Prosiding Pendidikan Sains
2015: Prosiding SNPS (Seminar Nasional Pendidikan Sains)

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GUIDED INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERTANYA DAN BERPENDAPAT PADA MATERI SISTEM IMUNITAS SISWA KELAS XI IIS-1 SMA NEGERI 6 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Dwi Jayanti, Ummi Nur Afinni (Unknown)
Sajidan, Sajidan (Unknown)
Fatmawati, Umi (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Dec 2015

Abstract

Penelitian bertujuan untuk meningkatkan keterampilan bertanya  dan  berpendapat peserta didik  kelas XI-IIS 1 SMA Negeri 6 Surakarta Tahun Pelajaran 2014/2015 pada materi Sistem Imunitas. Hasil observasi pra-siklus menunjukkan bahwa kuantitas pertanyaan berjumlah 27 pertanyaan. Kualitas pertanyaan berada pada tingkatan berpikir C1 dan C2, sedangkan pada dimensi pengetahuan beradap pada dimensi konseptual. Kuantitas pendapat siswa menunjukkan skor  kuantitas kategori pembicaraan siswa berupa claim sebesar 5,66 %  dan pembicaraan  siswa berupa claim dan ground sebesar 1,88 % dari total tipe pembicaraan yang muncul selama proses pembelajaran. Kualitas pendapat siswa berada pada level 1 dan level 2 menurut level pendapat Toulmin. Hasil observasi tersebut menunjukkan kurangnya keterampilan bertanya dan berpendapat siswa. Peningkatan keterampilan bertanya dan berpendapat siswa ditingkatkan melalui penerapan model pembelajaran guided inquiry. Penelitian merupakan penelitian tindakan kelas  (PTK) yang dilaksanakan selama dua siklus. Penelitian meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi pada setiap siklus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Validitas data dilakukan dengan teknik triangulasi data metode sedangkan analisis data dilakukan melalui deskriptif kualitatif. Hasil penelitian berupa kuantitas pertanyaan pada siklus I dan II secara berurutan berjumlah 212 pertanyaan dan 103 pertanyaan. Kualitas pertanyaan peserta didik berada pada tingkatan kemampuan berpikir C1, C2, C3, C4,  dan C5, sedangkan pada dimensi pengetahuan berada pada dimensi faktual, konseptual, proseduran dan metakognisi.  Kuantitas kategori pembicaraan siswa berupa claim pada siklus I dan II secara berturut-turut sebesar 40,32 % dan  36,45 %. Kuantitas kategori pembicaraan siswa berupa claim dan ground pada siklus I dan siklus II secara berturut-turut sebesar  23,77 % dan 25,34 %.  Kualitas pendapat siswa berada pada level 1, level 2, level 3 dan level 4 menurut level pendapat Toulmin.  Kesimpulan penelitian adalah implementasi model pembelajaran guided inquiry mampu meningkatkan keterampilan bertanya dan berpendpat siswa.

Copyrights © 2015