Jurnal Pendidikan Anak
Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Anak

Pengaruh Kegiatan Bermain Origami Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun

Dina Puspitasari (Unknown)
Ari Sofia (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Nov 2019

Abstract

The problem in this study is the fine motor ability of children aged 5-6 years not in accordance with the stage of development. This study aims to determine the effect of origami play activities on children's fine motor skills. The research method used was an experimental method with one group pretest-posttest design. The sample in this study were children aged 5-6 years, totaling 45 children. Data collection techniques used were observation and documentation, while the data analysis used was the Wilcoxon signed rank test. The results showed that children's fine motor skills increased by 23.00% after using origami play activities for three consecutive days. It shows that there is an influence of the use of origami play activities on fine motor skills of children aged 5-6 years. Thus the teacher is expected to use origami play activities as a medium to stimulate the fine motor skills of early childhood. Keywords: early childhood, fine motor skills, origami playing activities Masalah dalam penelitian ini adalah kemampuan motorik halus anak usia 5-6 tahun belum sesuai dengan tahap perkembangannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan bermain origami terhadap kemampuan motorik halus anak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain one grup pretest-posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun yang berjumlah 45 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data yang digunakan adalah uji wilcoxon signed rank test. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan motorik halus anak meningkat sebesar 23,00% setelah menggunakan kegiatan bermain origami selama tiga hari berturut-turtut. Hal itu menunjukan bahwa ada pengaruh dari penggunaan kegiatan bermain origami terhadap kemampuan motorik halus anak usia 5-6 tahun. Dengan demikian guru diharapkan menggunakan kegiatan bermain origami sebagai media untuk menstimulasi kemampuan motorik halus anak usia dini.Kata kunci: anak usia dini, motorik halus, kegiatan bermain origami

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

PAUD

Publisher

Subject

Education

Description

Focus and Scope of Jurnal Pendidikan Anak (JPA) is research, study and analysis related to early childhood include; development of moral and religious values, physical motor development, emotional social development, cognitive development, language development, artistic and creative development, ...