IKRAITH-HUMANIORA
Vol 2 No 1 (2018): IKRAITH-HUMANIORA vol 2 Nomor 1 Bulan Maret 2018

NILAI PENTING LANSKAP BUDAYA MINAPADI DESA BUNISARI

Wardiningsih, Sitti (Unknown)
Syahadat, Ray March (Unknown)
Ramadha, Bayuanggara Cahya (Unknown)
Putri, Andi Eka Tiara Diana (Unknown)
Putra5, Priambudi Trie (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Jan 2018

Abstract

Sebagai salah satu bagian lanskap budaya, lanskap pertanian selama ini masih belum banyak mendapatperhatian untuk dikaji maupun didokumentasikan. Banyak lanskap budaya pertanian yang semakin tertekan olehpeningkatan kebutuhan hidup manusia. Padahal lanskap budaya pertanian memiliki kearifan lokal yang takternilai sebagai wujud perkembangan akal manusia dalam mempelajari alam sekitar. Belakangan ini pertanianramah lingkungan seperti sistem pertanian terpadu ramai diperbincangkan. Namun tidak banyak yangmengetahui bahwa sistem tersebut ada yang sudah dijalankan sejak lama oleh komunitas lokal. Misalnya konsepminapadi atau membudidayakan padi sawah dengan ikan. Konsep ini sebetulnya telah lama dipraktikan olehmasyarakat Jawa Barat namun karena kurangnya dokumentasi maka keberadaanya sedikit demi sedikitterlupakan. Salah satu yang masih bertahan yaitu masyarakat desa Bunisari. Meskipun telah terjadi beberapaperubahan prinsip, namun masyarakat masih tetap menjalankannya karena memiliki nilai penting sejarah, ilmupengetahuan, budaya, dan agama. Mengingat hal tersebut maka lanskap budaya minapadi Bunisari memilikipeluang untuk dikembangkan secara kreatif untuk mendukung upaya pelestarian sekaligus meningkatkanekonomi masyarakat lokal.

Copyrights © 2018