pengembangan bisnis layak untuk dilakukan. Perancangan dan penilaian kelayakan dilakukan dengan mempertimbangkan aspek pasar, aspek teknis, dan aspek finansial. Berdasarkan hasil rancangan, dilakukan penilaian kelayakan dengan menggunakan metode NPV, IRR, dan PP Hasil dari penilaian kelayakan, yaitu untuk nilai NPV sebesar Rp 133.954.523, untuk nilai IRR sebesar 26%, dan waktu yang dibutuhkan untuk pengembalian investasi (PP) adalah 2,88 tahun. Berdasarkan hasil perhitungan kelayakan dengan ketiga metode tersebut, pengembangan bisnis Parking Laundry layak untuk dilakukan. Pengembangan bisnis Parking Laundry sensitif di penurunan demand sebesar 13,46%, penurunan harga jual sebesar 16,83%, dan peningkatan gaji tenaga kerja sebesar 31,49%.