Nabawi: Journal of Hadith Studies
Vol 2, No 1 (2021): Nabawi: Journal of Hadith Studies

Hadis Nabi yang Tekstual dan Kontekstual (Analisis Pemikiran Muhammad Syuhudi Ismail)

Dayan Fithoroini (Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang)



Article Info

Publish Date
10 Oct 2021

Abstract

Artikel ini menjelaskan tentang pemahaman terhadap hadis tekstual dan kontekstual. Tokoh yang diteliti adalah Muhammad Syuhudi Ismail yaitu salah satu tokoh hadis di Indonesia dengan buku yang ditulis yaitu, Hadis Nabi Yang Tekstual dan Kontekstual. Dalam memahami sebuah hadis, Muhammad Syuhudi Ismail melakukannya dengan beberapa cara yaitu: Pertama, menganalisis teks. Kedua, Mengidentifikasikan konteks historis munculnya hadis. Ketiga, Kontekstualisasi hadis. Jenis penelitian ini adalah normative dengan melakukan pendekatan kepustakaan. Adapun sumber yang digunakan dalam penulisan ini adalah buku Hadis Yang Tekstual dan Kontekstual serta buku-buku lain atau jurnal yang berhubungan dengan penulisan. Adapun cara menganalisisnya yaitu dengan menggunakan metode content analysis atau metode analisis isi. Dalam artikel ini menjelaskan pemikiran dari Muhammad Syuhudi Ismail, pemikirannya dalam memahami hadis menunjukkan bentuk hermeneutik dijelaskan dengan adanya analisis teks-konteks. Dalam menganalisis konteks hadis, Syuhudi Ismail juga terpengaruh oleh pemikiran tokoh hadis sebelumnya, yaitu Imam Syihabuddin al-Qarafi dan Syah Waliyullah al-Dahlawi. Keterpengaruhan tersebut diperkuat dengan adanya penelitian berupa karya ilmiah dari Muhammad Syuhudi Ismail yang menganalisis pemikiran dua tokoh tersebut.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

nabawi

Publisher

Subject

Religion Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

NABAWI: Journal of Hadith Studies provide a platform for researchers on hadith and history of hadith. Author can send his research about hadith on any perspective. Nevertherless, We suggest the following broad areas of research: 1. Takhrij and dirasat al-asanid 2. Ulumul Hadith 3. Living Hadith 4. ...