JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI INDONESIA
Vol. 15 No. 1 (2013)

KAJIAN PENILAIAN RISIKO BENCANA KEMUNGKINAN JEBOLNYA TANGGUL WADUK PENJALIN, KABUPATEN BREBES, PROVINSI JAWA

Naryanto, Heru Sri (Unknown)



Article Info

Publish Date
14 Jul 2014

Abstract

Waduk merupakan badan yang air memilki multifungsi dalam menyokong kehidupan penduduk serta turut menciptakan keseimbangan ekologi, tata air dan lingkungan. Waduk Penjalin yang terletak di Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah, mempunyai luas 4,77 km2 dengan volume maksimum rata-rata tahunan sebesar 7.942.500 m3 dan volume rata-rata minimum tahunan 2.610.000 m3. Waduk Penjalin merupakan bendungan tipe urugan, dengan ketinggian dari lembah terdalam 16 meter, lebar puncak mercu 4 meter dan panjang puncak mercu 850 meter. Kondisi tanggul sudah mengalami beberapa kali renovasi. Di bagian perbatasan dengan tanggul Waduk Penjalin terdapat permukiman dan infrastruktur yang sangat padat, dan mempunyai risiko tinggi apabila tanggul tersebut tersebut jebol. Sesuai amanat UU No 24 tahun 2007, maka perlu dilakukan kajian risiko bencana terkait dengan jebolnya tanggul waduk tersebut secara lebih mendalam. Kajian mengenai risiko yang menyangkut perpaduan antara bahaya dan kerentanan terkait jebolnya tanggul waduk menjadi hal yang sangat penting. Parameter yang dipakai dalam analisis kerentanan adalah tataguna lahan (tanaman tahunan, tanaman musiman, sawah, permukiman, lahan kosong dan badan air). Data hasil penilaian risiko tersebut dapat digunakan sebagai dasar pertimbangan perencanaan tata ruang berbasis kebencanaan serta pengurangan risiko bencana. Zona genangan akibat jebolnya tanggul Waduk Penjalin mengarah ke timur. Berdasarkan pada hasil analisis tingkatan risiko bencana jebolnya tanggul Waduk Penjalin yang dilakukan melalui analisis spasial, dibagi menjadi risiko tinggi, risiko sedang, risiko rendah dan daerah aman

Copyrights © 2013