Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbandingan 3 Faktor dan 5 Faktor Asset Pricing Model Sambas Putra, Ivan Gumilar; Susanti, Neneng
JURNAL PENDIDIKAN AKUNTANSI & KEUANGAN Vol 7, No 1 (2019): JURNAL PENDIDIKAN AKUNTANSI DAN KEUANGAN 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpak.v7i1.15799

Abstract

AbstractIn the period 1993-2014 Fama and French elicited two models that can be used to calculate asset pricing, the two models are three factors and five factors asset pricing models. The purpose of this study is to compare the best models in predicting excess returns in LQ 45 companies for the period 2012-2016. The population used in this study is the company contained in the LQ 45 category during the period 2012-2016. Based on the sampling method used in this study was purposive sampling with the research criteria set by the researchers, the sample in this study amounted to as many as 20 companies. The research method used in this study is explanatory research methods. Based on tests conducted using statistical data processing applications, namely SPSS Version 24, it is known that five factors are better at explaining excess return compared to three factors when viewed from the simultaneous test and paired samples test that has been done.AbstrakDalam periode 1993-2014, Fama dan French memunculkan dua model yang dapat digunakan untuk menghitung harga aset, dua model tersebut adalah tiga faktor dan lima faktor model penetapan harga aset. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan model terbaik dalam memprediksi kelebihan pengembalian di perusahaan LQ 45 untuk periode 2012-2016. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan yang terdapat dalam kategori LQ 45 selama periode 2012-2016. Berdasarkan metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan kriteria penelitian yang ditetapkan oleh peneliti, sampel dalam penelitian ini berjumlah sebanyak 20 perusahaan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksplanatori. Berdasarkan tes yang dilakukan menggunakan aplikasi pengolahan data statistik, yaitu SPSS Versi 24, diketahui bahwa lima faktor lebih baik dalam menjelaskan kelebihan pengembalian dibandingkan dengan tiga faktor jika dilihat dari uji simultan dan uji sampel berpasangan yang telah dilakukanKeywords: excess return; five factors; three factors. 
Audit Internal dan Efektivitas Pengendalian Intern Penjualan Halilah, Ii; Halim Rachmat, Radhi Abdul; Sambas Putra, Ivan Gumilar
Jurnal Riset Bisnis dan Investasi Vol 3, No 3 (2017): JURNAL RISET BISNIS & INVESTASI
Publisher : Jurnal Riset Bisnis dan Investasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.3 KB)

Abstract

Sales activity plays an important role and needs to be controlled because it affects to the revenue. Sales control requires sales analysis that reveal undesirable developments need to be corrected. Internal Auditors who are not directly involved in operational activities can, therefore, assess all activities. Internal Auditors also provides objective information regarding sales data that will be the basis for management decision making. The purpose of this study is to: determine whether the internal audit on sales activities conducted by the company has been done adequately; determine whether the internal control over sales has been implemented effectively; and determine the role of internal audit in supporting the effectiveness of internal control sales. The authors perform hypothesis testing by doing descriptive analysis and statistical analysis. Based on the results, the effectiveness of internal control can be explained by the Internal Audit role of 63.2%. Aktivitas penjualan memegang peranan penting dan perlu dikendalikan karena dari aktivitas inilah akan terbentuk pendapatan. Pengendalian penjualan memerlukan analisis aktivitas penjualan yang mengungkapkan perkembangan yang tidak diinginkan dan harus dikoreksi. Kedudukan Auditor Internal yang tidak terlibat langsung dalam aktivitas operasional memungkinkan mereka menilai semua aktivitas perusahaan. Audit Internal juga memberikan informasi yang objektif menyangkut keakuratan data penjualan yang akan dijadikan dasar pengambilan keputusan manajemen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah: pelaksanaan audit internal yang dilakukan perusahaan atas aktifitas penjualan telah terlaksana secara memadai; pengendalian intern atas penjualan telah dilaksanakan secara efektif; dan untuk mengetahui peranan audit internal dalam menunjang efektivitas pengendalian intern penjualan. Pengujian hipotesis dilakukan dengan analisis deskriptif dan analisis statistik. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa efektivitas pengendalian internal bisa dijelaskan oleh peran Audit Internal sebesar 63,2%.