Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH)
Vol 2 No 2 (2020): Desember

Penderitaan dari Sudut Pandang Teologi Injili

Marsi Bombongan Rantesalu (Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri Kupang)



Article Info

Publish Date
23 Dec 2020

Abstract

Discussions on theology of suffering are very often discussed lately with the co-19 pandemic. There are a variety of different views that emerge to address the problem of suffering and disaster. This study aims to find out one view of suffering, that is, from the evangelicals. The method used in this research is descriptive qualitative using the literature as a source of data. From the results of the study the authors found that the evangelical view of suffering is that they consider suffering and disaster to be the will and sovereignty of God. In the suffering experienced by His people, God still shows His care. Evangelical groups also often associate disaster and suffering with eschatology. Pembahasan mengenai teologi penderitaan sangat sering dibicarakan diakhir-akhir ini secara khusus dengan adanya pandemi covid-19. Ada berbagai pandangan berbeda yang muncul menyikapi masalah penderitaan dan bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu salah satu pandangan mengenai penderitaan yaitu dari kaum Injili. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan literatur sebagai sumber datanya. Dari hasil penelitian penulis menemukan bahwa pandangan kaum injili mengenai penderitaan adalah mereka menganggap penderitaan dan bencana merupakan kehendak dan kedaulatan Allah. Di dalam penderitaan yang dialami umat-Nya, Allah tetap menunjukkan pemeliharaan-Nya. Kelompok Injili juga sering mengaitkan bencana dan penderitaan dengan akhir saman.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

jireh

Publisher

Subject

Religion Humanities Education

Description

Jurnal JIREH: Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity merupakan jurnal yang mempublikasikan artikel yang diangkat dari hasil penelitian, gagasan konseptual, kajian analisis kritis dan aplikasi teori di bidang keberagamaan, kewujudan, dan kemanusiaan. Jurnal ini terbit 2 (dua) kali setahun pada ...