Ghurnita, Jurnal Seni Karawitan
Vol 1 No 1 (2021): Maret

Introduction to Contemporary Music “Ngegong” | Pengantar Musik Kontemporer “Ngegong”

I Nyoman Kariasa (Unknown)
I Kadek Tunas Sanjaya (Institut Seni Indonesia Denpasar)



Article Info

Publish Date
13 Jul 2021

Abstract

“Ngegong” merupakan sebuah karya komposisi musik kontemporer yang menggunakan delapan jenis instrumen gong yang dipakai dalam berbagai barungan gamelan Bali sebagai media ungkap. delapan instrumen gong yang dimaksud adalah, gong lanang dan wadon (dalam gong kebyar) gong tanggung (dalam gamelan bebarongan), gong bor ber (gong bheri) , gong pulu (geguntangan), dan gong ageng gong alit (dalam ansambel gamelan selonding). Tujuan yang diinginkan oleh penata adalah untuk merealisasikan imajinasi penata ke dalam garapan komposisi musik kontemporer yang mengangkat keberagaman instrumen gong di Bali. Proses penciptaan karya komposisi musik  ini dibagi menjadi tiga tahapan yang diambil dari konsep Alma M. Hawkins dalam buku Creating Trough Dance tahapan yaitu, eksplorasi, improvisasi, dan pembentukan (forming)”. Karya Ngegong diwujudkan dalam bentuk bingkai komposisi musik kontemporer yang mempertimbangkan unsur bunyi dan  musikalitasnya. Musik kontemporer mempunyai konotasi karya baru yang disusun rmenggunakan berbagai sumber suara baik instrumen tradisi maupun non tradisi atau segala benda yang dapat menghasilkan suara atau bunyi sesuai dengan kebutuhan.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

ghurnita

Publisher

Subject

Arts Humanities Education Social Sciences

Description

Ghurnita, Jurnal Seni Karawitan. Ruang lingkup keilmuan mencakup pengkajian dan penciptaan ...