Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS)
Vol. 7 No. 1 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Volume 7, Nomor 1, Juni, Tahu

Analisis Kualitas Tes Mata Pelajaran Ekonomi Kelas X Di SMA Swasta Kota Palangka Raya

Sri Maryati (Pendidikan Ekonomi, FKIP Universitas Palangka Raya)
Jairi (Pendidikan Ekonomi, FKIP Universitas Palangka Raya)
Eriawaty (Pendidikan Ekonomi, FKIP Universitas Palangka Raya)



Article Info

Publish Date
20 Jul 2021

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui kualitas tes ulangan akhir semester mata pelajaran ekonomi untuk kelas X di SMA Swasta kota Palangka Raya tahun 2016.Soal tes ulangan akhir semester kelas X mata pelajaran ekonomi di SMA Swasta kota Palangka Raya dibuat oleh guru mata pelajaran ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif, karena analisis data atau informasi yang diperoleh datanya diolah dan dinyatakan dalam bentuk angka-angka yang dapat dilihat melalui taraf kesukaran soal, daya pembeda soal, validitas tes, reliabilitas tes, efektifitas distraktor, dan juga omit. Subyek dalam penelitian ini adalah soal ulangan semester mata pelajaran ekonomi dalam bentuk tes objektif pilihan ganda tahun 2016 kelas X di seluruh SMA Swasta kota Palangka Raya yang menggunakan kurikulum KTSP yaitu SMA PGRI 1, SMA Perintis, SMA Garuda, SMA Nahdhalatul Ulama, SMA Karya, SMA Nusantara, SMA Isen Mulang, SMA Muhammadiyah 2, SMA Panantiring dan SMA Purnama. Teknik pengumpulan data menggunakan studi dokumentasi yaitu berupa soal-soal tes ulangan semester mata pelajaran ekonomi kelas X beserta kunci jawaban soal tes, dan lembar jawaban ulangan siswa. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan menunjukkan kualitas tes ulangan semester mata pelajaran ekonomi kelas X di SMA Swasta kota Palangka Raya, yaitu: (1) Taraf kesukaran soal dinyatakan baik, karena persentase soal dalam kategori sedang besar yaitu 59,28%, sedangkan soal mudah 13,60% dan soal sukar 27,13%. (2) Daya pembeda soal dinyatakan kurang baik, karena persentase soal dengan daya pembeda jelek tinggi yaitu 61,33%, soal dengan daya pembeda sedang 22,78%, dan soal dengan daya pembeda baik 15,90%. (3) Validitas tes dinyatakan tidak baik, karena persentase soal tidak valid sebesar 91,73, sedangkan soal valid hanya 8,28%. (4) Reliabilitas tes dinyatakan memiliki reliabilitas rendah (un-reliable) yaitu 0,165. (5) Efektifitas distraktor soal dinyatakan cukup baik, dengan persentase distraktor baik 55,63%, distraktor cukup baik 29,30%, dan distraktor tidak baik 15,08%. (6) Omit soal dinyatakan baik yaitu 9,75%.

Copyrights © 2021