Jurnal Pangan dan Agroindustri
Vol 1, No 1 (2013)

STUDI ANTIBODI POLIKLONAL ANTI-GELATIN BABI DENGAN DOT BLOT DAN POTENSINYA SEBAGAI PERANGKAT DETEKSI GELATIN BABI

Syamsuri, Adi ( Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya)
Wardani, Agustin Krisna (Unknown)



Article Info

Publish Date
24 Sep 2013

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah eksplorasi antibodi poliklonal (pAbs) yang spesifik terhadap gelatin babi. Hasil SDS PAGE ekstrak gelatin babi menunjukkan 8 pita molekul 42.43; 36.86; 33.16; 30.2; 28.48; 25.33 23.05 dan 19.8 kDa. Produksi Antibodi poliklonal (pAbs) Anti-gelatin babi dengan cara imunisasi antigen gelatin babi pada 3 ekor tikus putih (Rattus novergicus) strain wistar. Imunisasi secara subkutan dengan dosis 200 µg antigen setiap kali injeksi. Antibodi primer adalah Anti-Gelatin babi terhadap 3 macam sampel 1) kontrol negatif 2) gelatin sapi 3) gelatin babi. Analisis immunoassay menggunakan metode dot blot dan intrepetasi data kuantitatif dengan Corel Photopaint, secara umum menunjukkan intensitas warna pada dot blot gelatin babi (132.64 ; 146.58 ; 171.89) > gelatin sapi (154.74 ; 174.38 ; 158.99) > kontrol negatif (201.40 ; 190.71 ; 209.31). Penelitian ini menunjukkan antigen dari ekstrak gelatin babi dapat menginduksi terbentuknya antibodi poliklonal anti-gelatin babi dan metode dot blot berpotensi digunakan sebagai perangkat deteksi gelatin babi. Namun antibodi yang dihasilkan perlu dikembangkan untuk menjadi antibodi spesifik terhadap gelatin babi. Kata kunci: antibodi poliklonal, dot blot, gelatin babi

Copyrights © 2013