Jurnal Kimia Terapan Indonesia
Vol 14, No 2 (2012)

TOKSISITAS AKUT EKSTRAK ETANOLIK BIJI BUAH PINANG (Areca catechu L.) TERHADAP TIKUS JANTAN GALUR SPRAGUE DAWLEY

Sri Handayani (Unknown)
Edy Meiyanto (Unknown)
Riris Istighfari Jenie (Unknown)
Ratna Asmah Susidarti (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Dec 2012

Abstract

Ekstrak etanolik biji buah pinang (Areca catechu L.) memperlihatkan aktivitas penghambatan proliferasi selkanker payudara T47D dan MCF-7. Tikus (Rattus norvegicus) jantan galur Sprague Dawley usia 8 minggu dibagidalam lima kelompok, yaitu empat kelompok perlakuan dan satu kelompok kontrol pelarut CMC-Na 5%. Pemejanandosis tunggal peroral dilakukan terhadap subjek uji dengan variasi dosis ekstrak etanolik biji pinang mulai dari dosisyang paling aman hingga dosis tertinggi yang diharapkan toksik pada semua hewan uji (0,1; 0,72; 5,36 dan 10gram/kg berat badan).  Pengamatan dilakukan selama 24 jam terhadap gejala-gejala toksik, wujud dan mekanismeefek  toksik  maupun  patologi  organ  vital.  Pengamatan  mikroskopis  berupa  histopatologi  beberapa  organ  vitaldilakukan dengan pengecatan Hematoxillen&Eosin (H&E). Hasil uji menunjukan bahwa semua kelompok dosisperlakuan tidak mengalami gejala toksik, sama halnya dengan kelompok kontrol. Pemberian dosis tunggal ekstraketanolik biji pinang tidak menimbulkan kematian pada subjek uji, bahkan pada dosis tertinggi sekalipun. Oleh karenaitu  pengamatan  dilanjutkan  hingga  14  hari.  Pada  hari  ke-15  dilakukan  pembedahan  pada  semua  subjek  uji.Pengamatan  mikroskopis  menunjukkan  tidak  ada  perubahan  histopatologis  yang  berarti  pada  seluruh  kelompokperlakuan. Hasil uji ini menambah dasar keamanan penggunaan ekstrak etanolik biji pinang dalam pengembangannyasebagai agen terapi alternatif.  Kata kunci:  Ekstrak etanolik,  Areca catechu, toksisitas akut, tikus

Copyrights © 2012