Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan
Vol 5, No 1 (2015)

POLA BERTINGGAL PEKERJA BANGUNAN DI JAKARTA SELATAN DAN DAERAH PINGGIRAN Studi Kasus: Pekerja Bangunan di Cilandak Cipete Jakarta Selatan dan Pamulang Bintaro Tangerang Selatan

Rachmad Widodo (Universitas Mercu Buana)



Article Info

Publish Date
30 Sep 2015

Abstract

ABSTRACTThe city was founded by a community to meet a variety of uses perceived important by the community to become more civilized. Consciously or unconsciously, urban areas laid out for this purpose. In the perspective of history, the city developed due to the increase of population or because of the increased functions pelayananannya, both nationally and internationally.City certainly does not only consist of a physical condition such as high rise buildings, shopping malls, roads, bridges, green open spaces only or housing so quickly stuffing various corners of the city area. The city also consists of the citizens as its occupants and that creates the physical conditions. Those who create the physical condition of which is the role of architects, city planners, field physically carried by construction workers.A construction worker in his life living in “bedeng”/ workers barracks of projects, residential contract, or have their own homes. Construction workers there who have relatives or have no relatives.Keywords: building workers, city, relatives, pattern, liveABSTRAKKota didirikan oleh sebuah masyarakat untuk memenuhi berbagai kegunaan yang dirasakan penting oleh masyarakat tersebut untuk menjadi lebih beradab. Secara sadar atau tidak sadar, wilayah kota ditata untuk kepentingan tersebut. Dalam perspektif sejarah, kota berkembang karena pertambahan jumlah penduduknya atau karena meningkatnya fungsi-fungsi pelayananannya, baik secara nacional maupun internasional.Kota tentu saja tidak hanya terdiri dari kondisi fisik yang berupa gedung bertingkat, pertokoan, mal, jalan, jembatan, ruang terbuka hijau saja atau perumahan yang begitu cepat menjejali berbagai sudut kawasan kota. Kota juga terdiri dari warga sebagai penghuninya dan yang menciptakan kondisi fisik tersebut. Kalangan yang menciptakan kondisi fisik tersebut diantaranya adalah peran arsitek, perencana kota, di lapangan secara fisik dilakukan oleh pekerja bangunan.Pekerja bangunan dalam kehidupannya tingal di bedeng-bedeng proyek, rumah tinggal kontrak ataupun mempunyai rumah tinggal sendiri. Pekerja bangunan ada yang mempunyai kerabat ataupun tidak mempunyai kerabat.Kata Kunci : Pekerja Bangunan, Kota, Kerabat, Pola, Tinggal

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

virtuvian

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Engineering Environmental Science

Description

Jurnal Ilmiah VITRUVIAN adalah jurnal yang mencakup artikel bidang ilmu arsitektur, bangunan, dan lingkungan. Jurnal ilmiah Vitruvian terbit secara berkala yaitu 3 (tiga) kali dalam setahun, yaitu pada bulan Oktober, Februari, dan Juni. Redaksi menerima tulisan ilmiah tentang hasil penelitian yang ...