Callosum Neurology Journal : Jurnal Berkala Neurologi Bali
Vol 4 No 1 (2021): Callosum Neurology Journal

HUBUNGAN ABNORMALITAS EKG DENGAN MORTALITAS PADA PASIEN STROKE HEMORAGIK

Peter Peter (Departemen Neurologi, FK Universitas Sumatera Utara/RSUP Haji Adam Malik, Medan, Sumatera Utara, Indonesia)
Joshua Asley (Departemen Neurologi, FK Universitas Sumatera Utara/RSUP Haji Adam Malik, Medan, Sumatera Utara, Indonesia)
Alfansuri Kadri (Departemen Neurologi, FK Universitas Sumatera Utara/RSUP Haji Adam Malik, Medan, Sumatera Utara, Indonesia)
Putri Chairani Eyanoer (Departemen Neurologi, FK Universitas Sumatera Utara/RSUP Haji Adam Malik, Medan, Sumatera Utara, Indonesia)
Eddy Bangun (Departemen Neurologi, FK Universitas Sumatera Utara/RSUP Haji Adam Malik, Medan, Sumatera Utara, Indonesia)
Felisia Felisia (Departemen Neurologi, FK Universitas Sumatera Utara/RSUP Haji Adam Malik, Medan, Sumatera Utara, Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2021

Abstract

Latar Belakang: Stroke merupakan penyebab kematian terbanyak kedua di dunia setelah penyakit jantung. Di negara berkembang, stroke hemoragik mencakup 34% dari semua stroke, yang disebabkan oleh perdarahan intraserebral dan perdarahan subaraknoid. Kelainan EKG dapat ditemukan pada pasien stroke hemoragik  pada 72 jam pertama setelah kejadian. Penelitian ini bertujuan menilai hubungan abnormalitas EKG pada pasien stroke hemoragik yang mungkin berdampak pada peningkatan mortalitas, disertai pengaruh faktor usia, jenis kelamin, dan tekanan darah sistolik terhadap mortalitas pasien stroke hemoragik. Metode: Penelitian potong lintang retrospektif pada data rekam medis pasien stroke hemoragik di RS Haji Adam Malik, Medan periode 2017-2020, dengan teknik total sampling. Jumlah sampel yang masuk dalam kriteria inklusi sebanyak 157 sampel, yang kemudian di bagi berdasarkan karakteristik usia, jenis kelamin, tekanan darah sistolik, abnormalitas EKG, dan mortalitas. Hasil: Subjek penelitian yang meninggal dengan EKG abnormal berjumlah 45/77 (58,4%), sedangkan subjek yang meninggal dengan EKG normal sebanyak 32/77 (41,6%). Didapatkan hubungan bermakna antara abnormalitas EKG dan mortalitas pasien stroke hemoragik dengan odd ratio (OR) 3,281; 95% IK 1,698-6,341; p<0,001. Usia (OR 0,985; 95% IK 0,960-1,010; p=0,234), jenis kelamin (OR 0,794; 95% IK 0,424-1,487; p=0,472), dan tekanan darah sistolik (OR 0,993; 95% IK 0,984-1,002; p=0,135) tidak memiliki hubungan yang bermakna dengan mortalitas pasien stroke hemoragik. Simpulan: Pasien stroke hemoragik dengan kelainan EKG memiliki kemungkinan mortalitas lebih tinggi dibandingkan dengan pasien normal, sedangkan variasi usia, jenis kelamin, dan tekanan darah sistolik tidak memiliki hubungan signifikan dengan mortalitas pasien stroke hemoragik. Kata Kunci: EKG, Mortalitas, Stroke, Perdarahan Intrakranial

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

callosumneurology

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Neuroscience

Description

Callosum Neurology Journal is an official journal managed by The Indonesia Neurological Association XXV Branch of Denpasar. This journal is open access to the rules of peer-reviewed journaling which aims as scientific publications and sources of actual information in the field of neurology and ...