ESENSIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin
Vol 14, No 2 (2013)

TEOLOGI SOSIAL; Keniscayaan Keberagamaan yang Islami Berbasis Kemanusiaan

Rakhman, Alwi Bani ( UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
22 Oct 2013

Abstract

Islam yang sejatinya murni untuk mengEsakan Tuhan, Allah Swt, telah mengalami berbagai tahap kebumian yang konsekuensinya tercampur dengan berbagai persoalan kemanusiaan. Teologi dalam hal ini yang notabene sebagai pelopor wacana ketuhanan dan menjadi salah satu terma pokok dalam diskusi keagamaan Islam juga ikut mencuat pengaruhnya. Fenomena historis mengenai perdebatan teologis yang cukup sengit dalam diskursus agama Islam diantara Mutakallimi>n dalam diskusi kali ini mendapat sorotan tajam bagi kalangan cerdik cendekia Muslim modernis karena dipandang tidak mampu lagi menampung jawaban permasalahan yang bersifat antroposentris. Alasannya konkret, teologi yang selama ini dipelajari hanya berbicara mengenai masalah langit (teosentris) dan hampir –jikalau tidak mengatakan sama sekali- tidak pernah turun ke bumi (antroposentris). Karenanya, dimunculkan wacana baru yang menggagas konsep teologi yang selain berpijak pada nilai-nilai ketuhanan, namun juga mampu diaktualisasikan ke dalam ranah kemanusiaan, yaitu Teologi Sosial. Sehingga diharapkan ia mampu menjadi solusi atas problem kemanusiaanyang marak saat ini, semisal ketidakadilan, kekeraasan, terorisme dan sebagainya, khususnya yang termasuk dalam pelanggaran hak-hak asasi kemanusiaan.

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

esensia

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities

Description

The Esensia: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin is an independent academic journal focusing on the sciences of the ushululddin (principles of religion), published twice a year (April and October) by the Faculty of Ushuluddin and Islamic Thought, State Islamic University of Sunan Kalijaga Yogyakarta. It is ...