BKM Public Health and Community Medicine
Vol 34, No 11 (2018): Proceedings of the 4th UGM Public Health Symposium

Karakteristik Penderita TB Resistan Obat (RO) dan Persepsi Lingkungan Sekitar terhadap Penderita, di Kota Medan

Syarifah Syarifah (Universitas Sumatera Utara)
Erna Mutiara (Universitas Sumatera Utara)
Sri Novita (Universitas Sumatera Utara)



Article Info

Publish Date
12 Dec 2018

Abstract

Kasus TB RO saat ini semakin meningkat baik di tingkat global maupun Indonesia. Indonesia merupakan negara dengan urutan ke delapan terbesar kasus TB RO di dunia, di Sumatera Utara Kota Medan merupakan penderita TB RO tertinggi. Telah  dilakukan berbagai upaya untuk menangani kasus TB RO namun kasus TB RO di Kota Medan masih tetap tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan karakteristik penderita TB RO dan persepsi lingkungan sekitar terhadap penderita.Desain penelitian crossectional study, populasi penelitian adalah penderita TB RO tahun 2017 sampai April 2018. Sampel ditentukan secara purposive yaitu pasien yang memulai menjalani pengobatan bulan Juli 2017 sampai April 2018 dan bersedia dikunjungi ke rumah dan mendapat sms reminder untuk meningkatkan kepatuhan berobatnya, diperoleh sampel 24 orang dari 60 pasien yang menjalani pengobatan dari tahun 2017 sampai April 2018. Data dikumpulkan dengan wawancara kepada responden dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ; laki-laki lebih banyak dari perempuan, umur pada usia produktif, tingkat pendidikan dominan SLTA, suku terbanyak suku Batak dan status perkawinan menikah. Umumnya responden mengalami efek samping obat dari yang ringan sampai berat.  Setengah dari responden mengalami gangguan penyerta lebih dari satu jenis seperti asam urat, hipertensi, DM maupun HIV. Persepsi lingkungan terhadap penderita hanya sebagian kecil 1 orang (4,2%) mengalami perubahan status perkawinan, sebanyak 12 orang (50%) mengalami perubahan pekerjaan, perubahan status ekonomi 10 orang (41,7%), perubahan sikap keluarga 5 orang (20,8%), perubahan sikap masyarakat 1 orang (4,2%) dan  mendapatkan bantuan 12 orang (50%).Disarankan agar penderita patuh minum obat sampai sembuh, berkomunikasi dengan petugas kesehatan jika mengalami efek samping obat yang berat agar dapat berkonsultasi dengan Tim Ahli Klinis, dapat mencegah penularannya pada keluarga dan lingkungan.  Diharapkan dukungan psikologis, sosial dan ekonomi  dari keluarga dan lingkungan sekitar agar penderita dapat menjalani pengobatannya sampai sembuh. 

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

bkm

Publisher

Subject

Nursing Public Health

Description

Berita Kedokteran Masyarakat (BKM Public Health and Community Medicine) is a peer-reviewed and open access journal that deals with the fields of public health and public medicine. The topics of the article will be grouped according to the main message of the author. This focus covers areas and scope ...