Seri FilsafatTeologi Widya Sasana
Vol. 29 No. 28 (2019)

Tidak ada seperti Engkau, Di Antara Para Ilah Ya tuhan (Mzm 86:8a) Siapakah allah Dan Siapakah Manusia itu?

Berthold Anton Pareira (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Oct 2020

Abstract

Zaman kita adalah zaman berhala- berhala baru. Hal ini terasa sangat kuat di dunia Barat, tetapi kiranya akan mudah pula masuk Indo- nesia. Salah satu berhala baru itu ialah pandangan Homo-deus. Manusia mampu menciptakan manusia yang unggul sampai digunakan istilah homo- deus. Benar-benar suatu hujatan terhadap Tuhan yang kita imani. Tuhan Yesus sendiri sudah mengatakan: “Kamu akan dikucilkan, bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbakti kepada Allah” (Yoh 16:2). Kamu akan dikucilkan. Akan datang saatnya bahwa orang yang menyangka bahwa dia dapat menciptakan manusia unggul merasa diri menjadi dewa. Pandangan homo-deus menantang kita untuk memperdalam iman kita kepada Tuhan Yesus dan mengingat bahwa Dia sudah mengatakan semuanya itu (Yoh 16:4a). Tulisan ini mau menjawab pandangan sesat tersebut dan merenungkan keajaiban-keajaiban yang dikerjakan Allah bagi kita manusia. Tidak ada seperti Tuhan Allah kita. Di tengah dunia yang semakin canggih dan hebat ini kita tidak boleh menjadi,”orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini”, sehingga kita tidak dapat lagi “melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus yang adalah gambaran Allah” (lih. 2 Kor 4:4). Kemuliaan Kristus adalah kemuliaan kita karena kemuliaan-Nya telah dianugerahkan kepada kita yang percaya kepada- Nya. Beginilah penegasan St.Paulus: “Kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah roh, maka kita sedang diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar” (2 Kor 3:18).

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

serifilsafat

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Education Social Sciences

Description

Seri Filsafat Teologi Widya Sasana focuses on philosophical and theological studies based on both literary and field researches. The emphasis of study is on systematic attempt of exploring seeds of Indonesian philosophy as well as contextualization and inculturation of theology in ...