BULETIN OSEANOGRAFI MARINA
Vol 9, No 2 (2020): Buletin Oseanografi Marina

Kontribusi Lamun Enhalus acoroides Terhadap Kelimpahan Perifiton Di Perairan Legon Boyo, Karimunjawa

Hendrayana Hendrayana (Universitas Jenderal Soedirman)
Ambariyanto Ambariyanto (Departemen Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro)
Delianis Pringgenies (Departemen Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro)
Mujiyanto Mujiyanto (Balai Riset Pemulihan Sumber Daya Ikan, Kementerian Kelautan dan Perikanan)



Article Info

Publish Date
15 Oct 2020

Abstract

Kelimpahan perifiton dipengaruhi oleh kerapatan lamun karena pada semakin tinggi kerapatan lamun maka kecepatan arus akan berkurang sehingga dapat meningkatkan laju penempelan perifiton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kerapatan lamun Enhalus acoroides dengan kelimpahan perifiton di Perairan Legon Boyo, Karimunjawa Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Penelitian dilakukan pada bulan Juni, September dan Desember Tahun 2012. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perifiton yang ditemukan pada lamun Enhalus acoroides di Perairan legon sebanyak 10 jenis dan jenis Baciliarophyceae merupakan jenis perifiton paling banyak ditemukan. Kelimpahan terbesar terjadi di musim peralihan yaitu sebesar 2.146 sel/l. Keanekaragaman jenis perifiton di lamun E. acoroides memiliki nilai antara 0,26-1,43 (Keanekaragaman rendah-sedang), keseragaman dengan nilai 3,61-5,82 (keseragaman tinggi) dan dominansi dengan nilai 0,68-1,12 (dominansi sedang-tinggi). Hasil analisis regresi hubungan kerapatan lamun dengan kelimpahan perifiton sebesar 79,13% yang menunjukkan hubungan kuat. Dengan demikian kerapatan lamun berpengaruh terhadap kelimpahan perifiton pada lamun. Periphyton abudance is influence by Seagrass densit. The aim of the research was to determaine Enhalus acoroides seagrass density and periphyton abudance correlation in Legon Boyo, Karimunjawa waters. Descriptive method and purposive sampling used in the research. The result show perphyton found as 10 kinds ang Baciliarophyceae clases are most of periphyton found. The most abundant periphyton in the transitional season is 2,146 cells/l. Periphyton species diversity in E.acoroides seagrass has a value between 0.26-1.43 (low-moderate diversity), uniformity with a value of 3.61-5.82 (high uniformity) and dominance with a value of 0.68-1.12 (moderate-high dominance). Correlation relationship with periphyton abundance was 79.13%, which showed a strong relationship. This value show of seagrass density influence periphyton abudance in seagrass.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

buloma

Publisher

Subject

Earth & Planetary Sciences

Description

Buletin Oseanografi Marina (BULOMA) adalah jurnal yang menginformasikan hasil penelitian dan telaah pustaka tentang aspek Oseanografi, Ilmu Kelautan, Biologi Laut, Geologi Laut, Dinamika Laut dan Samudera, Estuari, Kajian Enerji Alternatif, Mitigasi Bencana, Sumberdaya Alam Pesisir, Laut dan ...