Bahastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Vol 1, No 2 (2017): Edisi Maret 2017

PENGARUH INTELEGENSI PADA MOTIVASI BELAJAR AKADEMIK SISWA MAS YPI BATANG KUIS

Tetty Ariyani Nasution (Dikbind PPs Universitas Negeri Medan)



Article Info

Publish Date
30 Sep 2021

Abstract

Abstrak. Intelegensi sebagai unsur kognitif dianggap memegang peranan yang cukup penting. Bahkan kadang-kadang timbul anggapan yang menempatkan intelegensi dalam peranan yang melebihi proporsi yang sebenarnya. Sebagian orang bahkan menganggap bahwa hasil tes intelegensi yang tinggi merupakan jaminan kesuksesan dalam belajar sehingga bila terjadi kasus kegagalan belajar pada anak yang memiliki IQ tinggi akan menimbulkan reaksi berlebihan berupa kehilangan kepercayaan pada institusi yang menggagalkan anak tersebut atau kehilangan kepercayaan pada pihak yang telah memberi diagnosa IQ-nya. Sejalan dengan itu, tidak kurang berbahayanya adalah anggapan bahwa hasil tes IQ yang rendah merupakan vonis akhir bahwa individu yang bersangkutan tidak mungkin dapat mencapai prestasi yang baik. Menurut Azwar (2004) hal ini tidak saja merendahkan self-esteem (harga diri) seseorang akan tetapi dapat menghancurkan pula motivasinya untuk belajar yang justru menjadi awal dari segala kegagalan yang tidak seharusnya terjadi.Kata Kunci : Neuropsikolinguistik, IQAbstract. Intelligence as a cognitive element is considered to play an important role. In fact sometimes the assumption arises that puts intelligence in a role that exceeds the actual proportion. Some people even consider that the results of high intelligence tests are a guarantee of success in learning so that if there is a case of learning failure in children who have a high IQ will cause excessive reactions in the form of losing trust in the institution that foils the child or loses trust in those who have diagnosed IQ -his. In line with that, no less dangerous is the assumption that the results of a low IQ test are the final verdict that the individual concerned is not likely to achieve good performance. According to Azwar (2004) this not only undermines one's self-esteem (self esteem) but can also destroy his motivation for learning which is precisely the beginning of all failures that should not have happened.Keywords: Neuropsycholinguistics, IQ

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

Bahastra

Publisher

Subject

Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Jurnal yang fokus menerbitkan Penelitian Bahasa; Penelitian Sastra; Penelitian Tindakan Kelas Bahasa; Kajian Pustaka; Pengembangan Bahan Ajar Bahasa; Media Ajar Bahasa; dan Penilaian Pembelajaran ...