Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penguasaan Reproduksi Ruang Di Kawasan Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Sumandiyar, Adi; Nur, Hasruddin
Phinisi Integration Review Vol 2, No 1 (2019): Februari
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.637 KB) | DOI: 10.26858/pir.v2i1.8016

Abstract

Jenis penelitian adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan konstruktivisme, yakni memahami (verstehen) proses makna dan efek dari penguasaan reproduksi ruang. Dalam pengumpulan datanya, peneliti mengumpulkan data wawancara dimana peneliti bertindak selaku instrumen penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penduduk lokal hampir sebagian besarnya telah mengadopsi trend yang dilakukan oleh penduduk pendatang (warga masyarakat kota). Hal tersebut dapat dilihat dari perkembangan yang terjadi dalam kehidupan warga masyarakat lokal yang cenderung mengalami perubahan. Penguasaan reproduksi ruang tidak hanya berasal dari bagian yang lebih jauh dari lahan kekotaan terbangun saja, namun banyak juga yang datang dari bagian dalam kota. Sebab-sebab tertentu tersebut merupakan kekuatan-kekuatan penentu penyebab terjadinya mobilitas tempat tinggal (residential mobility) dan mobilitas fungsi-fungsi (functional mobility).
Interaksi Antara Sesama Warga Binaan Di Rutan Kelas II B Enrekang Kabupaten Enrekang Nur, Hasruddin
Phinisi Integration Review Vol 1, No 1 (2018): Februari
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.24 KB) | DOI: 10.26858/pir.v1i1.5231

Abstract

This research aims at (i) to determine the interactions that occur in detention Enrekang and (ii) guidance system that were made by the inmates in prison Class II B Enrekang. Type of study used in this study is a qualitative research. Subject of the study consisted of (i) the inmates, (ii) Prison officers and (iii) community. In this research, using the technique of sampling with purposive sampling method. Mechanical determination of informants consisting of of inmates who had almost finished his incarceration, inmates are trusted and given responsibility by the officials Prison, the heads of employees crease class II B Enrekang, People who are in the neighborhood of former prisoners. Data collection techniques in this study, observation, interviews and documentation. The validity of this research data is through triangulation and member checks. data analysis techniques in the study include data reduction, data presentation, and conclusion. These results indicate that the interaction of inmates that exists in the crease class II B EnrekangEnrekang , fueled by three factors, namely, factors imitation, suggestion, sympathy, and empathy. In coaching system that occurs in the crease class II B Enrekang district includes development of moral education and fostering creativity
Patuntung Sebagai Kepercayaan Masyarakat Kajang Dalam (Ilalang Embayya) Di Kabupaten Bulukumba Hasan, Hasan; Nur, Hasruddin
Phinisi Integration Review Vol 2, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.614 KB) | DOI: 10.26858/pir.v2i2.9981

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis ; (1) eksistensi Patuntung sebagai ajaran masyarakat Kajang Dalam (ilalang embayya); (2) fungsi Patuntung bagi masyarakat Kajang Dalam (ilalang embayya); (3) bentuk aplikasi Patuntung dalam kehidupan masyarakat Kajang Dalam (ilalang embayya). Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik penentuan dan pengambilan sasaran informan dilakukan dengan teknik purposive sampling. Maksudnya, penentuan sampel informan ditentukan dengan sengaja berdasarkan kriteria masyarakat Kajang Dalam yang bertempat tinggal di dalam Kawasan Adat Ammatoa maupun di luar Kawasan Adat Ammatoa. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa Patuntung sebagai kepercayaan masyarakat Kajang Dalam (ilalang embayya) (1) kepercayaan Patuntung pertama kali dimulai dari munculnya manusia pertama yakni ammatoa (bohe pertama) dengan sumber ajarannya Pasang ri Kajang yang mengajarkan hidup sederhana, hidup dalam keadaan bersih, sembahyang secara terus menurus, dan ritual-ritual dalam ajaran Patuntung masih dilakukan sampai sekarang; (2) berfungsi sebagai ajaran, penyelamat, kontrol sosial, dan pemersatu, (3) sebagai aplikasi kepercayaan Patuntung dalam hubungan dengan Tu Rie A’rakna (Allah SWT), hubungan dengan tallasa kamase-mase (hidup sederhana), dan hubungan dengan lingkungan alam. Oleh karena itu, berdasarkan temuan yang telah diperoleh disarankan agar masyarakat Kajang Dalam (ilalang embayya) ajaran Patuntung yang pada hakikatnya harus direalisasikan dengan memadukan syariat agama Islam, pemerintahan dengan Adat Ammatoa sekiranya tetap melestarikan atau menjaga nilai-nilai ajaran Patuntung agar tidak tergerus oleh arus globalisasi, dan bagi pembaca, materi dari hasil tesis ini dapat dijadikan sebagai pengetahuan untuk menanamkan sikap tallasa kamase-masea (hidup sederhana) sebagai jalan hidup dan bagi peneliti selanjutnya dapat dijadikan referensi.