Jurnal Manusia dan Lingkungan
Vol 21, No 3 (2014)

KONDISI TERUMBU KARANG DI PULAU WEH PASCA BENCANA MEGA TSUNAMI

Purbani, Dini ( Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Laut dan Pesisir, Badan Penelitian Pengembangan Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Jl. Pasir Putih I, Ancol Timur, Jakarta 14430)
Kepel, Terry Louise ( Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Laut dan Pesisir, Badan Penelitian Pengembangan Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Jl. Pasir Putih I, Ancol Timur, Jakarta 14430)
Takwir, Amadhan ( Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Halu Oleo, Kendari Sulawesi Tenggara 93232)



Article Info

Publish Date
31 Jan 2015

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi terumbu karang pasca tsunami sebagai langkah awal dalam upaya rehabilitasi terumbu karang. Metode yang digunakan adalah dengan membandingkan kondisi terumbu karang tahun 2002 sebelum tsunami dan tahun 2009 pasca tsunami menggunakan citra satelit Landsat ETM7 melalui analisis Lyzenga. Pengamatan langsung di lapangan menggunakan metode LIT (Line Intercept Transect) dan pengukuran kualitas perairan. Lokasi pengamatan berada di Ujung Seurawan,  Sea Garden di Pulau Rubiah,  Sea Garden 1, Rubiah Channel 2 dan  Loh Weng. Kondisi terumbu karang yang berada di Taman Wisata Alam (TWA) Pulau Weh ini berada pada kondisi yang buruk sampai baik. Terumbu karang kondisi baik terdapat di lokasi Sea Garden 1 (54,26 %), kondisi sedang di Rubiah Channel 2 (26,32%) dan Sea Garden 2 (39,5%) sedangkan kondisi buruk terdapat di Ujung Seurawan (19,28 %) dan Loh Weng (15,14%). Bentuk kerusakan terumbu karang antara lain patah, terbalik dan hanyut. Jenis terumbu karang yang rusak terdapat di sebelah timur Pulau Weh yaitu sekitar Pulau Rubiah dan sekitar Teluk Loh Pria Laot. Kisaran kondisi perairan berupa pH, salinitas, suhu dan DO menunjukkan bahwa kualitas perairan berada pada kondisi baik untuk perencanaan kegiatan rehabilitasi terumbu karang.

Copyrights © 2014