Jurnal Nutrisi Ternak Tropis (JNT)
Vol 5, No 1 (2022): JNT Jurnal Nutrisi Ternak Tropis Maret

Pengaruh penambahan aditif tanin chestnut terhadap kualitas silase kelobot jagung (Zea mays)

Sadarman Sadarman (Program Studi Peternakan, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau)
Dewi Febriana (Program Studi Peternakan, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau)
Teguh Wahyono (Pusat Riset dan Teknologi Aplikasi Isotop dan Radiasi, Badan Riset dan Inovasi Nasional, Ja-karta Selatan)
Novia Qomariyah (Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sulawesi Selatan, Indonesia)
Rizki Amalia Nurfitriani (Program Studi Produksi Ternak, Politeknik Negeri Jember, Jawa Timur, Indonesia)
Saadilah Mursid (Program Studi Peternakan, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau)
Yusuf Aldito Oktafyan (Program Studi Peternakan, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau)
Zulkarnain Zulkarnain (Program Studi Peternakan, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau)
Agustin Bayu Prasetyo (Program Studi Peternakan, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau)
Danung Nur Adli (Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur)



Article Info

Publish Date
21 Mar 2022

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengetahui kualitas silase kelobot jagung dengan penambahan aditif tannin. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah kelobot jagung, dan tannin chestnut. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri atas 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang digunakan terdiri atas P1(-): Kelobot jagung tanpa penambahan aditif; P2(-): Kelobot jagung + 5% dedak padi; P3: Kelobot jagung + tannin chestnut 0.5%, P4: Kelobot jagung + tannin chestnut 1%, P5: Kelobot jagung + tannin chestnut 1.5%. Data dianalisa dengan analisis ragam apabila terdapat perbedaan nyata maka dilanjutkan uji Duncan. Hasil menunjukan pemberian tannin chestnut mampu memberikan pengaruh nyata (p < 0,05) terhadap kualitas fisil silase. Hasil menunjukan hasil yang berpengaruh nyata yaitu suhu, warna, aroma, tekstur, dan pertumbuhan jamur. Disimpulkan bahwa pemberian tannin chestnut mampu optimal hingga taraf 0,50% yang disimpan selama 30 hari.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

jnt

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Chemical Engineering, Chemistry & Bioengineering Immunology & microbiology Veterinary

Description

Jurnal Nutrisi Ternak Tropis (JNT) adalah jurnal bebas akses yang diterbitkan oleh Minat Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya. JNT adalah jurnal peer-reviewed yang diterbitkan dua kali setahun pada bulan Maret dan September. JNT bertujuan untuk mempublikasikan hasil ...