JURNAL HIMA HAN
Vol 5, No 2 (2018)

PELAKSANAAN PENYAMPAIAN SURAT PEMBERITAHUAN (SPT) ATAS WAJIB PAJAK MELALUI ELECTRONIC FILING SYSTEM (E-FILING)

Syamsir Syamsu, Dinda Metasa F.X. Sumarja (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Dec 2018

Abstract

Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi berbasis internet dimanfaatkan oleh Direktorat Jenderal Pajak untuk memudahkan wajib pajak menyampaikan Surat Pemberitahuan Pajak (SPT) secara online melalui Electronic Filing System (E-Filing). Dasar hukumnya adalah Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor: Per.01/PJ/2017 tentang Penyampaian Surat Pemberitahuan secara Elektronik Ppermasalahan dalam penelitian ini dirumuskan: (1) Bagaimanakah pelaksanaan penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) atas wajib pajak melalui Electronic Filing System (E-Filing)? (2) Faktor-faktor apakah yang menjadi penghambat pelaksanaan penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) atas wajib pajak melalui Electronic Filing System (E-Filing)? Pendekatan masalah yang digunakan adalah pendekatan hukum normatif dan empiris. Jenis data terdiri dari data sekunder dan data primer yang dikumpulkan dengan wawancara dan dokumentasi. Narasumber terdiri dari pegawai KPP Pratama Tanjung Karang dan perwakilan wajib pajak. Analisis data lakukan secara kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Pelaksanaan penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) atas wajib pajak melalui Electronic Filing System (E-Filing) dilaksanakan wajib pajak dengan mengajukan Surat Permohonan memperoleh e-FIN untuk melaksanakan e-SPT, Direktorat Jenderal Pajak melalui KPP memberikan e-FIN. Wajib Pajak kemudian mendaftar ke ASP dan meminta Digital Certificate ke Direktorat Jenderal Pajak melalui KPP. Wajib Pajak melakukan e-Filing/e-SPT melalui ASP yang diteruskan ASP ke KPP dan Direktorat Jenderal Pajak melalui KPP memberikan Bukti Penerimaan SPT elektronik. 2) Faktor-faktor penghambat pelaksanaan penyampaian SPT atas wajib pajak melalui E-Filing adalah kendala teknis yaitu server DJP yang mengalami down (penurunan kemampuan untuk diakses publik) terutama pada saat tahun pajak dan keterbatasan kuantitas sumber daya manusia pada KPP Pratama Tanjung Karang. Saran dalam penelitian ini adalah: (1) Diperlukan sosialisasi secara lebih luas mengenai Electronic Filing System atau e-Filing (e-SPT) kepada seluruh masyarakat selaku wajib pajak. (2) Direktorat Jenderal Pajak agar meningkatkan kualitas server agar tidak sering mengalami down apabila diakses, terlebih pada saat tahun pajak.Kata Kunci: Penyampaian SPT, Wajib Pajak E-FilingDAFTAR PUSTAKAResmi, Siti. 2003. Perpajakan: Teori dan Kasus. Edisi Pertama. Salemba Empat, Jakarta. Yuswanto, Nurmayani, Marlia Eka Putri dan Eka Deviani. Hukum Pajak. 2013. PKKPUU FH Unila. Bandar Lampung.Waluyo dan Wirawan B. Ilyas. 2003. Perpajakan Indonesia. Salemba Empat, Jakarta. Abimanyu, Anggito. 2004. Reformasi Perpajakan, Salemba Empat, Jakarta, Gunadi, 2002. Ketentuan Pajak Penghasilan, Penerbit Salemba Empat, Jakarta. Indonesian Tax Review, e-Filing: Era Baru dalam Perpajakan Indonesia, Volume IV, Edisi 29, 2005. http://www.hukumonline.com/berita/baca/lt56fdf3073475f/beragam-keluhan-wp-lapor-pajak-lewat-e-filling. Diakses Rabu 18 April 2018 

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

han

Publisher

Subject

Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

Jurnal HAN UNILA diterbitkan oleh Fakultas Hukum Bagian Hukum Administrasi Negara Universitas Lampung. Pernerbitan empat kali dalam setahun, pada bulan Maret, Juni, September dan bulan Desember. Dewan redaksi hanya menerima naskah hasil penelitian bidang Ilmu Hukum Administrasi ...