MEDIA UNIKA - Majalah Ilmiah
Vol 1, No 1 (2013)

PENGARUH KONSENTRASI GULA DAN SUHU PENGERINGAN TERHADAP MUTU PADA PEMBUATAN SIRUP MARKISA KERING

Sitohang, Apul (Unknown)



Article Info

Publish Date
11 Oct 2014

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi gula dan suhu pengeringan terhadap perubahan vitamin C, rendemen, total asam, dan warna pada pembuatan sirup kering dari buah markisa. Penelitian dilakukan di Laboratorium Pengolahan dan Pengelolaan Hasil Pertanian dan Laboratorium instrumen, Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Katolik St.Thomas SU Medan. Penelitian ini dilakukan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial dengan dua faktor perlakuan yaitu: Konsentrasi Gula dengan sandi G, terdiri dari 4 taraf yakni : K1 = 40%; K2 = 50%; K3 = 60%; K4 = 70% dan suhu dengan sandi T, terdiri dari 4 taraf yakni: T1 = 40°C; T2 = 45°C; T3 = 50°C dan T4 = 55°C. Penelitian ini dilakukan dengan dua kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi gula yang ditambahkan kadar vitamin C, total asam, rendemen dan nilai organoleptik semakin meningkat. Semakin tinggi suhu pengeringan kadar vitamin C, total asam dan rendemen semakin menurun, sedangkan rendemen semakin menurun, sedangkan nilai organoleptik semakin meningkat. Memperoleh mutu sirup markisa kering yang baik, dilakukan dengan penambahan konsentrasi gula 70 % dan suhu pengeringan 40° C.

Copyrights © 2013