MEKANIKA: Jurnal Teknik Mesin
Vol 4 No 01 (2018): July

ANALISA PENGARUH ORIENTASI ARAH SERAT TERHADAP KEKUATAN TARIK DAN IMPACT MATERIAL KOMPOSIT SERAT ALAM (SERAT AGAVE DAN SERAT SANSIVERA)

Priyandokohadi, Sugeng (Unknown)
Ahmad Rizeki, Candra (Unknown)



Article Info

Publish Date
20 Aug 2019

Abstract

Perkembangan ilmu dalam bidang material mengalami kemajuan yang sangat pesat, dimana saat ini mulai banyak orang berlomba-lomba untuk membuat material dengan bobot yang ringan, kuat dan ramah lingkungan. Komposit serat alam merupakan perkembangan ilmu material yang saat ini mulai banyak dikembangkan karena memiliki sifat yang kuat, ringan, murah dan ramah lingkungan. Kekuatan komposit serat alam dapat dipengaruhi oleh orientasi arah serat. Pada penelitian ini menggunakan orientasi arah serat 0˚, 0˚/45˚, 0˚/90˚ Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat seberapa besar pengaruh orientasi arah serat terhadap kekuatan tarik dan impact dari material komposit serat alam. Adapun jenis serat yang digunakan adalah serat sansivera dan serat agave yang digunakan sebagai penguat. Jenis komposit yang dibuat pada penelitian ini adalah serat continous dengan jarak antar serat sebesar 1 mm. Pembuatan komposit menggunakan metode konvensional atau biasa disebut dengan metode hand lay up. Jenis resin yang digunakan adalah resin yukalac 157 BQTN, penambahan katalis pada resin sebanyak 1% dengan waktu pengadukan 10 menit agar resin dan katalis tercampur dengan baik. Dari hasil pengujian tarik dan impact yang dilakukan, Penguat serat dengan orientasi arah 0˚/45˚ memiliki nilai kekuatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan orientasi arah serat lainnya. Terdapat nilai kekuatan tarik terbesar pada orientasi arah serat 0˚/45˚ berpenguat serat agave sebesar 65,34 Mpa tetapi masih berada dibawah nilai kekuatan tarik matrik tanpa serat yang sebesar 66,06 Mpa. Dan nilai harga impact terbesar pada orientasi arah serat 0˚/45˚ berpenguat serat agave sebesar 0,0467 Joule/mm², tetapi masih berada di bawah nilai impact matrik tanpa serat yaitu sebesar 0,0663 Joule/mm².

Copyrights © 2018