Orbith
Vol 14, No 1 (2018): Maret 2018

PENINGKATAN KAPASITAS LINK RADIO UNTUK MENGATASI WAN CONGESTION DENGAN METODE LINK AGGREGATION

Ranadipura, Tatiana (Unknown)
Wagyana, Agus (Unknown)



Article Info

Publish Date
21 Jun 2018

Abstract

Penggunaan traffic jaringan selular yang tinggi dapat menyebabkan performansi jaringan menjadi buruk. Jika penggunaan traffic pada link microwave sangat tinggi dan hampir mencapai kapasitas bandwidth jaringan yang disediakan, maka akan menimbulkan WAN congestion. Utilisasi link microwave radio yang tinggi juga dapat mengindikasikan terjadinya WAN congestion. WAN congestion yang terjadipada link radio site 1331<> site 1126 PT. XL Axiata dapat ditangani dengan metode link aggregation physical layer. Metode link aggregation yang digunakan adalah meningkatkan sistem radio dari 1+1 menjadi sistem radio 2+0 dengan menggabungkan 2 port fisik radio menjadi 1 link logical. Metode link aggregation physical layer meningkatkan kapasitas ethernet link radio 1331<>1126  yang semula sebesar 116 Mbps menjadi 274 mbps. Utilisasi jaringan yang semula bernilai 94,49% menurun 51,93%, menjadi 42,56% setelah dilakukan upgrade kapasitas link radio menggunakan metode link aggregation physical layer. Parameter performansi yang diukur setelah dilakukan peningkatan kapasitas yaitu Iubpacket loss tertinggi sebesar 2%, Iub jitter tertinggi sebesar 2,3 ms, Iub rejection tertinggi sebesar 10%, dan nilai Iub delay sebesar 0 ms. Nilai performansi menjadi lebih baik dan sesuai standar KPI PT. XL Axiata. Peningkatan kapasitas link radio juga membuat performansi jaringan menjadi lebih baik, karenakebutuhan bandwidth pelanggan terpenuhi dengan adanya penambahan kapasitas yang efisien.Kata kunci: kapasitas, link aggregation, throughput, utilisasi, WAN congestion

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

ORBITH

Publisher

Subject

Library & Information Science

Description

ORBITH Majalah Ilmiah Pengembangan Rekayasa dan Sosial adalah wadah informasi berbagai bidang ilmu berupa hasil penelitian, studi kepustakaan maupun tulisan ilmiah terkait. Terbit pertama kali tahun 2005, dengan frekuensi terbit tiga kali dalam satu tahun pada bulan Maret, Juli dan ...