Tahdzib Al-Akhlaq: Jurnal Pendidikan Islam
Vol 3 No 2 (2020): Tahdzib Al-Akhlaq: Jurnal Pendidikan Islam

KAIDAH DAN KRITIK PENAFSIRAN AL-QUR'AN

Dahrun Sadjadi MA (Unknown)



Article Info

Publish Date
04 Aug 2020

Abstract

Di antara sifat sekaligus fungsi utama al-Qur'an adalah memberi petunjuk bagi manusia (hudan linnas).[1] Al-Qur'an membimbing dan menuntun manusia ke jalan yang lurus,[2] termasuk dalam membangun kehidupan individualitas dan kolektifitas. Untuk mewujudkannya, kalam Allah harus ditemukan secara benar ketika ditafsirkan. Mustahil ajaran al-Qur'an dapat diaplikasikan dalam kehidupan bila isinya tidak dipahami secara benar, total, dan komprehensip. Karena itu, selain diperintahkan untuk membaca al-Qur'an,[3] kita juga diperintahkan untuk melakukan tadabbur[4] atasnya. Setiap tujuan dapat diraih dengan sukses bila digunakan metode yang benar dan sesuai. Semakin tinggi suatu tujuan, semakin besar pula urgensitas metode yang benar. Memahami al-Qur'an dengan tujuan tertentu meniscayakan adanya metode atau qa'idah yang tepat. Mengabaikan qa'idah yang benar dalam menafsirkan al-Qur'an, bukan hanya dapat mengantarkan kepada kesalahan, tapi juga mengakibatkan polusi pemikiran dan malapetaka bagi kehidupan. Berangkat dari dasar pemikiran ini, penafsirkan al-Qur'an memerlukan qa'idah-qa'idah yang baku; dibutuhkan pula rambu-rambu pembatas dalam upaya penafsiran, yang dengannya dapat diketahui apa yang harus dijauhi dan diwaspadai dalam menafsirkan al-Qur'an.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

Tahdzib

Publisher

Subject

Education Environmental Science Social Sciences

Description

FOCUS. Jurnal Tahdzib Al-Akhalq is focused on publishing the original research articles, review articles from contributors, and the current issues related to Education, Ethic (akhlaq), and communication. The main objective of Jurnal Tahdzib Al-Akhalq is to provide a platform for the international ...