The Journal of Hospital Accreditation (JHA)
Vol 2 No 1 (2020): Covid-19 dan Inovasi Peningkatan Mutu

Faktor-faktor yang Berpengaruh terhadap Luaran Klinis Seksio Sesaerea Emergensi di Rumah Sakit Sint Carolus Jakarta

Ivanna Theresa Setijanto (RS St. Carolus)



Article Info

Publish Date
19 Mar 2020

Abstract

Latar Belakang : Seksio sesarea (SC) emergensi bertujuan untuk menyelamatkan nyawa ibu dan janin saat terjadi komplikasi kehamilan dan persalinan, namun tidak semua kasus SC emergensi terdapat ancaman nyawa ibu atau janin. Indikasi yang tepat, waktu pelaksanaan yang tepat diharapkan dapat memberikan luaran klinis yang baik bagi ibu dan bayi. Persiapan pelaksanaan SC emergensi di RS St. Carolus saat ini sebagian besar (68,5%) berlangsung lebih dari standar PONEK, lebih dari 30 menit setelah diputuskan. Evaluasi mengenai kesesuaian indikasi dan dampak pelaksanaan SC emergensi terhadap luaran klinis ibu dan bayi belum pernah dilakukan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap luaran klinis SC emergensi di RS St. Carolus Jakarta. Metode : Sebuah penelitian potong lintang, observasional analitik di RS St. Carolus Jakarta pada Agustus 2017 hingga Oktober 2017. Subyek dikumpulkan secara konsekutif hingga batas waktu yang ditentukan, melalui kriteria inklusi dan eklusi, diikutkan dalam penelitian. Sampel diteliti ketepatan indikasi SC emergensi, faktor yang mempengaruhi serta dampaknya terhadap luaran klinis ibu dan bayi. Hasil : Terdapat 41 subyek yang masuk dalam penelitian. Tidak didapatkan faktor yang berpengaruh terhadap luaran klinis ibu. Paritas ibu menjadi faktor prediktor pelaksanaan IMD (OR 4,5 IK 95% 1,009-20,24). Dari 41 subyek tersebut, 22 % subyek termasuk dalam standar kegawatdaruratan ibu atau janin. Decision to delivery interval (DDI) keseluruhan adalah 170 menit, dan pada keadaan gawat darurat ibu atau bayi adalah 77 menit, SC dilakukan sesuai kategori kegawatan SC emergensi (p<0,05). Kesimpulan : Faktor yang berperan dalam luaran klinis SC emergensi adalah paritas ibu terhadap IMD. Operasi SC emergensi telah dilakukan sesuai klinis, dan DDI bukan merupakan prediktor namun indikator kualitas layanan emergensi. Kata kunci: Sectio cesarea, operasi sesar, emergensi, luaran klinis, decision to delivery interval

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

JHA

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Jurnal ini diperuntukan untuk sosialisasi artikel ilmiah terkait dengan pengembangan, penerapan dan evaluasi sistem akreditasi rumah sakit, termasuk didalamnya artikel ilmiah tentang regulasi akreditasi, standar akreditasi, manajemen lembaga akreditasi, surveior akreditasi, dan berbagai hal lain ...