Widyadari : Jurnal Pendidikan
Vol. 20 No. 2 (2019): Oktober 2019

SEJARAH PURA HYANG API DI DESA KELUSA, KECAMATAN PAYANGAN, GIANYAR, BALI

I Nyoman Bayu Pramartha (Prodi Pendidikan Sejarah FPIPS IKIP PGRI Bali)



Article Info

Publish Date
27 Oct 2019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memecahkan masalah terkait dengan tujuan penelitian: 1). Sejarah Pura Hyang Api 2). Struktur dan Fungsi Pura Hyang Api. Dan 3). Pelaksanan Tabuh Rah Bagian dari Sistem Ritual. Penelitian ini dilakukan di Kedesaan Kelusa, Kecamatan Payangan, Gianyar, Bali. Pencarian informan ditentukan dengan cara purposive. Penentuan informan diawali dengan menentukan informan kunci, kemudian dikembangkan secara berantai dengan memakai teknik snow ball sampling. Prosedur penelitian antara lain: (1) teknik pengumpulan data; (2) teknik studi dokumen; (3) teknik penjaminan keabsahan data; (4) teknik analisis data. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa Sejarah Pura Hyang Api yang diperkirakan telah ada sejak abad ke-8 M yaitu pada era Maharsi Markanhya mengembangkan konsep ajaran Agama Siwa (Tripaksashakti) di Bali. Yang mana Pura Hyang Api ini berlokasi dikawasan Munduk gunung Lebah yang merupakan ruto perjalan suci Dharmayatra dan tirtayatra Maharsi Markandhya dengan pengiring wong Aganya. Struktur Pura Hyang Api merupakan perwujudan dari struktur pemujaan Dewa Agni juga untuk memohon kewarasan, kelanusa, wewalungan (binatang ternak). Utama Mandala sebagai ruang dalam Pura Hyang Api terdapat beberapa pelinggih diantaranya Padmasana, Gedong Sineb linggih Bhatara Kawitan, Gedong Pelinggih Keris, Pelinggih ratu Penyarikan, Panggungan, Bale Pelik, Gedong Agung Penyimpenan, Pelinggih ratu Nglurah, Pelinggih Barong, Bale Peselang, Paruman Agung. Pura Hyang Api memiliki tiga fungsi utama yaitu: (1) pusat kegiatan keagamaan yang terkait dengan pemujaan terhadap Ida Sang Hyang Widhi, (2) alat pemersatu masyarakat yang tertanam pada rasa solidaritas dan persatuan yang terjalin, (3) pusat kegiatan budaya yang ditunjukkan dengan gong,gamelan.kidung,kekawin dan sekar agung. (4) pusat kegiatan pengobatan ditunjukkan dimana ada kepercayaan dengan nunas tamba yang berupa tirta yang selam ini selalu tersedia di pelinggihan Ida Bhatara Kawitan yang melinggih di pura hyang api baik bagi orang yang sakit ataupun untuk kepentingan lahan pertanian.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

widyadari

Publisher

Subject

Education

Description

Widyadari adalah jurnal pendidikan yang dikelola oleh LPPPM Universitas PGRI Mahadewa Indonesia. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun, yaitu bulan April dan Oktober. Memuat tulisan berbahasa Indonesia maupun Inggris yang berasal dari hasil penelitian, kajian teoretis dan aplikasi teori dengan ...