Stilistika
Vol. 7 No. 1 (2018): Stilitika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni

FOKALISASI NOVEL TEMPURUNG KARYA OKA RUSMINI DAN RELEVANSINYA DALAM PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA/SMK

Ni Putu Yunia Dewi (Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah IKIP PGRI Bali)
Ida Ayu Agung Ekasriadi (Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah IKIP PGRI Bali)
I Made Sujaya (Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah IKIP PGRI Bali)



Article Info

Publish Date
04 Dec 2018

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) untuk mendeskripsikan jenis-jenis fokalisasi yang digunakan dalam novel Tempurung karya Oka Rusmini, (2) mendeskripsikan keterkaitan fokalisasi dengan unsur-unsur intrinsik lainnya, dan (3) relevansi fokalisasi novel Tempurung dalam pembelajaran sastra di SMA/SMK. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kepustakaan dengan teknik baca dan teknik catat. Data dianalisis dengan metode deskriptif analititk. Dari penelitian ini dihasilkan tiga temuan: (1) novel Tempurung karya Oka Rusmini kecenderungannya menggunakan fokalisasi intern dengan bentuk persona “aku”, (2) fokalisasi dalam novel Tempurung muncul dalam berbagai bentuk, yaitu cakapan langsung, solilokui, komentar pencerita, dan lakuan yang dapat berkaitan langsung dengan aspek tokoh dan gaya bahasa, dan (3) fokalisasi novel Tempurung karya Oka Rusmini memiliki relevansi dengan pembelajaran sastra di SMA/SMK, yaitu sebagai pengayaan bahan ajar dalam menganalisis isi dan kebahasaan novel. This study aims to (1) describe the types of focalization used in Oka Rusmini’s Tempurung, (2) describe the relation between focalization and the other intrinsic elements, and (3) to describe the relevance of focalization in the novel to the study of literature in Senior High Schools (SMA)/Vocational Schools (SMK). This research is a qualitative research. The data were collected through the library research method by reading and note-taking techniques. The data were analyzed using the descriptive-analytical method. There are three research findings: (1) Oka Rusmini’s Tempurung tends to use internal focalization with the pronoun ”I”; (2) the focalization in the novel appears in various forms, namely direct speech, soliloquy, narrator’s commentary, and characters’ actions that can be directly related to character aspects and language style, and (3) focalization in Oka Rusmini’s Tempurung has relevance to the study of literature in SMA/SMK.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

stilistika

Publisher

Subject

Arts Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Perkembangan dan dinamika ilmu pengetahuan, termasuk salah satunya ilmu pendidikan bahasa dan seni sangatlah pesat. Perlu sebuah wadah untuk menampung dan menyebarluaskan kemajuan ilmu pendidikan bahasa dan seni secara berkesinambungan agar dapat mengedukasi masyarakat. Civitas akademika FKIP ...