Jurnal Ilmu Keperawatan Komunitas
Vol. 4 No. 2 (2021)

PENGARUH KOMPRES KAYU MANIS (CINNAMOMUN BURMAN) TERHADAP NYERI ARTHRITIS GOUT PADA LANSIA

Sri Hartutik (Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Aisyiyah Surakarta)
Norman Wijaya Gati (Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Aisyiyah Surakarta)



Article Info

Publish Date
09 Apr 2022

Abstract

Arthritis Gout merupakan penyakit dimana terjadi penumpukan asam urat dalam tubuh secara berlebihan, baik akibat produksi yang meningkat, pembuangannya melalui ginjal yang menurun, atau akibat peningkatan asupan makanan kaya purin. Prevelensi gout/asam urat didunia menurut WHO,mengalami kenaikan dengan jumlah 1370 (33,3%). Kayu manis mengandung bermacam-macam bahan yaitu minyak atsiri (1-4%) yang berisi sinamaldehid (60-80%), eugenol (sampai 10%) dan trans asam sinnamat (5-10%, senyawa fenol (4- 10%), tannin, katechin, proanthocyanidin, monoterpen, dan sesquiterpen (pinene), kalsium monoterpen oksalat, gum getah, resin, pati, gula, dan coumarin. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui pengaruh kompres kayu manis terhadap penurunan skala nyeri pada penderita Arthritis Gout pada Lansia. Jenis penelitian ini adalah Quasy Eskperiment dengan desain penelitian yang digunakan adalah pre-postest control one group design. Berdasarkan penelitian didapatkan hasil Umur yang mengalami nyeri Arthritis Gout sebagian besar adalah Usia lanjut, jenis kelamin perempuan, skala nyeri setelah diberikan kompres kayu manis skala nyeri ringan. Kesimpulan penelitian ada Pengaruh kompres kayu manis terhadap skala nyeri Arthritis Gout pada kelompok perlakuan sesudah diberikan kompres kayu manis. Kata Kunci : Kayu manis, Nyeri, Arthritis Gout, Lansia

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

jikk

Publisher

Subject

Health Professions Nursing

Description

Jurnal Ilmu Keperawatan Komunitas (e-ISSN : 2621-3001) is an e-journal that publishes scientific articles from practitioners and nursing researchers. The scope of this journal covers the fields of community, family and gerontik nursing. Jurnal Ilmu Keperawatan Komunitas will be published twice in ...